Duo Mahasiswi Sasing Pemakalah The Fourth English Language Teaching and Technology (ELT-Tech 4) Conference di UPI
Pembahasan mengenai pendidikan bahasa memang tidak ada habisnya karena selalu terdapat inovasi yang berkaitan dengan teknologi dalam pelaksanaannya. Duo mahasiswi Sastra Inggris sebagai delegasi UM, Afifah Ainiyah dan Novy Auliya Istighfary, mengikuti kegiatan pelaksanaan The Fourth English Language Teaching and Technology (ELT-Tech 4) Conference yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UPI berkolaborasi dengan Association of Indonesian Scholars of English Education (AISEE) dan Indonesian English Teacher Association (IETA) bertempat di gedung Auditorium B FPBS UPI pada tanggal 15-16 November 2019. Tema yang diusung adalah “Technology Cultivation and Learner Engagement in English Language Teaching”, diikuti oleh perguruan tinggi seluruh Indonesia yang cukup antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Pembukaan event ELT-TECH dilaksanakan di Auditorium B FPBS UPI. Pada hari itu terdapat satu keynote speaker dan dua plenary speakers yang mengisi materi sebagai tambahan wawasan baik bagi presenters maupun participants. Pembicara yang pertama adalah Prof. Brent Jones, Ph.D. yang membahas mengenai metode dalam memaksimalkan keterlibatan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Pupung Purnawarman, M.S.Ed., Ph.D. sebagai plenary speaker yang pertama membahas mengenai integrasi teknologi . Selain itu, ada Prof. Roger Palmer yang membahas mengenai penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
Pada konferensi tersebut, Afifah Ainiyah dan Novy Auliya Istighfary mahasiswi sastra inggris angkatan 2017 sebagai presenters mempresentasikan hasil studinya dengan judul CALL and MALL Use in Listening Class Activities to Enhance The Students’ Listening Skills : Learners’ Perspective. Studi tersebut melibatkan mahasiswa dan mahasiswi bahasa inggris UM yang telah menempuh mata kuliah Advance Listening. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan CALL dan MALL dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Hari kedua masih melanjutkan sesi presentasi parallel dari para presenters dan dilanjutkan dengan workshop dari masing-masing pembicara. Kegiatan workshop tersebut dibuat sebagaimana suasana kegiatan pembelajaran dalam kelas dan juga mengaplikasikan materi yang telah disampampaikan pada saat pembukaan.
Afifah Ainiyah + Novy Auliya Istighfary (Sastra Inggris 2017)
Salma Al Mardhiyyah Juara Di Ajang International Essay Contest for SEA-Teacher
Rabu 13 November 2019 lalu, salah satu mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM), Salma Al Mardhiyyah, berpartisipasi dalam ajang kompetisi International Essay Contest for SEA-Teacher Alumni 2019 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Lampung. Kompetisi ketat yang diikuti oleh alumni-alumni program SEA-Teacher Project tersebut telah diseleksi sebelumnya hingga sepuluh besar, yang kemudian sepuluh finalis tersebut mempresentasikan hasil esai mereka di Unila. Adapun program SEA-Teacher Project, yang merupakan singkatan dari Southeast Asian Student Teacher Exchange adalah program pertukaran calon-calon guru se-Asia Tenggara, yang diselenggarakan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) setiap tahun. Terdapat 107 universitas-universitas dari Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Malaysia yang turut mengirimkan delegasi untuk praktek mengajar dalam kurun waktu satu bulan.
Kompetisi International Essay Contest for SEA-Teacher Alumni 2019 yang diadakan oleh Unila merupakan kegiatan follow-up tahunan yang juga dalam pengawasan Kemendikbud dan SEAMEO, juga pemerintah setempat, dimana para alumni dari seluruh angkatan menuliskan esai ilmiah mengenai tema yang berhubungan dengan pentingnya literatur untuk pendidikan dan masa depan ASEAN yang lebih baik. Sepuluh finalis esai international tersebut berasal dari berbagai universitas dari Indonesia dan Filipina: Universitas Sriwijaya, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Negeri Makassar, Universitas Tidar, Universitas Negeri Lampung, Pangasinan State University, Mindoro State College of Agriculture and Technology dan Universitas Negeri Malang. Pada hari Rabu, 13 November 2019, Salma membawakan presentasi esainya yang berjudul Integrating Methods and Media in Teaching through Diversity. Salma sama sekali tidak menyangka ketika namanya disebut sebagai Juara 2 International Essay Contest. Keinginannya untuk membagikan pengalaman selama mengajar sebulan penuh di Chiang Rai, Thailand Utara pada bulan Agustus lalu menjadi dasar alasan mahasiswi semester tujuh yang memang mencintai dunia pendidikan ini untuk mengikuti International Essay Contest for SEA-Teacher Alumni 2019.
Salma mengakui bahwa pengalaman menghadapi peserta didik yang memiliki latar belakang budaya, tradisi, agama, dan ras merupakan hal yang takkan terlupakan baginya. Perbedaan yang ada bukanlah suatu rintangan yang tak dapat dilewati, justru, menurut Salma, dapat menjadi sumber pembelajaran untuk murid dan guru. Salma harus menghadapi tantangan yang ada, yakni perbedaan bahasa, agar dapat menyampaikan materi pembelajaran kepada murid-muridnya di Chiang Rai Municipality School 2. Selama sebulan penuh ia mengajar, Salma diberikan 12 kelas yang terdiri dari 230 murid sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Pada awalnya, seluruh partisipan SEA Teacher Project diharuskan menggunakan bahasa Inggris sebagai jembatan penghubung kepada murid-murid di negara tujuan, akan tetapi, faktanya, kebanyakan siswa di Thailand tidak mengerti bahasa Inggris, baik dalam bentuk tulisan maupun ucapan.
Melalui presentasinya yang berdurasi 10 menit, Salma menjelaskan pentingnya memilah metode dan media ajar yang tepat, disesuaikan dengan kemampuan, karakteristik, dan bakat minat peserta didik. Salma memanfaatkan boneka tangan dan flashcards yang ia buat sendiri. Keaktifan peserta didik yang masih berusia belia tersebut juga menjadi faktor Salma memilih metode ajar Total Physical Response (TPR), yakni belajar dengan menggunakan aktivitas fisik seperti menari. Bahkan, para siswa menjadi sangat antusias dalam menjawab pertanyaan pada flashcards hingga mereka berlarian ke depan kelas agar sang guru dapat melihat mereka. Salma menambahkan bahwa membawa dunia untuk menjadi subyek eksplorasi anak dalam pembelajaran juga tak kalah penting, untuk menambahkan wawasan akan negara-negara di dunia dan meningkatkan rasa toleransi antar sesama. Jika ingin membaca lebih lanjut mengenai kisah pahit-manis yang Salma lalui selama merantau di Negeri Gajah Putih, buka saja blog yang telah ditulisnya di: http://storiesofsalma.wordpress.com
Salma Al Mardhiyyah (Pend. Bhs. Inggris 2016)
Penyelenggaraan Seminar Nasional Al-Qur’an Tahun 2019 di FS
Untuk mencetak mahasiswa yang unggul dan berbudi pekerti yang luhur, serta melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, perlu diselenggarakan kegiatan pembinaan rohani. Salah satu kegiatan untuk mengembangkan potensi diri mahasiswa adalah Seminar Nasional Al-Qur’an. Melalui kegiatan Seminar Nasional Al-Qur’an mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menambah pemahaman dan penghayatan terhadap kandungan Al-Qur’an.
Kegiatan Seminar Al-Qur’an (19/10/2019) dimaksudkan sebagai langkah awal dan persiapan dini untuk mengembangkan potensi diri mahasiswa UM dibidang Al-Qur’an. Kegiatan Seminar Nasional Al-Qur’an sebagai sarana untuk mempersiapkan mahasiswa ke ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XV Universitas Negeri Malang (UM) Tahun 2019.
Rangkaian acara Seminar Al-Qur’an Tahun 2019 ini akan terlaksana dengan adanya kerjasama antara berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. Harapan kami, proposal ini dapat memberikan gambaran kegiatan tersebut dan semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Hal-hal yang belum tercantum dalam proposal ini akan ditinjau kembali. Semoga Allah SWT meridhoi langkah kecil untuk membumikan Al-Qur’an di kampus tercinta ini. Aamiin.
Praktik Baris-Berbaris Menu Utama Kedisiplinan Kegiatan Pengembangan Karakter Maba FS 2019
Selama 270 menit (6 JS) teori dan praktik baris-berbaris dilaksanakan pada hari kedua (13/11/2019) merupakan rangkaian kegiatan Pengembangan Karakter khusus mahasiswa baru angkatan tahun 2019 Fakultas Sastra UM. Dimentori oleh 20 personil Menwa 805 UM, 1.037 maba dibagi menjadi 10 kelompok yang mana masing-masing kelompok berjumlah 100 an maba.
Kemeriahan Pelaksanaan Pengembangan Karakter Maba 2019 di Graca UM
Hari pertama (12/11/2019) pengembangan karakter bagi mahasiswa baru Fakultas Sastra angkatan 2019 berlangsung tertib dan meriah. Berlokasi di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang dan diikuti peserta sebanyak 1.037 dari lima jurusan, kegiatan ini mengusung tema Peran Bahasa dan Seni dalam Membentuk Karakter Bangsa. Dibuka oleh Dekan FS yang diwakili oleh Wakil Dekan III dan di dukung oleh 64 panitia perwakilan dari tujuh organisasi mahasiswa yang ada di FS berlangsung lancar, hikmat, dan tertib.
Pemateri pada hari pertama ini adalah Dr. Mu’arifin, M.Pd (Wakil Rektor III UM), Imam Sutopo, SH (Direktur Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Malang), Hendra (Perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI), dan Nursani Arta (Perwakilan Malang Corruption Watch (MCW) Kota Malang).
Pelaksanaan Pengembangan Karakter Maba 2019 Tanggal 12-13 November 2019 di Graha Cakrawala UM
Keikutsertaan Mahasiswa Sastra Arab dalam ICIED Nov 2019
International Conference on Islamic Education (ICIED) yang keempat digelar kembali. Forum yang digagas oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (FITK UIN Malang) itu mengusung tema tantangan pendidikan Islam di era digital. Konferensi internasional tersebut digelar selama dua hari, yaitu pada hari Rabu dan Kamis tanggal 6-7 November 2019 bertempat di Rumah Singgah, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang Dr. H. Uril Bahruddin, Dekan FITK UIN Malang Dr. Agus Maimun beserta keynote speaker lainnya. Mereka adalah Dr. Hj. Sulalah, M.Ag (UIN Malang), Dr. H. Wahidmurni, M.Pd (UIN Malang), Prof. Masdar Hilmy, Ph.D (UIN Sunan Ampel Surabaya), Andrea Rene Mason, MA (University of Idaho, Amerika Serikat), Assoc. Prof. Dr. Mohd. Nazri Latiff Azmi (Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia), dan Mohammad Sahar Mat Din, MBA (Dewan Perdagangan Islam Malaysia).
Sebanyak 250 presenter terseleksi mempresentasikan karyanya yang dibagi menjadi enam panel. Mereka saling menyodorkan gagasannya tentang pendidikan Islam di era digital, agar kaum milenial bisa survive dan kokoh bertaruh untuk kebaikan pendidikan Islam di Indonesia. Abdul Wahhab, mahasiswa Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang ikut berpartisipasi menjadi salah satu pemakalah dan mempresentasikan makalahnya pada konferensi ini. Hasil Konferensi ini dikemas dalam bentuk prosiding online (e-proceeding) yang dipublikasikan pada alamathttp://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/index.
Pelantikan KPU, PANWAS, dan OPM FS Tahun 2019
Rabu, 6 November 2019 bertempat di Ruang Eks Senat UM Gedung A3 Lantai 2 Fakultas Sastra tepatnya pada pukul 13.00 WIB telah dilantik sejumlah 36 mahasiswa FS berbagai jurusan sebagai Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa UM dan FS masa bakti 2019/2020. Dilantik oleh Dekan FS yang diwakili oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FS berlangsung secara sederhana. Undangan yang datang antara lain dari Subbag Kemahasiswaan FS, Ketua Jurusan, dan Sekretaris Jurusan.
Perpanjangan Pendaftaran MKU Smt. Genap 2019/2020
Sampai tanggal 10 November 2019 Pukul 24.00 Waktu Server














































