oleh FSADMIN | Sep 18, 2019 | Prestasi Mahasiswa
Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) adalah salah satu simulasi konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dimana peserta saling berkompetisi untuk menjadi delegasi terbaik. Dalam konferensi ini peserta berdiskusi mengenai isu-isu hingga peristiwa hangat yang terjadi di dunia. Dalam diskusi tersebut setiap peserta akan mewakili satu negara dengan topik yang berbeda untuk setiap peserta. Pada tahun 2017 AYIMUN diselenggarakan di Malaysia yang diikuti oleh 620 peserta dari 45 negara. Sedangkan berikutnya, diikuti oleh 1066 peserta dari 70 negara yang diselenggarakan di Bangkok-Thailand. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari usia 17-25 tahun (student, post graduate student, non-goverment Organization/Media person/practitioner).
AYIMUN mengajarkan peserta tentang diplomasi hubungan Internasional, riset, public speaking, debat, dan skill menulis dalam berpikir kritis, kerjasama dan kemampuan kepemimpinan. Peserta dalam konferensi ini diharuskan untuk melakukan riset sebelum konferensi yang kemudian akan didiskusikan dan didebatkan dengan delegasi lain. AYIMUN ini penting untuk meningkatkan pengalaman Internasional dengan membawa isu di abad ke-21 ini sehingga meningkatkan pengetahuan para delegasi tentang PBB, melatih berpikir kritis mengenai isu-isu global serta melatih peserta untuk menyelesaikan permasalahan Internasional dan mengasah skill diplomasi.
Banyak pengalaman yang saya dapatkan dengan mengikuti AYIMUN yang diselenggarakan pada tanggal 25-28 Agustus 2019 di Putrajaya, Malaysia. Acara ini bertemakan “Human Security Agenda in The Globalized World”. Saya sebagai delegasi dari negara Croatia pada council United Nation Environment Program membahas tentang “Combating the use of single-use plastics and reducing the size of ‘seventh (plastic) continent”. Disana kami berdiskusi tentang apa saja yang termasuk plastik sekali pakai, bahan pembuatannya, dampak yang terjadi pada lingkungan, dan bagaimana solusi untuk pencegahannya. Selain membahas tentang topik-topik pada setiap council, kami diharuskan untuk membuat working project dan draft resolution sebagai hasil akhir dari pembahasan selama meeting session.
Nama : Elwin Walimatul Fara
NIM : 160231603284
Prodi : S1 Pendidikan Bahasa Arab
Jurusan : Sastra Arab
oleh FSADMIN | Sep 17, 2019 | Karya Mahasiswa
Mahasiswa bahasa mandarin dengan penuh antusias mengikuti serangakaian kegiatan Zhongwen Bisai (中文比赛) 2019 berlokasi di Aula Gedung A3 Universitas Negeri Malang selama 2 hari (6-7 September 2019). HMJ Sastra Jerman yang tidak hanya menaungi prodi Pend. Bahasa Jerman tetapi juga Pend. Bahasa Mandarin mengadakan satu kegiatan bertema mandarin khusus untuk mahasiswa prodi Mandarin.
Hari Pertama diisi dengan acara sharing alumni, pada sesi ini hadir alumni prodi Mandarin yaitu Galuh, Dian, dan Dhevy. Ketiga pembicara tersebut membagikan pengalaman mereka ketika studi di Tiongkok. Mereka juga membagikan tips dan trik untuk meraih beasiswa studi ke Tiongkok, baik untuk S2 maupun program pertukaran. Setelah sesi sharing alumni, mahasiswa angkatan 2018 dan 2017 melakukan simulasi HSK Hanyu Shuiping Ji Moni Ceshi (汉语水平级模拟测试) sedangkan angkatan 2019 dijadwalkan bermain game Ranking 1 Di Yi Ming (第一名). Sebagai kegiatan penutup, ada lomba puisi yang diikuti oleh mahasiswa prodi Mandarin dari berbagai angkatan.
Sabtu, 7 September 2019, hari kedua acara Zhongwen Bisai 2019 dimeriahkan dengan berbagai perlombaan mulai dari Fashion show, kaligrafi, hingga tari penampilan tiap angkatan. Kegiatan hari pada hari kedua ini diakhiri dengan pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang diadakan selama 2 hari.
HMJ Sastra Jerman 2019
oleh FSADMIN | Sep 11, 2019 | Karya Mahasiswa
Pada hari Senin, 5 Agustus 2019 lalu diadakan Seminar Nasional Kongres IMBSJI XIII 2019 yang mengangkat tema “Peran Bahasa dan Sastra Jerman di Era Revolusi Industri 4.0”. Seminar Nasional yang dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian acara dalam Kongres IMBSJI XIII 2019 ini diisi oleh dua pemateri utama, yaitu Ibu Dr.phil. Dian Ekawati, M.A., selaku dosen sastra Jerman (UNPAD), yang menyampaikan karya tulisnya yang berjudul “Bahasa Jerman di Era karir Digital” dan Bapak Dadan Hamdani selaku ketua IGBJI wilayah Jawa Barat yang menyampaikan karya tulisnya yang berjudul “Pembelajaran Bahasa Jerman dengan Media Digital dalam Perspektif Didaktik”. Selain kedua pemateri utama tersebut, setelah melalui proses seleksi yang ketat, dalam seminar ini tiga tim pemakalah terbaik berkesempatan untuk menampilkan karya tulis ilmiah mereka dihadapan peserta Seminar Nasional, delegasi Kongres IMBSJI XIII 2019, para dewan juri, jajaran dosen Bahasa dan Sastra Jerman universitas Padjajaran, serta tamu undangan yang hadir.
Ketiga pemakalah tersebut terdiri atas tiga kelompok yang berasal dari tiga universitas berbeda yang telah tergabung ke dalam keanggotaan Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman seluruh Indonesia (IMBSJI). Ketiga universitas tersebut di antaranya adalah Universitas Padjajaran dengan Karya Ilmiah yang berjudul “Alternatif Belajar Bahasa Jerman melalui Channel Youtube ‘Learn German with Film’”, Universitas Negeri Yogyakarta dengan karya ilmiah yang berjudul “Aplikasi ‘Gule Grogol’(Guiding, Learning, German through Folklore) sebagai Pembelajaran Bahasa Jerman melalui Cerita Rakyat”, dan yang terakhir yaitu dari Universitas Negeri Malang dengan karya ilmiah yang berjudul “Analisis Level Bahasa Jerman dalam Konten Video ‘Summer Program’ di Kanal Youtube ‘Learn German with Jenny’ ”.
Karya ilmiah tersebut ditulis dengan merujuk pada subtema kedua dalam Seminar Nasional yaitu, Bahasa Jerman dan Teknologi untuk Bidang Pendidikan. Penulisan karya tulis tersebut juga dilatar belakangi oleh mulai meningkatnya penggunaan media pembelajaran berbasis online sebagai bentuk pemanfaatan kemajuan teknologi dalam era revolusi industri 4.0 yang sedang gencar-gencarnya dibicarakan oleh masyarakat dunia. Meskipun karya ilmiah dari belum dapat meraih posisi pertama, namun kesempatan untuk menjadi pemakalah serta memberikan presentasi dalam sebuah Seminar Nasional sudah menjadi pengalaman berharga serta kebanggaan tersendiri bagi Ajeng Vantika, Alikhatul Khoiroh, Galilia Omni Ovi Damayanti, serta Novia Ning Ristya, mahasiswa angkatan 2018, Sastra Jerman Universitas Negeri Malang yang tergabung dalam kelompok karya ilmiah Seminar Nasional Kongres IMBSJI XIII 2019.
[email protected]
oleh FSADMIN | Sep 9, 2019 | Pengumuman
Formulir Pendaftaran
http://bit.ly/IKA-SasindoFS-UM
http://bit.ly/IKA-JSInggrisFS-UM
http://bit.ly/IKA-JSJermanFS-UM
http://bit.ly/IKA-JSedesaFS-UM
http://bit.ly/IKA-JSA-FSUM
oleh FSADMIN | Sep 3, 2019 | Prestasi Mahasiswa
SEA Teacher Project atau Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia merupakan program yang diinisiasi oleh Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) yang melibatkan negara-negara di Asia Tenggara. Sebelas negara anggota SEAMEO turut bekerjasama dalam proyek ini demi meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara dan merevitalisasi pendidikan guru, juga untuk terus membangun dan meningkatkan kualitas guru di wilayah negara asal. Program SEA Teacher Project Batch 8 berlangsung dari bulan Agustus hingga akhir September 2019 dengan MoU yang telah ditandatangani oleh kurang lebih 107 perwakilan universitas dari dalam dan luar negeri, 49 diantaranya merupakan universitas-universitas Indonesia, 43 universitas dari Filipina, satu universitas dari Malaysia, 12 universitas dari Thailand, dan dua universitas dari Vietnam.
Adapun universitas yang menjadi penyelenggara atau host bagi kelompok saya, yang terdiri dari 19 mahasiswa dari Indonesia dan Filipina adalah Chiang Rai Rajabhat University atau disingkat CRRU. Kami disambut dengan hangat pada hari pertama, serta diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kegiatan selama empat pekan di provinsi yang terletak di Thailand Utara ini. Pada minggu pertama, kami melalui sesi orientasi, yakni sesi dimana kami saling mengenal sesama delegasi serta disebarkan menuju sekolah masing-masing yang berjauhan lokasi. Kami juga diberikan pengenalan mengenai sekolah yang dituju dan masa observasi selama tiga hari. Pekan kedua dilanjutkan dengan penyusunan lesson plan yang kelak akan digunakan untuk pekan selanjutnya. Teaching week merupakan masa-masa tersulit kami selama mengikuti proyek ini- dimana kami dituntut untuk mengajar murid-murid yang kami tidak mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mereka ketahui. Berbagai metode dan media telah saya manfaatkan demi kelancaran kegiatan belajar mengajar dengan para murid, diantaranya nursery rhymes, video, hand puppet, flashcards, dan serangkaian games yang sangat menarik hati mereka. Minggu terakhir merupakan minggu refleksi, dimana guru mentor dan supervisor setiap sekolah bertemu dengan pihak universitas yang terkait untuk membicarakan hasil evaluasi kinerja partisipan SEA Teacher Project selama berada di sekolah tersebut.
Tanpa terasa, empat pekan berlalu begitu cepat bagi saya. Rasanya seolah baru kemarin saya tiba di sekolah, menyapa murid di pagi hari dengan memberikan wai kepada murid, turut makan siang bersama guru di sekolah, hingga menyaksikan murid-murid TK tidur siang. Pengalaman yang telah saya peroleh selama mengikuti program ini tidak akan pernah saya lupakan. Mengajak murid-murid untuk mengikuti gerakan badan saya, menirukan bahasa Thailand yang merupakan terjemahan dari apa yang ingin saya ucapkan kepada murid-murid, sungguh membekas dalam hati saya. Saya masih teringat ketika murid-murid tersebut memeluk saya erat pada hari terakhir saya mengajar- seraya berucap, “Don’t go, Teacher Miaowmiaow (nama Thailand saya disana)!” Saya teringat antusiasme yang mereka berikan ketika saya berusaha menjelaskan pelajaran pada saat itu kepada mereka, saat saya mendiskusikan dengan guru mentor mengenai media yang ingin saya terapkan di kelas demi mendobrak rintangan pada saat itu- language barrier. Begitu banyak ilmu dan nilai moral yang saya peroleh selama berada di Chiang Rai. Satu bulan sungguh sangat cepat berlalu- rasanya, tidak cukup bagi saya untuk dapat memberikan banyak kepada murid-murid saya di Chiang Rai- akan tetapi, saya telah memberikan yang terbaik. Saya tahu bahwa mereka tidak akan melupakan saya, saya pun tidak akan pernah melupakan mereka.
Terdapat pula beberapa momen yang menurut saya sungguh pantas diapresiasi- ketika Sarah, teman saya dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan saya, menampilkan tari tradisional yang diiringi oleh lagu “Tokecang” di hadapan ratusan murid-murid Chiang Rai Municipality School 2. Mereka sangat antusias menyaksikan tarian kami, beberapa bahkan turut serta melenggak-lenggokkan tangan, menirukan gerakan kami. Kami juga menampilkan tarian Maumere sebagai penampilan terakhir pada Closing Ceremony di Chiang Rai Rajabhat University bersama-sama sebagai penampilan dari Indonesia- tepuk tangan riuh kami terima dari mahasiswa-mahasiswa CRRU berserta dosen dan staf panitia program ini. Empat minggu yang kami jalani bersama membuat persahabatan kami terjalin erat, hingga saat berpisah tiba dan air mata berlinangan di setiap sudut. Program ini ditutup dengan presentasi masing-masing delegasi yang dikirimkan kepada sekolah-sekolah di penjuru Chiang Rai, yang dapat berupa video maupun slide PPt. Terakhir, kami berfoto bersama dan diberikan kaos oleh Presiden Hubungan Internasional dari CRRU serta sertifikat atas partisipasi kami dalam program yang sungguh mengesankan ini.
Salma Al Mardhiyyah (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris 2016)
2 Surat Tugas
Scan 2 Sep. 2019
Miss Salma Al Mardhiyyah (1)
oleh FSADMIN | Sep 3, 2019 | Prestasi Mahasiswa
Lembaga The Platinum skills Indonesia mencari duta mahasiswa berprestasi nasional 2019 untuk menjadi Brand Ambassador bagi pemuda Indonesia yang membawa nama Lembaga dan juga Universitas asal duta mahasiswa tersebut. Duta yang terpilih akan melakukan kegiatan kepemudaan di dalam atau pun luar negeri, berkesempatan mengikuti Global Youth Model United Nations di Malaysia atauu Thailand pada Juni 2020, dan menjadi bintang iklan untuk produk pendidikan dan kepemudaan.
Lomba ini memiliki seleksi yang sangat panjang dari berkas administrasi prestasi akademik dan non akademik, Video Challenge, hingga Telephone Interview. Lomba ini diikuti 3.976 pendaftar SD,SMP, SMA, dan mahasiswa. Dari banyaknya peserta yang melakukan tahap penyeleksian yang ketat, diambil 70 peserta Grand Finalist yang memenuhi kriteria sebagai duta Siswa/Mahasiswa Berpretasi Nasional.
Grand Final pemilihan duta Mahasiswa Berprestasi ini teah dilaksanakan di hotel Core Bonnet, Surabaya pada 9-10 Agustus 2019. Penilaian babak grand final dilakukan pada saat karantina para grand finalist melalui 3 tahap penjurian: Presentasi acara amal (Charity/Fund Raising), penampilan bakat, dan wawancara.
Tujuan kegiatan Pemilihan Duta Mahasiwa Berpretasi Nasional 2019, yaitu Mencetak generasi bangsa yang memiliki jiwa pemuda yang positif, Menciptakan wadah bagi berkumpulnya pemuda-pemuda hebat dari seluruh wilayah Indonesia, Mengadakan pelatihan Soft skill untuk masa depan bangsa Indonesia. kemudian, hasil yang diperoleh oleh terselenggaranya kegiatan ini adalah sebagai berikut: Duta mahasiswa menjadi Role Model bagi pemuda Indonesia, Duta mahasiswa mewakili Indonesia di ajang perlombaan Internasional seperti MUN Malaysia atau Thailand 2020, Duta mahasiswa menjadi pembicara kepemudaan dan pendidikan di seminar-seminar, Duta mahasiswa menjadi bintang iklan pada produk atau brand pendidikan.
Hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswi dari Universitas Prasetya Mulya Jakarta , terpilih menjadi juara 1, atas nama Hyacynthia Kesuma. Juara Runner Up satu atas nama Adurrahman Alfatih dari Universitas Indonesia. juara Runner Up 2 diraih Harris Hendrik dari Universitas Gadjah Mada. Kemudian, juara Runner Up 3 diraih Solahuddin Al-ayubi dari Universitas Muhammadiyah Malang. Juara Runner Up 4 adalah William Jr.Boom Alwer dari Universitas Udayana. Sementara itu, juara Runner Up 5 diraih oleh Imroatul karimah dari Universitas Negeri Malang.

oleh FSADMIN | Agu 31, 2019 | Prestasi Mahasiswa
Mahasiswa Fakultas Sastra UM kembali menorehkan prestasi membanggakan, meraih Emas pada kategori Poster dan Perunggu pada kategori Presentasi PKM-K (PKM-Kewirausahaan) di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXXII di Universitas Udayana, Bukit Jimbaran Bali.
KONTINGEN PEKAN ILMIAH MAHASISWA NASIONAL (PIMNAS) KE-32 BALI DARI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
- Tim: Visualisasi “SIGUMUL” Simpang Lima Gumul sebagai Karakter Kartun dalam Inovasi Merchendise untuk Meningkatkan Potensi Budaya dan Pariwisata di Kediri
Ketua : Leny Suryani (NIM 150251602334 Jurusan Seni dan Desain)
Anggota : 1. Dwi Yudi Novitasari (NIM 150251602148 Jurusan Seni dan Desain)
- Rahmi Rabbani (NIM 150253607905 Jurusan Seni dan Desain)
- Elvira Ika Prastia (NIM 160422608250 Jurusan Akuntansi)
- Tim: LALA AND LILO : Buku Cerita Berbunyi sebagai Inovasi Metode Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Prasekolah
Ketua : Alif Hanifatur Rosyidah (NIM 170221607060 Jurusan Sastra Inggris)
Anggota : 1. Hafizah Islami Rahmadina (NIM 170413618291 Jurusan Manajemen)
- Indra Nurdien Hakim (NIM 170534629034 Jurusan Teknik Elektro)
- Nilna Almunaa Brilliarahma Hermanto (NIM 180253611508 Jurusan Seni dan Desain)
- Rifki Fajar Fitrianto (NIM 180535632570 Jurusan Teknik Elektro)
oleh FSADMIN | Agu 28, 2019 | Download
Download File Katalog Jurusan dan Program Studi Pascasarjana Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
Katalog JSD 2019
Katalog JSI 2019
Katalog JSA 2019
Katalog JSJ 2019
Katalog JSing 2019
Katalog Magister Keguruan Bahasa 2019
oleh FSADMIN | Agu 23, 2019 | Download, Pascasarjana, Pengumuman


FORMULIR PENDAFTARAN KOMPREHENSIF S2 2 juli 2019
FORM UJIAN KUALIFIKASI TULIS S3 2 juli 2019
oleh FSADMIN | Agu 23, 2019 | Berita


