by FSADMIN | May 8, 2025 | News, Uncategorized
Malang- Cagara’s yang merupakan program dukungan kewirausahaan bagi mahasiswa Fakultas Sastra ini sukses memberikan inovasi yang luar. Program ini dirancang untuk memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang memiliki semangat dalam berwirausaha untuk mengembangan ide bisnisnya. Proses pengembangan produk ini dilakukan melalui seleksi proposal yang mengharuskan setiap peserta untuk mengikuti template dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh fakultas. Keberhasilan dalam proses ini bergantung pada sejauh mana peserta memperhatikan ketentuan yang diberikan.
Salah satu produk yang berhasil lolos seleksi dan mendapat pendanaan yaitu Teatox. Teatox merupakan inovasi teh detox yang mempunyai berbagai manfaat. Pengembangan produk Teatox ini diketua oleh Lovely Emeralda- Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2024 dengan 4 anggotanya serta di dampingi oleh Dosen Pembimbing Ibu Dhevy Olivia Firdaus, S.Pd., MTCSOL., dari Departemen Sastra Jerman.
Teatox ini memiliki manfaat utama yang anfaat utama dapat membantu buang racun dalam tubuh, membantu turunkan berat badan, tidur lebih nyenyak dan tubuh terasa lebih ringan dan segar. Terdapat lima varian Teatox yang masing-masing varian memiliki manfaatnya sendiri sebagai berikut.
- Apple Cinnamon Tea:
- Meningkatkan Metabolisme
- Menjaga Kesehatan Jantung
- Menjaga Kadar Gula Darah
- Menenangkan dan Menghangatkan
- Rosella Fresh Tea
- Menurunkan Tekanan Darah
- Meningkatkan Imunitas
- Membantu Detoksifikasi
- Mencegah Penuaan Dini dan Menjaga Kecerahan Kulit
- Butterfly Pea Tea
- Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi
- Menjaga Kesehatan Mata
- Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
- Mendukung Kesehatan Rambut dan Kulit
- Lemonade Tea
- Meningkatkan Metabolisme
- Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan
- Menjaga Berat Badan
- Menyegarkan dan Menghidrasi Tubuh
- Minty Sereno Tea
- Membantu Meredakan Masalah Pencernaan
- Memberikan Efek Relaksasi
- Membantu Mengurangi Bau Mulut
- Mengurangi Mual dan Sakit Kepala
Kurnia Aulia Syafitri, salah satu anggota dari produk Teatox menyampaikan harapannya kedepan, “Kami merasa sangat senang dan bangga atas pencapaian ini, meskipun prosesnya tidak mudah. Kami harus teliti dalam menyusun proposal dan anggaran dana, serta meluangkan waktu untuk memproduksi barang yang akan dipasarkan. Kami tidak hanya menjual di stan fakultas, tetapi juga mempromosikan produk melalui teman seprodi, lintas fakultas, dan universitas, serta di CFD Ijen. Kami berharap produk Teatox dapat dikenal dan diterima dengan baik oleh berbagai kalangan, serta mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. Kami juga berharap produk ini dapat terdaftar untuk sertifikasi halal dan BPOM.”
Penulis: Putri Wahyuni N
by FSADMIN | May 7, 2025 | News
MALANG- Mohammad Dio Aliaznsyah seorang mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) semester 6 di Universitas Negeri Malang (UM), seperti mahasiswa pada umumnya yang mulai disibukkan pada penulisan skripsi. Namun, disisi lain juga fokus pada pengintegrasian wawasan teoritis dengan praktik industri dunia kerja. Di tengah dinamika ini, ia berperan sebagai Mentor Program Studi DKV, mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman tentang desain dan branding, serta menjadi bagian dari Tim Branding UM yang bertanggung jawab memperkuat identitas visual kampus sebagai cerminan nilai-nilai institusi.
Di luar ranah akademik, ia menjadi bagian dari Ukuchuma Studio sebagai Founder dan CEO yang merupakan sebuah inovasi kreatif yang lahir dari kolaborasi antara visi artistik dan strategi bisnis. Studio ini telah berkembang pesat sejak Agustus 2024, bermula dari proyek ilustrasi mandiri hingga kini memiliki tim profesional beranggotakan 23 orang yang mencakup divisi Ilustrasi, 3D Animasi/Modeling, dan Desain Grafis. Melalui platform seperti Instagram dan LinkedIn, Ukuchuma Studio tidak hanya menjawab kebutuhan klien, tetapi juga menjadi penghubung antara inovasi kreatif dan solusi bisnis di berbagai sektor.
Kisah pendirian Ukuchuma Studio mencerminkan semangat kewirausahaan yang adaptif. Bermula dari proyek freelance di platform global. Studio ini berkembang melalui kolaborasi dengan talenta-talenta muda berbakat. Dalam kurun empat bulan, kami berhasil menangani lebih dari 50 proyek multidisiplin, membuktikan bahwa fleksibilitas dan manajemen tim yang solid mampu menjawab kompleksitas permintaan pasar.
Selain itu, Dio juga menjadi Graphic Design Specialist di PT. Solutive Inovasi Kreatif dan Illustrator di Inspect History, ia mengasah kemampuan dalam merancang solusi visual yang berdampak pada projek-projek yang berkelanjutan. Pengalaman magang di PT. Kinarya Creative, Trivic Studio, dan Tim Branding UM semakin memperkaya perspektifnya tentang dinamika industri, sementara peran sebagai Manajer Graphic Design di Oh Be Shine mengasah kepemimpinan dalam mengarahkan tim kreatif.
“Bagi generasi muda yang ingin berkontribusi di dunia kreatif, kuncinya adalah menginisiasi aksi, bukan menunggu kesempatan yang menghampiri. Dengan membangun portofolio yang relevan, aktif berjejaring, dan berani mengambil peran di berbagai bidang, kita tidak hanya menciptakan nilai bagi diri sendiri, tetapi juga bagi ekosistem desain yang lebih luas.” Ungkap Dio dalam wawancara.
by FSADMIN | May 7, 2025 | News

Malang, 30 April 2025. Acara ini secara khusus menyambut kedatangan mahasiswa dari Yala Rajabhat University, Thailand, yang antusias mempelajari kekayaan budaya Indonesia.
Dr. Mirjam Anugerah, seorang pakar lintas budaya, menjadi pemateri utama dalam workshop ini. Beliau dengan lugas dan menarik memperkenalkan berbagai aspek budaya Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Para mahasiswa terpukau dengan keragaman etnis, bahasa, adat istiadat, dan seni yang begitu kaya di Nusantara.
Sesi yang tak kalah menarik adalah pembahasan mengenai culture shock yang mungkin dialami oleh pendatang di Indonesia. Dr. Mirjam memberikan wawasan mendalam mengenai perbedaan-perbedaan budaya yang perlu dipahami, serta tips dan trik untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Diskusi interaktif yang terjadi setelahnya menunjukkan betapa aktifnya para mahasiswa dalam menggali informasi dan berbagi perspektif.
Suasana semakin meriah setelah sesi materi usai. Para peserta diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan tradisional khas perayaan 17 Agustus, seperti estafet sarung. Gelak tawa dan sorak sorai memenuhi ruangan, mencairkan batas-batas budaya dan menciptakan keakraban yang hangat antara mahasiswa Indonesia dan Thailand.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk menambah pengetahuan tentang budaya Indonesia, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara. Melalui interaksi langsung dan pengalaman yang menyenangkan, diharapkan para mahasiswa Yala Rajabhat University dapat membawa pulang pemahaman yang lebih mendalam dan kesan yang positif tentang Indonesia. Workshop ini menjadi contoh nyata bagaimana pertukaran budaya dapat memperkaya wawasan dan mempererat hubungan antar bangsa.
by FSADMIN | May 6, 2025 | News
MALANG- Pameran Internasional NAVASTRA x Designoholic kembali digelar oleh Fakultas Sastra. Pembukaan pameran dilaksanakan pada hari Selasa (06/05) di Gedung D14, lantai 1 FS. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor IV— Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T, M.T., Direktur Badan Pengembangan Usaha dan Dana Abadi— Dr. Agus Sunandar, S.Pd, M.Sn., Direktur Perencanaan, Data, dan Informasi, Pemeringkatan, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama—Ibu Dr. Yuni Rahmawati, S.T, M.T., Dekan Fakultas Sastra— Dr. Moch. Syahri, S.Sos, M.Si, dan Jajarannya beseta para dosen Fakultas Sastra.
Mengawali acara pembukaan, Joni Agung Sudarmanto, S.Sn., M.Ds sebagai Pembina Pameran memberikan sambutan hangat, “Pameran Designoholic ini berkolaborasi dengan navastra yang masih bertempat yang sama di Gedung Fakultas Sastra. Pameran ini menampilkan sekitar 5000-an produk karya yang didominasi karya mahasiswa baru dan 43 Bazar. Jika tahun sebelumnya gratis, tahun ini berbayar. Pameran ini kami buka sampai tanggal 25 Mei 2025.” Ujar beliau.
Sambutan kedua oleh Dr. Moch. Syahri, S.Sos, M.Si, selaku Dekan FS yang mengharapkan acara ini menjadi acara yang iconic. “Terima kasih kepada Pak Wakil Rektor IV yang menyempatkan datang dalam acara pembukaan pameran ini. Saya ucapkan selamat kepada Pak Joni dan Mahasiswa atas pamerannya, tentunya dengan adanya berbagai produk karya ini kita coba kita jual dengan memperhatikan pasarnya sehingga mahasiswa bisa memulai kewirausahaan. Dan semoga acara ini menjadi acara yang iconic.” Ungkap Dr. Moch Syahri
Terakhir, Prof. Ir. Arif Nur Afandi, S.T, M.T., Wakil Rektor IV memberikan apresiasi dalam sambutannya. “Saya ucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan melanjutkan pameran ini. Saya yakin bahwa karya mahasiswa ini memiliki potensi untuk diekspor ke luar. Dengan adanya pameran ini, saya percaya dunia luar dapat mengenal dan mengapresiasi kreativitas kita. Saya berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan karya, tetapi juga dapat berkembang menjadi peluang bisnis kreatif yang menguntungkan.”
Rangkaian acara terakhir yaitu pemotongan pita sebagai bentuk simbolis dibukanya Pameran Internasional Navastra x Designoholic 12.0 Fakultas Sastra 2025 oleh Wakil Rektor IV yang diabadikan dalam sesi foto bersama tamu undangan lainnya. Setelah pemotong pita, wakil rektor berkeliling di seluruh area pameran melihat berbagai karya yang sangat indah di apresiasi.
Pewarta: Putri Wahyuni N
by FSADMIN | May 6, 2025 | News
Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) sambut hangat peserta kunjungan dari SMAN 1 Ngronggot, Nganjuk pada hari Selasa (06/05) di Gedung Kuliah Bersama, Lantai 9. Kunjungan kali ini diikuti oleh 270 Siswa/i beserta 23 Guru Pendamping. Tujuan kegiatan ini adalah pengenalan Fakultas Sastra UM sebagai bekal dan memotivasi siswa-siswi untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi, terutama di Fakultas Sastra UM.
Acara kunjungan ini diawali dengan penayangan video profil Fakultas Sastra. Hal ini agar peserta kunjungan dapat mengetahui bagaimana profil Fakultas Sastra terlebih dahulu. Penayangan video tersebut mendapat respon poisitif dengan riuh tepuk tangan peserta di dalam ruangan. Rangkaian acara selanjutnya yaitu sambutan oleh Erli Wahyuningtiyas Sudarmiati, S.Pd., M. App. Ling., sebagai awal pembukaan menyambut hangat kunjungan dari SMAN 1 Ngronggot, Nganjuk. Beliau menjelaskan tentang Branding UM yang mendapat Peringkat ke-13 Universitas Terbaik di Indonesia versi THE Asia University Rangkings 2025 dan Peringkat ke-7 sebagai perguruan tinggi universitas terbaik di Asia dalam bidang pendidikan versi Scimago Journal & Country Rank (SJR) 2024. Rangkaian acara selanjutnya yaitu sambutan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Ngronggot, Nganjuk. “Terima kasih telah menerima kunjungan kami di kampus. Saya berharap anak-anak saya dapat mencapai cita-citanya, terutama menuju kampus impiannya, khususnya di UM. Sebab Universitas Negeri Malang (UM) merupakan perguruan tinggi yang hebat dengan
berbagai program studi yang berkualitas. “Ujarnya Acara ini dilanjut dengan pemaparan materi oleh Ustadz Habib Sudarmawan, M.A., yangmerupakan Dosen Pendidikan Bahasa Arab UM. Penyampaian materi dimulai dari letak Gedung Fakultas Sastra di Universitas Negeri Malang yang berada di dua sudut yaitu dekat Gerbang Veteran dan Gerbang Ambarawa. Kemudian Selayang Pandang Fakultas Sastra, dan tentunya tidak lupa dengan Program Unggulan Jenjang Sarjana. Program tersebut terdiri dari
Program Magang Dalam Negeri (Instansi Pemerintahan dan Pemerintahan Multinasional), Program Magang Luar Negeri (KKN Luar Negeri dan AM Internasional), juga Program lainnya yaitu Internasional Credit Transfer dan Joint Deegre. Serta fasilitas yang disediakan oleh Fakultas Sastra seperti Self Access Center (SAC). Kegiatan ini juga diselingi tanya
jawab antara pemateri dan siswa.
Acara ini diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Kepala Sekolah SMAN 1 Ngronggot dan diterima oleh perwakilan dari Fakultas Sastra, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang riang ini.
Pewarta: Putri Wahyuni N
by FSADMIN | May 5, 2025 | News
Hosted by RoLing (Research Group on Linguistics) UM
English Language and Literature Program, Department of Linguistics,
Faculty of Letters, Universitas Negeri Malang
30 April 2025, 08.00-12.00
SDG 4: Quality Education | SDG 15: Life on Land
Malang, Indonesia – On 30 April 2025, RoLing (Research Group on Linguistics) at Universitas Negeri Malang (UM) hosted an insightful guest lecture titled “Stories We Live By: Language, Ecology, and the Power of Narratives”. The event, held at the 2nd Floor Auditorium, UM Library, Building C3, featured Dr. Ika Nurhayani, an esteemed Ecolinguistics Expert from Universitas Brawijaya, as the guest speaker. The lecture was attended by over 200 students, RoLing researchers, and faculty members, fostering critical discussions on the intersection of language, ecology, and environmental narratives.
Pictures 1 Dr. Ika Nurhayani with the head of English Department and the committee members
This lecture aligned with SDG 4: Quality Education by promoting interdisciplinary learning and SDG 15: Life on Land by examining how linguistic narratives influence ecological awareness and biodiversity conservation.
Exploring Ecolinguistics: The Role of Narratives in Shaping Ecological Realities
Dr. Nurhayani began the session with an engaging introduction to ecolinguistics, emphasizing how language constructs our perception of the environment. She highlighted that dominant and alternative narratives in discourse can either contribute to environmental degradation or inspire sustainable futures.
To illustrate this, she presented her research paper: “The Mouse-Deer in Folktales: An Ecolinguistic Analysis of Environmental Ethics in Children’s Literature,” which was published in a Scopus indexed journal.
Her study analyzed The Adventures of the Mouse-Deer, a popular Indonesian and Malaysian folktale collection, using Fairclough’s three-dimensional discourse analysis. She examined whether the book’s ideology aligned with environmental ethics and ecosophy—a philosophy advocating ecological harmony.
Some of the key findings in her work are as follows:
- The folktales depict the mouse-deer as a trickster, a common motif in Southeast Asian stories.
- While the stories entertain, they also unintentionally normalize human exploitation of wildlife.
- However, the narratives also contain elements of environmental ethics, suggesting that rewriting folktales with conservation themes could foster early eco-consciousness in children.
Dr. Nurhayani argued that revisiting traditional stories with an ecolinguistic lens could transform them into tools for biodiversity education.
Interactive Workshop: Analyzing Ecological Discourses
Following the lecture, participants engaged in a workshop where they identified ecological narratives in literature, discussed case studies of how language influences environmental policies, and proposed alternative narratives that promote sustainability. Participants worked in groups to critique sample texts and redesign them with pro-environment messaging, reinforcing critical discourse analysis skills.

Pictures 2, 3, and 4. The workshop and student presentation
The session concluded with an open discussion where attendees reflected on: how language shapes environmental attitudes, the potential of storytelling in conservation efforts, and ways to integrate ecolinguistics into research and education. Dr. Nurhayani encouraged students to explore ecolinguistics in their own work, whether through thesis projects, community outreach, or advocacy.
Looking Ahead
This guest lecture underscored RoLing UM’s commitment to advancing linguistic research with real-world impact. By bridging language studies and ecological awareness, the event empowered participants to rethink narratives for a sustainable future.

Picture 5. Dr. Ika Nurhayani with lecturers and students of English Department
Upcoming RoLing events will continue to explore language, society, and global challenges, aligning with SDG 4 (Quality Education) and SDG 15 (Life on Land).
Note: Presentation slides and reading materials are available upon request.