(0341)567475 [email protected]
Jawab Kebutuhan Guru di Berbagai Daerah, UM Ajukan Prodi PJJ S2 Pendidikan Bahasa Indonesia

Jawab Kebutuhan Guru di Berbagai Daerah, UM Ajukan Prodi PJJ S2 Pendidikan Bahasa Indonesia

Malang, 23 Juni 2026 – Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan klarifikasi daring usulan Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Program Magister (S2) Pendidikan Bahasa Indonesia pada Selasa (23/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses asesmen usulan program studi baru yang dilakukan oleh asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Mewakili pimpinan universitas, Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., menjelaskan bahwa usulan Program PJJ S2 Pendidikan Bahasa Indonesia telah melalui berbagai tahapan persiapan yang matang sebelum memperoleh persetujuan Senat Universitas dan diajukan kepada LAMDIK. Menurutnya, gagasan pendirian program studi ini berangkat dari tingginya kebutuhan dan permintaan masyarakat, khususnya para guru yang ingin melanjutkan studi magister namun terkendala jarak dan akses menuju Kota Malang. “Banyak guru yang meminta adanya kelas jarak jauh karena keterbatasan jarak dengan UM. Peminatnya sangat besar. Kami juga memiliki banyak alumni yang tersebar di berbagai wilayah, khususnya di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, seperti Kabupaten Tanah Tidung dan Kutai Timur,” jelasnya. Lebih lanjut, Prof. Ibrahim menyampaikan bahwa UM, khususnya Fakultas Sastra sebagai pengusul program, berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu berdasarkan masukan yang diberikan oleh para asesor.

Hadir sebagai asesor dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd. dan Prof. Dr. H. Aceng Hasani. Keduanya memberikan sejumlah masukan sekaligus apresiasi terhadap inisiatif UM dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penyelenggaraan program PJJ. Dalam sambutannya, Prof. Sarwiji Suwandi menyampaikan apresiasi kepada UM yang dinilai memiliki semangat kuat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi pendidikan. Prof. Aceng Hasani memberikan apresiasi kepada UM yang bersemangat untuk mencerdaskan bangsa dengan menjangkau khalayak yang lebih luas.

Kegiatan klarifikasi daring tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan unit pendukung di lingkungan UM, antara lain Wakil Rektor I, Direktur Akademik, Kepala UPT Perpustakaan, Kepala Pusat Pengembangan Media dan Sumber Belajar, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, UPPS PJJ Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister UM, Ketua Program Studi PJJ Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister UM, serta Task Force Usulan Program Studi PJJ Pendidikan Bahasa Indonesia Program Magister UM.

Melalui pengajuan Program PJJ S2 Pendidikan Bahasa Indonesia ini, UM berharap dapat memperluas akses pendidikan magister yang berkualitas bagi masyarakat di berbagai daerah Indonesia, sekaligus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan nasional.

[Tim Humas FS 2026]

Bakti Literasi 2026 Tumbuhkan Literasi dan Kecintaan Budaya melalui Karya Sastra

Bakti Literasi 2026 Tumbuhkan Literasi dan Kecintaan Budaya melalui Karya Sastra

Malang, 14 Juni 2026 — Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Bakti Literasi 2026 pada 12–13 Juni 2026 di MI Al-Ma’arif 03 Langlang, Singosari, dan Museum Singhasari. Mengusung tema “Merangkai Aksara dalam Bingkai Tradisi untuk Menumbuhkan Literasi sebagai Wadah Melestarikan Budaya di Singosari”, kegiatan ini diikuti 65 siswa kelas IV dan V untuk meningkatkan minat literasi serta apresiasi terhadap budaya Jawa Timur melalui berbagai kegiatan sastra dan edukasi budaya.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan di aula MI Al-Ma’arif 03 Langlang yang dihadiri kepala sekolah, dosen pendamping, dan panitia. Pada kesempatan tersebut, panitia meresmikan Pojok Literasi serta menyerahkan donasi sebanyak 35 buku sebagai upaya mendukung budaya membaca di lingkungan sekolah.

Kepala MI Al-Ma’arif 03 Langlang, Hj. Ummu Aiman, S.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Bakti Literasi 2026 memberikan pengalaman belajar baru sekaligus menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini.

Rangkaian kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan pemaparan materi bertajuk “Merangkai Aksara dalam Bingkai Tradisi” oleh Prof. Dr. Roekhan, M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya literasi sebagai sarana untuk mengenal, melestarikan, dan mewariskan budaya kepada generasi muda.

Setelah sesi materi, para siswa mengikuti praktik menulis cerpen bertema budaya dan menghias mading literasi secara berkelompok. Hasil karya tersebut kemudian dipersiapkan untuk dipamerkan pada hari kedua kegiatan.

Ketua Pelaksana Bakti Literasi 2026, Wahyu Ananda Utama, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta. “Semoga Bakti Literasi ini menjadi wadah untuk berbagi ilmu, menumbuhkan semangat membaca dan belajar, serta mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” ujarnya.

Pada hari kedua, kegiatan dilaksanakan di Museum Singhasari. Setibanya di lokasi, para siswa mengunjungi pameran mading literasi yang menampilkan hasil karya kelompok dari kegiatan sebelumnya. Selanjutnya, peserta mengikuti tur museum untuk mengenal berbagai koleksi dan sejarah peninggalan Kerajaan Singhasari sebagai bagian dari upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh panitia serta pertunjukan boneka tangan yang diadaptasi dari cerpen karya siswa. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar menulis cerita, tetapi juga mengadaptasi karya sastra menjadi pertunjukan kreatif. Penampilan tersebut dilombakan, dan tiga kelompok terbaik memperoleh penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kerja sama, dan kemampuan mereka dalam mengolah cerita menjadi pertunjukan yang menarik.

Kegiatan Bakti Literasi 2026 mendapat respons positif dari para peserta. Banyak siswa menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif. Pertunjukan boneka tangan yang menampilkan cerita hasil karya mereka menjadi salah satu momen yang paling berkesan selama kegiatan berlangsung. “Acaranya seru dan menyenangkan. Saya senang bisa membuat cerita lalu melihatnya ditampilkan menjadi pertunjukan boneka tangan,” ujar salah satu siswa peserta kegiatan.

Melalui perpaduan kegiatan literasi, penulisan kreatif, dan pengenalan budaya lokal, Bakti Literasi 2026 menjadi ruang belajar yang mendorong siswa untuk lebih dekat dengan budaya literasi sekaligus memahami pentingnya melestarikan warisan budaya. Dari ruang kelas hingga Museum Singhasari, kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi dan budaya dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan bangga terhadap identitas budayanya. Ke depan, Bakti Literasi diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak peserta agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Penulis: Virzahra Axtazia Phoenix Kertosastro, 250214629898, Ilmu Perpustakaan.

Fakultas Sastra UM Paparkan Kesiapan Pembukaan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam dalam Klarifikasi LAMDIK

Fakultas Sastra UM Paparkan Kesiapan Pembukaan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam dalam Klarifikasi LAMDIK

Malang, 22 Juni 2026 — Universitas Negeri Malang (UM) melalui Fakultas Sastra mengikuti kegiatan klarifikasi usulan pembukaan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (PAI)yang dilaksanakan secara daring pada Senin (22/6/2026) pukul 10.00–12.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian dan verifikasi usulan program studi baru yang dilakukan oleh LAMDIK.

Tim asesor yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Akhmad Rifa’i, M.Phil. dan Prof. Dr. Fauzi Muharom. Dalam sambutannya, asesor menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan amanah dari LAMDIK untuk melakukan klarifikasi terhadap dokumen dan kesiapan penyelenggaraan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam yang diusulkan oleh Universitas Negeri Malang. “Kami diberikan tugas oleh LAMDIK untuk melakukan klarifikasi terhadap usulan program studi ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar tim asesor.

Kegiatan klarifikasi dihadiri oleh unsur pimpinan dan tim pengusul, yakni UPPS Pendidikan Agama Islam Program Sarjana Universitas Negeri Malang, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Sarjana Universitas Negeri Malang, serta Task Force Usulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Sarjana Universitas Negeri Malang.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa gagasan pendirian Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam telah dirintis sejak lama dan dipersiapkan secara matang. Menurutnya, Fakultas Sastra telah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung penyelenggaraan program studi tersebut. “Embrio pendirian program studi ini telah berlangsung cukup lama. Fakultas Sastra juga telah menyiapkan SDM yang berkualitas. Dosen-dosen yang akan mendukung program studi ini merupakan lulusan berbagai perguruan tinggi bereputasi, termasuk dari Sudan dan Mesir. Hal ini menunjukkan keseriusan Fakultas Sastra dalam mengembangkan Program Studi Pendidikan Agama Islam,” ungkapnya. Lebih lanjut, Dekan Fakultas Sastra berharap kehadiran Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam nantinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan pendidikan dan perkembangan masyarakat di era yang terus berubah.

Melalui proses klarifikasi ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program studi yang memiliki landasan akademik kuat, didukung oleh sumber daya yang memadai, serta relevan dengan kebutuhan pendidikan dan pembangunan bangsa. Diharapkan, Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Malang dapat segera memperoleh izin penyelenggaraan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

[Tim Humas FS 2026]

Senat Akademik FSRD UNS dan Fakultas Sastra UM Berbagi Praktik Baik dalam Pengelolaan Akademik

Senat Akademik FSRD UNS dan Fakultas Sastra UM Berbagi Praktik Baik dalam Pengelolaan Akademik

Malang, 18 Juni 2026 – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM) menerima kunjungan akademik dari Senat Akademik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Kamis (18/6). Kunjungan yang diikuti oleh 18 orang yang terdiri atas anggota senat dan tenaga kependidikan FSRD UNS tersebut bertujuan untuk saling berbagi informasi dan pengalaman terkait pengelolaan akademik serta tata kelola kelembagaan di Fakultas Sastra UM.

Rombongan FSRD UNS diterima oleh Ketua Senat Fakultas Sastra UM, Prof. Dra. Hj. Utami Widiati, M.A., Ph.D., Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pimpinan fakultas. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sastra UM, Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik tersebut. Ia menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum yang penting untuk memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan fakultas. Pada kesempatan yang sama, ia juga memaparkan perkembangan rencana pembukaan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Malang yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026.

Ketua Senat Fakultas Sastra UM, Prof. Dra. Hj. Utami Widiati, M.A., Ph.D., menekankan pentingnya pertukaran pengalaman antarperguruan tinggi sebagai upaya memperkaya wawasan dalam bidang akademik maupun manajerial. Menurutnya, forum semacam ini memberikan ruang bagi kedua institusi untuk saling belajar dan mengidentifikasi berbagai praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik FSRD UNS, Prof. Dr. Rahmanu Widayat, M.Sn., memaparkan profil dan perkembangan FSRD UNS yang memiliki akar sejarah sejak tahun 1976. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali informasi mengenai berbagai aspek pengelolaan fakultas, termasuk kerja sama, penguatan jejaring alumni, tata kelola akademik, serta program-program strategis yang dijalankan oleh Fakultas Sastra UM.

Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari tata kelola senat akademik, pengembangan kerja sama, penguatan peran alumni, hingga peningkatan kualitas layanan akademik. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi pada masa mendatang. Melalui kegiatan ini, Fakultas Sastra UM dan FSRD UNS menunjukkan komitmen bersama untuk terus mengembangkan tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.

[Humas FS UM]

Perkuat Kolaborasi Internasional Fakultas Sastra, Prof. Ponimin Isi Workshop Ceramicpreneur di UiTM Malaysia

Perkuat Kolaborasi Internasional Fakultas Sastra, Prof. Ponimin Isi Workshop Ceramicpreneur di UiTM Malaysia

Shah Alam, Malaysia – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM) kembali memperkuat jejaring internasional melalui partisipasi dosennya dalam program kolaborasi antarbangsa Malaysia–Indonesia bertajuk “Ceramicpreneur: Bengkel Inovasi dan Keusahawanan Seramik” yang diselenggarakan pada 15 Juni 2026 di Bengkel Jabatan Seramik, Fakulti Seni Lukis dan Seni Reka (FSSR), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia.

Keiatan yang diinisiasi oleh Akademi Pembangunan PKS dan Keusahawanan Malaysia (MASMED) UiTM ini menghadirkan Prof. Dr. Ponimin, M.Hum., Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, sebagai narasumber dan fasilitator jemputan antarabangsa. Program ini diikuti oleh mahasiswa UiTM yang memiliki minat pada bidang seni seramik, inovasi produk, dan kewirausahaan kreatif.g

Dalam sesi workshop, Prof. Ponimin membagikan pengalaman dan wawasan mengenai pengembangan karya seni seramik yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berpotensi menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi. Peserta diajak memahami proses inovasi dalam penciptaan karya seramik, strategi pengembangan produk, hingga peluang pemanfaatan industri kreatif sebagai sarana pengembangan usaha berbasis seni.

Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Malaysia dalam bidang seni rupa serta kewirausahaan kreatif. Melalui pendekatan ceramicpreneur, peserta didorong untuk melihat seni seramik sebagai media ekspresi sekaligus peluang bisnis yang berkelanjutan.

Selain memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini juga mempererat hubungan kerja sama antara Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Universitas Negeri Malang, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang seni dan industri kreatif.

Partisipasi Prof. Ponimin dalam kegiatan internasional ini menunjukkan komitmen Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi serta memperluas kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global. Diharapkan kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan untuk mendorong inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan pelaku industri kreatif di kedua negara.

[Tim Humas FS]

168 Siswa SMK Ikuti Kunjungan Industri DKV di Fakultas Sastra UM

168 Siswa SMK Ikuti Kunjungan Industri DKV di Fakultas Sastra UM

Malang, 17 Juni 2026 — Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang menerima kunjungan industri dari siswa SMK pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang diikuti oleh lima kelas dengan total 168 siswa ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai dunia perkuliahan dan perkembangan industri kreatif di bidang Desain Komunikasi Visual.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Ketua Program Studi DKV Fakultas Sastra UM, Dr. Andhika Putra Herwanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan serta berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi dan bidang DKV. “Kami berharap siswa dapat memperoleh berbagai hal penting selama kunjungan ini, mulai dari pemahaman mengenai proses pembelajaran di DKV, perkembangan industri kreatif, hingga peluang karier yang dapat ditekuni di masa depan,” ungkapnya.

Selanjutnya, perwakilan sekolah, Prihatiana Pancari Nidyawati, S.Kom., menyampaikan harapannya agar kegiatan kunjungan industri ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para siswa. “Kami berharap siswa mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang perkuliahan di DKV serta memperoleh gambaran mengenai jenjang pendidikan yang dapat mereka tempuh setelah lulus dari SMK,” tuturnya.

Selama kunjungan, para siswa memperoleh informasi mengenai profil Program Studi DKV, kurikulum pembelajaran, fasilitas yang tersedia, serta berbagai karya dan proyek kreatif mahasiswa. Peserta juga berkesempatan berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai pengalaman belajar di lingkungan Fakultas Sastra UM. Melalui kegiatan ini, Fakultas Sastra UM berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada para siswa untuk terus mengembangkan kreativitas serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia industri kreatif yang terus berkembang.

[Tim Humas FS]

id_IDIndonesian