Perkuat Kolaborasi Internasional Fakultas Sastra, Prof. Ponimin Isi Workshop Ceramicpreneur di UiTM Malaysia
Shah Alam, Malaysia – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM) kembali memperkuat jejaring internasional melalui partisipasi dosennya dalam program kolaborasi antarbangsa Malaysia–Indonesia bertajuk “Ceramicpreneur: Bengkel Inovasi dan Keusahawanan Seramik” yang diselenggarakan pada 15 Juni 2026 di Bengkel Jabatan Seramik, Fakulti Seni Lukis dan Seni Reka (FSSR), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia.
Keiatan yang diinisiasi oleh Akademi Pembangunan PKS dan Keusahawanan Malaysia (MASMED) UiTM ini menghadirkan Prof. Dr. Ponimin, M.Hum., Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, sebagai narasumber dan fasilitator jemputan antarabangsa. Program ini diikuti oleh mahasiswa UiTM yang memiliki minat pada bidang seni seramik, inovasi produk, dan kewirausahaan kreatif.g
Dalam sesi workshop, Prof. Ponimin membagikan pengalaman dan wawasan mengenai pengembangan karya seni seramik yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berpotensi menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomi. Peserta diajak memahami proses inovasi dalam penciptaan karya seramik, strategi pengembangan produk, hingga peluang pemanfaatan industri kreatif sebagai sarana pengembangan usaha berbasis seni.
Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Malaysia dalam bidang seni rupa serta kewirausahaan kreatif. Melalui pendekatan ceramicpreneur, peserta didorong untuk melihat seni seramik sebagai media ekspresi sekaligus peluang bisnis yang berkelanjutan.
Selain memperkaya wawasan peserta, kegiatan ini juga mempererat hubungan kerja sama antara Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Universitas Negeri Malang, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang seni dan industri kreatif.
Partisipasi Prof. Ponimin dalam kegiatan internasional ini menunjukkan komitmen Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi serta memperluas kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global. Diharapkan kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan untuk mendorong inovasi, kreativitas, dan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan pelaku industri kreatif di kedua negara.
[Tim Humas FS]













