Malang, 2 Mei 2026 — Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan studi banding dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) IMABINA Universitas Negeri Jember (UNEJ) pada Sabtu (2/5). Bertempat di Laboratorium Drama, Fakultas Sastra UM, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertukaran wawasan antarorganisasi kemahasiswaan di bidang sastra.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum HMD Sastra Indonesia UM, Zahara Sania Isvara Dinejad, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan HMP IMABINA UNEJ. “Studi banding ini bukan sekadar kunjungan formal, tapi momentum untuk belajar bersama. Kami berharap diskusi hari ini bisa melahirkan ide-ide kolaboratif yang bermanfaat bagi kedua himpunan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pembina HMD Sastra Indonesia UM, Ahmad Junaidi, S.S., M.A. Beliau menekankan pentingnya membangun jejaring antarhimpunan sastra di Indonesia. “Mahasiswa sastra punya peran strategis dalam merawat budaya dan literasi. Dengan kolaborasi, kita bisa memperkuat peran itu di tingkat yang lebih luas,” tutur beliau.
Sebagai bentuk penyambutan, HMD Sastra Indonesia UM menampilkan pertunjukan dari Griya Sastra Puisi (GRISAS) berjudul “Suara Dibawah Atap”. Pertunjukan ini diperankan oleh lima mahasiswa anggota GRISAS. Dengan konsep teatrikal puisi, penampilan tersebut memadukan pembacaan puisi, ekspresi wajah, olah vokal, dan gerak tubuh yang ekspresif. Musikalisasi dan tata cahaya sederhana di Laboratorium Drama turut memperkuat suasana, sehingga berhasil memukau peserta studi banding. Penampilan ini menjadi representasi salah satu program unggulan HMD Sastra Indonesia UM dalam pengembangan minat dan bakat di bidang sastra pertunjukan.
Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja masing-masing organisasi. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan terkait pengelolaan kegiatan, kaderisasi, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan roda organisasi.
Ketua pelaksana kegiatan, Maftuhatus Zahro, menyampaikan bahwa studi banding ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga sebagai langkah awal untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan antar kedua himpunan, seperti kolaborasi produksi karya atau seminar bersama.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan penyerahan cenderamata sebagai simbol hubungan baik antara HMD Sastra Indonesia UM dan HMP IMABINA UNEJ.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang positif dalam mengembangkan potensi mahasiswa sastra, serta memperkuat jejaring antarorganisasi kemahasiswaan di tingkat perguruan tinggi.
Malang – Prodi S1 Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP) Fakultas Sastra (FS) Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan acara Peringatan Hari Tari, Musik, & Teater 2026 yang mengusung tema “Beyond Movement – Ketika Seni Pertunjukan Menjadi Pengalaman”. Kegiatan ini digelar pada Rabu, 30 April 2026, di Lantai Ground Hall Malang Town Square, dan berlangsung meriah sejak pukul 12.35 WIB hingga selesai.
Acara ini menjadi ruang kolaboratif yang melibatkan alumni, mahasiswa Program Studi PSTM (sekarang PSP) angkatan 2022 hingga 2025, serta berbagai pihak eksternal, termasuk komunitas-komunitas seni di wilayah Malang Raya. Keterlibatan komunitas seni lokal ini memperkaya perspektif artistik sekaligus memperkuat jejaring ekosistem seni pertunjukan antara kampus dan masyarakat.
Kolaborasi lintas generasi dan lintas komunitas ini menghadirkan perayaan seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna budaya dan refleksi sosial. Beragam penampilan tari, musik, dan teater disuguhkan dengan kualitas artistik yang memukau. Pementasan yang ditampilkan berhasil memadukan unsur tradisional dan modern, sehingga mampu menjangkau berbagai kalangan penonton. Tidak hanya menonjolkan keterampilan teknis para pelaku seni, setiap pertunjukan juga membawa pesan mendalam tentang identitas, kreativitas, serta dinamika budaya di tengah perubahan zaman.
Dr. Wida Rahayuningtyas, S.Pd., M.Pd., Ketua Kaprodi S1 PSP sekaligus Ketua Departemen Seni dan Desain, menyampaikan bahwa tema Beyond Movement dipilih untuk menegaskan bahwa seni pertunjukan tidak sekadar gerak dan bunyi, tetapi merupakan pengalaman utuh yang melibatkan emosi, pemikiran, dan interaksi sosial. “Melalui acara ini, kami ingin menghadirkan seni sebagai ruang pengalaman yang hidup—yang mampu menghubungkan generasi, membuka dialog budaya, dan menginspirasi kreativitas baru, termasuk melalui sinergi dengan komunitas seni di Malang Raya,” ujarnya.
Antusiasme penonton yang tinggi menjadi indikator keberhasilan acara ini. Para pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga terlibat secara emosional dalam setiap sajian yang ditampilkan. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, kegiatan ini berhasil mempererat hubungan antar generasi pelaku seni sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan komunitas seni lokal.
Fakultas Sastra UM berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai wadah ekspresi, inovasi, dan pelestarian budaya yang inklusif. Sebagai penutup, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pengisi acara, komunitas seni, tim produksi, hingga para penonton yang turut menyukseskan kegiatan ini.
Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan dan penjajakan kerja sama dari SMK Negeri 1 Masbagik, Lombok Timur, pada Selasa, 23 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang D16 Lantai 2 Fakultas Sastra UM mulai pukul 12.30 hingga 14.30 WIB. Pertemuan ini menjadi wadah awal untuk membangun sinergi antarlembaga dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah menengah kejuruan.
Rombongan SMKN 1 Masbagik yang hadir berjumlah lima orang, terdiri atas satu kepala sekolah dan empat guru. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMKN 1 Masbagik, Makbuludin, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan komitmen sekolahnya untuk mengembangkan pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kehadiran para guru juga menjadi bagian penting dalam merumuskan gagasan kolaboratif yang aplikatif di lingkungan SMK.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas peluang kerja sama yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran di SMK. Fakultas Sastra UM berpotensi berperan dalam penguatan kompetensi literasi, bahasa, dan budaya yang terintegrasi dalam pembelajaran vokasi. Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan bidang seni dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari penguatan karakter, kreativitas, dan kesiapan kerja peserta didik.
Kolaborasi di bidang seni dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui program pendampingan, pelatihan, maupun kegiatan bersama. Fakultas Sastra UM memiliki sumber daya akademik yang relevan untuk mendukung pengembangan potensi tersebut di lingkungan SMK. Diharapkan, sinergi ini dapat mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang kontekstual dan berdaya saing.
Melalui kegiatan penjajakan ini, Fakultas Sastra UM menyambut baik inisiatif SMKN 1 Masbagik dalam membangun kemitraan strategis. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama formal yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang pembelajaran vokasi, seni, dan ekonomi kreatif.
Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab 2025, Departemen Sastra Arab, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Aula AVA 201 Fakultas Sastra UM. Acara berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 17.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika Departemen Sastra Arab.
Kegiatan International Guest Lecture ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Romyi Morhi, yang berasal dari Department of Arabic Language for Health and Tourism Business, Faculty of Humanities and Social Sciences, Yala Rajabhat University, Thailand. Kehadiran pemateri dari perguruan tinggi luar negeri tersebut menjadi bentuk nyata penguatan kerja sama akademik internasional di lingkungan Fakultas Sastra UM. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengalaman terkait pengembangan bahasa Arab dalam konteks global.
Peringatan Hari Bahasa Arab 2025 melalui kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akademik terhadap peran strategis bahasa Arab di berbagai bidang kehidupan. Bahasa Arab tidak hanya dipahami sebagai bahasa agama dan sastra, tetapi juga sebagai bahasa yang memiliki kontribusi besar dalam bidang kesehatan, pariwisata, dan dunia profesional. Melalui pemaparan materi, peserta diajak untuk melihat peluang pengembangan kompetensi bahasa Arab secara aplikatif dan kontekstual.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan terkait tantangan dan peluang pembelajaran bahasa Arab di era global. Interaksi yang terjalin mencerminkan semangat akademik yang selaras dengan tujuan peringatan Hari Bahasa Arab sebagai momentum penguatan identitas dan eksistensi bahasa Arab di dunia pendidikan.
Melalui penyelenggaraan International Guest Lecture ini, Departemen Sastra Arab UM menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan peningkatan kualitas akademik. Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa serta mempererat jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan luar negeri. Peringatan Hari Bahasa Arab 2025 pun menjadi sarana reflektif untuk terus mengembangkan pembelajaran bahasa Arab yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Malang — Selain pameran karya dalam rangkaian event Designholic yang sedang berlangsung dalam pekan UAS Semester gasal 2025/2026, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) juga menghadirkan sajian pertunjukan seni melalui Festival Karya: Tetragrama Pementasan Sastra Indonesia, sebuah kegiatan yang dipersembahkan oleh Departemen Sastra Indonesia.
Festival ini diselenggarakan selama empat hari, mulai 15 hingga 18 Desember 2025, bertempat di Laboratorium Drama, Gedung D14 Lantai 2, Fakultas Sastra UM. Kegiatan dapat disaksikan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan terbuka gratis untuk umum.
Festival Karya: Tetragrama Pementasan Sastra Indonesia menghadirkan beragam bentuk pementasan sastra, mulai dari monolog, fragmen drama, drama lakon, hingga ludruk. Seluruh pertunjukan tersebut menjadi ruang ekspresi mahasiswa dalam menghidupkan karya sastra melalui olah tubuh, suara, dan penghayatan di atas panggung.
Melalui festival ini, Departemen Sastra Indonesia tidak hanya menampilkan kreativitas mahasiswa, tetapi juga mengajak publik untuk lebih dekat dengan dunia sastra pertunjukan. Pementasan yang disajikan diharapkan mampu menjadi media apresiasi sekaligus pembelajaran bagi penonton mengenai kekayaan ekspresi sastra Indonesia.
Dengan terselenggaranya Festival Karya ini, Fakultas Sastra UM menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni, sastra, dan budaya, sekaligus membuka ruang interaksi antara sivitas akademika dan masyarakat luas.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati pertunjukan sastra secara langsung, Festival Karya: Tetragrama Pementasan Sastra Indonesia menjadi agenda yang sayang untuk dilewatkan.