International Conference on Islamic Education (ICIED) yang keempat digelar kembali. Forum yang digagas oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (FITK UIN Malang) itu mengusung tema tantangan pendidikan Islam di era digital. Konferensi internasional tersebut digelar selama dua hari, yaitu pada hari Rabu dan Kamis tanggal 6-7 November 2019 bertempat di Rumah Singgah, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang Dr. H. Uril Bahruddin, Dekan FITK UIN Malang Dr. Agus Maimun beserta keynote speaker lainnya. Mereka adalah Dr. Hj. Sulalah, M.Ag (UIN Malang), Dr. H. Wahidmurni, M.Pd (UIN Malang), Prof. Masdar Hilmy, Ph.D (UIN Sunan Ampel Surabaya), Andrea Rene Mason, MA (University of Idaho, Amerika Serikat), Assoc. Prof. Dr. Mohd. Nazri Latiff Azmi (Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia), dan Mohammad Sahar Mat Din, MBA (Dewan Perdagangan Islam Malaysia).

Sebanyak 250 presenter terseleksi mempresentasikan karyanya yang dibagi menjadi enam panel. Mereka saling menyodorkan gagasannya tentang pendidikan Islam di era digital, agar kaum milenial bisa survive dan kokoh bertaruh untuk kebaikan pendidikan Islam di Indonesia. Abdul Wahhab, mahasiswa Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang ikut berpartisipasi menjadi salah satu pemakalah dan mempresentasikan makalahnya pada konferensi ini. Hasil Konferensi ini dikemas dalam bentuk prosiding online (e-proceeding) yang dipublikasikan pada alamathttp://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/index.