oleh FSADMIN | Des 7, 2019 | Berita
Rabu, 4 Desember 2019 di 101 Hotel, dibuka oleh Dekan d.a. Wakil Dekan II kegiatan ini mengevaluasi beberapa kegiatan sebelumnya yaitu upload data monitoring capaian kinerja jurusan dan fakultas dari bulan-bulan sebelumnya yang belum memenuhi target yang ditetapkan. Pada kegiatan ini diharapkan kolaborasi jurusan dengan fakultas dalam menggali data khususnya bukti kinerja mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat meningkatkan capaian kinerja sampai dengan akhir tahun 2019.
oleh FSADMIN | Nov 14, 2019 | Berita
Selama 270 menit (6 JS) teori dan praktik baris-berbaris dilaksanakan pada hari kedua (13/11/2019) merupakan rangkaian kegiatan Pengembangan Karakter khusus mahasiswa baru angkatan tahun 2019 Fakultas Sastra UM. Dimentori oleh 20 personil Menwa 805 UM, 1.037 maba dibagi menjadi 10 kelompok yang mana masing-masing kelompok berjumlah 100 an maba.




oleh FSADMIN | Nov 12, 2019 | Berita
Hari pertama (12/11/2019) pengembangan karakter bagi mahasiswa baru Fakultas Sastra angkatan 2019 berlangsung tertib dan meriah. Berlokasi di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang dan diikuti peserta sebanyak 1.037 dari lima jurusan, kegiatan ini mengusung tema Peran Bahasa dan Seni dalam Membentuk Karakter Bangsa. Dibuka oleh Dekan FS yang diwakili oleh Wakil Dekan III dan di dukung oleh 64 panitia perwakilan dari tujuh organisasi mahasiswa yang ada di FS berlangsung lancar, hikmat, dan tertib.
Pemateri pada hari pertama ini adalah Dr. Mu’arifin, M.Pd (Wakil Rektor III UM), Imam Sutopo, SH (Direktur Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Malang), Hendra (Perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI), dan Nursani Arta (Perwakilan Malang Corruption Watch (MCW) Kota Malang).




oleh FSADMIN | Sep 19, 2019 | Berita
Di Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, terdapat beberapa program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Program ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara universitas di Indonesia dengan universitas-universitas di luar negeri. Salah satu program kerja sama di Fakultas Sastra UM yaitu pertukaran mahasiswa dengan GuangXi Normal University (GXNU), Tiongkok. Program ini diberi nama Program 3+1 GuangXi Normal University yang diselenggarakan perdana di tahun 2018 lalu.
Pada tahun ini, program kerja sama tersebut berlanjut. Kedua universitas masing-masing mengirimkan 6 mahasiswamya untuk belajar bahasa. Fakultas Sastra mengirimkan 6 mahasiswa untuk belajar bahasa Mandarin ke GXNU, sedangkan GXNU juga mengirimkan 6 mahasiswa untuk belajar bahasa Indonesia. Fakultas Sastra melibatkan dua jurusan untuk saling berkolaborasi mengelola program ini, yaitu Jurusan Sastra Indonesia dan Jurusan Sastra Jerman, yang di dalamnya terdapat Prodi Bahasa Mandarin.
Pada hari Selasa, 17 September 2019, dilakukan acara penyambutan mahasiswa Program 3+1 GuangXi Normal University di Fakultas Sastra. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FS, Wakil Dekan I FS, Ketua dan Sekretaris Jurusan Sastra Indonesia, Ketua dan Sekretaris Jurusan Sastra Jerman, Koorprodi Bahasa Mandarin, Direktur HI, koordinator program, para dosen pengajar, serta tutor. 6 mahasiswa GXNU datang ke Indonesia dengan didampingi 1 dosen.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FS, Prof. Utami Widiati, M.Pd. Beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan memberi motivasi pada seluruh mahasiswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat menguasai bahasa Indonesia dengan cepat. Selain itu, beliau juga berharap bahwa kerja sama antar universitas ini dapat terus berlanjut dan semakin baik dari tahun ke tahun. Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Sastra Indonesia, Dr. Roekhan, M.Pd. juga berharap mahasiswa segera dapat beradaptasi dengan kondisi di Indonesia, karena program ini akan berlangsung cukup lama, yaitu selama satu tahun.
Koordinator program, Ariva Luciandika, M.Pd. juga menyampaikan sekilas informasi terkait teknis pelaksanaan pembelajaran. Mahasiswa akan mendapatkan pengajaran tentang kaidah bahasa Indonesia dan budaya Indonesia yang akan dikemas dalam beragam kegiatan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Dosen pendamping dari GXNU kemudian memperkenalkan 6 mahasiswa yang akan belajar bahasa Indonesia, yaitu Cen Zirong, Li Caiyue, Li Qingwen, Qin Yuan, Weng Biansi, dan Xie Zhiyin.
Acara ditutup dengan sambutan dari Direktur HI, yaitu Evi Eliyanah, S.S., M.A. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa tidak perlu khawatir jika mengalami suatu masalah atau kendala selama berada di Indonesia. Akan ada banyak ‘pintu’ untuk mereka, dengan kata lain akan ada banyak pihak yang membantu setiap kendala yang mungkin akan mereka hadapi. Di akhir sambutannya, Direktur Hi mengungkapkan bahwa “Kita mungkin memiliki bahasa dan budaya yang berbeda, tetapi dengan menerapkan konsep pemahaman lintas budaya, maka kita akan saling memahami, dan pada akhirnya dunia ini akan penuh dengan kedamaian”. (Ariva Luciandika)