oleh FSADMIN | Apr 10, 2018 | Berita

Dihadiri oleh 50 peserta terdiri dari unsur pimpinan fakultas dan jurusan serta pembimbing dari lima jurusan, pelaksanaan TOT ini dimulai dari pukul 14.00 s.d. 22.00 bertempat di Aula Pinus Hotel Savana Kota Malang. TOT yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin tiap tahun diselenggarakan Fakultas Sastra dalam rangka monitoring pembimbing PKM agar dapat meningkatkan kemampuannya dan memberikan dampak positif terhadap pencitraan lembaga serta meningkatkan daya saing lulusan. Dibuka oleh Dekan FS, calon pembimbing diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal PKM yang dibiayai sehingga target 46 proposal lolos dapat terpenuhi bahkan lebih.
Hal yang menarik disampaikan oleh Ahmad Fahmi, S.T., M.T. sebagai Narasumber dan Staf Ahli WR 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni “Pengalaman saya selama membimbing PKM di Fakultas Teknik, saat dosen mewajibkan membuat proposal dan itu terkait luaran matakuliah maka banyak mahasiswa yang sungguh-sungguh membuat proposal PKM berdampak meningkatnya proposal yang dibiayaai, sebaliknya jika tidak ada kewajiban tersebut maka banyak mahasiswa membuat proposal asal-asalan terbukti dari 2.477 proposal yang diajukan tahun 2016 hanya 28,5%-nya yang lolos atau sejumlah 707 proposal”. Banyaknya proposal sampah yang hanya taat aturan panduan 2016 mendorong Dikti melakukan evaluasi dengan menetapkan pembatasan kuota dan UM mendapat kuota 700 proposal. Kuota tersebut berdasarkan prsentase proposal yang diterima dan Fakultas Sastra mendapat kuota 46 proposal.
Penilaian administratif proposal dilakukan di masing-masing unit/lembaga untuk mengurangi beban reviewer. Penilaian administratif meliputi sistematika penulisan, manfaat, potensi, luaran, dan kreativitas pembuat proposal PKM. Sistematika penulisan meliputi ukuran kertas, font, spasi, margin, format, dan logo universitas. Ketidakpatuhan terhadap panduan yang telah ditetapkan terhadap sistematika penulisan mengakibatkan proposal digugurkan sebelum dibaca. Manfaat, potensi, luraan, dan kreativitas atau masuk dalam konten proposal mengacu pada ide orisinil dan kebaruan. Penggunakan rujuan terkini, memberikan manfaat besar pada masyarakat, dan mempunyai nilai ekonomi serta keberlanjutan merupakan nilai tambah yang membuat proposal menarik dan memiliki potensi untuk dibiayai.
Beberapa pertanyaan seputar mekanisme penilaian dan pelaksanaan PKM yang diajukan oleh peserta TOT diantaranya dari Drs. Pidekso Adi, M.Pd adalah (1) ketentuan diwajibkan dan tidak mahasiswa membuat proposal PKM, (2) jika ada proposal bagus tapi tidak sempat mengajukan tahun ini bisakah diusulkan tahun berikutnya, dan (3) kesepakatan persentase proposal dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Wajib tidaknya mahasiswa membuat proposal tergantung kebijakan masing-masing fakultas, kemudian tentang proposal yang terkait waktu, Narasumber menyampaikan waktu pengajuan proposal yang panjang dari bulan April sampai dengan September 2018 sudah lebih dari cukup melakukan perencanaan hingga membuat proposal jadi sehingga seharusnya tidak ada masalah, dan tidak ada persentase proposal dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif.
Sesi dua TOT, peserta diajak simulasi menjadi assesor PKM dibagi menjadi 10 kelompok yang diberi tugas mereview proposal dari sisi administrasi dan konten. Penilaian proposal sisi administrasi sudah jelas karena hanya diceklis saja dan bila tidak sesuai atau tidak memenuhi syarat akan gugur dan tidak dapat lanjut ke sesi berikutnya. Penilaian sesi konten dimulai dengan kesesuaian tema, isi, dan luaran terhadap jenis PKM kemudian orisinalitas dan kualitas proposal. Penilaian sesi konten harus dilakukan secara rinci dan runtut sehingga tingkat validitas penilaian proposal PKM dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan TOT ini ditutup dengan menampilkan evaluasi kegiatan yang dilakukan panitia dengan menyebar angket kepuasan kepada peserta yang meliputi penilaian kepuasan terhadap pelaksanaan, narasumber, dan Layanan. Nilai keseluruhan dari pelaksanaan adalah 80% peserta menyatakan bagus dan 20% memuaskan. Penilaian terhadap narasumber adalah 4% menyatakan cukup, 64% bagus, dan 32% memuaskan. 8% cukup, 64% bagus, dan 28% menyatakan memuaskan terhadap layanan panitia dan tempat penyelenggaraan TOT. Dari penilaian tersebut rata-rata peserta TOT menyatakan bagus untuk penyelenggaraan kali ini semoga pada penyelenggaraan berikutnya dapat ditingkatkan lagi.
oleh FSADMIN | Mar 14, 2018 | Berita, Kerjasama
Fakultas Sastra tahun ini mengadakan program Transfer Kredit 11 LPTK se-Indonesia atau lebih familiar disebut mahasiswa “Permata”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antar perguruan tinggi yang saat ini ada 6 perguruan tinggi yang sudah mengikuti yaitu Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Manado. Kemarin, pada tanggal 13 Maret 2018, di Fakultas Sastra menerima 6 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk masuk di Jurusan yang ada di Fakultas Sastra. Nur Hikmah dan Miftakhul Khairah dari Universitas Negeri Makassar, Nadia Azizah dari Universitas Negeri Semarang, Yoga Rifqi Azizan dari Universitas Negeri Surabaya, Nuriska Garnitasari dari Universitas Pendidikan Indonesia, serta Fergie Mamangkey dari Universitas Negeri Manado. Disambut oleh Dekan Fakultas Sastra Prof. Utami Widiati, M.A, Ph.D beserta jajarannya, para mahasiswa ini merasa senang dan bersemangat sekali untuk kedepannya dapat menimba ilmu dan mendapat banyak pengalaman baru di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Diharapkan untuk selanjutnya agar kerjasama seperti ini bisa berkelanjutan dan lebih meningkatkan kerjasama bidang akademik demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.
oleh FSADMIN | Mar 9, 2018 | Berita
Dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni , Rapat Kerja Terpadu ORMAWA FS dihadiri oleh Para Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, dan Pembina serta Ketua dan Sekretaris BEMFA dan HMJ. Arahan Dekan yang disampaikan WD III menyoroti loyonya kegiatan mahasiswa khususnya PKM tahun 2017 yang hanya dapat meloloskan lima proposal dari target 20 proposal yang dibiayai sehingga perlu program khusus untuk menyukseskan PKM tahun ini.
Lebih lanjut Dr. H. Kholisin, M.Hum memberikan arahan apa yang perlu diprogramkan oleh ORMAWA tahun 2018 diantaranya beberapa program strategis yaitu: seminar mahasiswa dalam bingkai seminar nasional yang diikuti mahasiswa sebagai pemateri, bukan hanya sebagai panitia, perlu ada program ORMAWA tingkat fakultas dengan skala besar dan bergengsi, perlu ada program yang menyentuh masyarakat luas saat libur panjang, dan yang terpenting adalah kegiatan ORMAWA harus seimbang antara akademik, minat-bakat, keorganisasian, sosial, keagamaan, dan sebagainya sesuai dengan acuan sembilan bidang ORMAWA universitas.
Arahan juga diberikan oleh Kepala Bagian TU, Khoiriyah, S.H khususnya berhubungan dengan alur permintaan dana dan SPJ kegiatan ORMAWA, yang mana setiap bukti pengeluaran harus mendapatkan verifikasi dari ketua ORMAWA/HMJ. Hal tersebut dilakukan untuk akuntabilitas dan monitoring realisasi serapan anggaran ORMAWA.
Dalam merancang program, ketua dan sekretaris ORMAWA berfokus pada sembilan bidang ORMAWA yang sudah dicanangkan universitas yaitu (1) Ekstrakurikuler; (2) Penalaran dan Keilmuan; (3) Manajemen Organisasi; (4) Kewirausahaan; (5) Pengembangan Karakter; (6) Sosial Kemasyarakatan; (7) Bakat dan Minat; (8) Kesejahteran; dan (9) Pemberdayaan Alumni, yang mana antara bidang satu dan lainnya memiliki keseimbangan porsi kegiatan dan saling menunjang sehingga ketercapaian visi misi fakultas bidang kemahasiswaan dan alumni dapat tercapai.
Rapat kerja selama dua hari ini menghasilkan rancangan program tahun 2018 dan beberapa kesepakatan yaitu (1) perlu membentuk konsorsium pencari sponsor dan pendampingan pembuatan proposal agar layak disponsori, (2) perlunya kontrol dan evaluasi lembaga (fakultas) dengan cara memberikan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan, dan (3) kegiatan KKL dapat dikemas dalam bentuk penelitian dan pengabdian. Adapun rancangan program tahun 2018 sudah terjadwal dengan baik dengan mempertimbangkan kebutuhan dan perhitungan waktu kegiatan antar ORMAWA sejalan dengan arahan pimpinan fakultas dan pembina. Semoga dapat berjalan lancar dan dapat meningkatkan kreatifitas serta kebersamaan ORMAWA Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang lebih maju.
oleh FSADMIN | Feb 14, 2018 | Berita, Pengumuman, Prestasi, Prestasi Mahasiswa
PENGUMUMAN
No: 14.2.5/UN32.2.3/KM/2018
Tentang
Nominator Mahasiswa Berprestasi Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang Tahun 2018
Berdasarkan Hasil Penilaian Dewan Juri Seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang Tahun 2018 diputuskan 3 nominee sebagai berikut:
| Nominator |
Nama |
NIM |
Jurusan |
|
I |
Elmiatun Nafi’ah |
150222605108 |
Sastra Inggris |
| II |
Muhammad Abdul Hafidz |
160231603232 |
Sastra Arab |
| III
|
Akbar Rahmada Maulana |
150222602788 |
Sastra Inggris |
Para Nominee selanjutnya dikirim ke Universitas untuk mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi tingkat Universitas.
Demikian pengumuman ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Malang, 14 Februari 2018
a.n. Dekan Wakil Dekan III,
TTD
Dr. H. Kholisin, M.Hum
NIP 19651209 199002 1 001
oleh FSADMIN | Des 28, 2017 | Berita

oleh FSADMIN | Des 28, 2017 | Berita
Malang – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang resmi menutup Study Abroad Program 2017 yang sudah berjalan selama tiga minggu, sejak tanggal 10 Desember 2017. Program ini merupakan salah satu kegiatan yang diorganisir BIPA (Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing) Universitas Negeri Malang.
Tujuan utama dari program ini adalah sebagai ajang pengenalan bahasa dan budaya Indonesia,” tutur Huda Nur Syairofi, salah satu pengajar BIPA di aula Fakultas Sastra, Kamis (28/12/2017). Program ini diikuti oleh 12 orang yang berasal dari Kasetsart university, Thailand. Peserta belajar secara intens tentang bahasa dan budaya Indonesia. Program ini dilaksanakan setiap harinya mulai jam 8 pagi sampai jam 1 sore di balai bahasa Universitas Negeri Malang. Selama program berlangsung, masing-masing peserta didampingi oleh satu orang tutor yang merupakan mahasiswa dari beberapa fakultas di Universitas Negeri Malang.
Selain pembelajaran yang dilaksanakan di kampus, peserta juga mengikuti Trip ke Gunung Bromo, Batu dan Blitar. Setiap harinya para peserta juga belajar untuk memainkan alat musik Gamelan. Diharapkan melalui rangkaian kegiatan ini, pembelajaran dapat berlangsung lebih menarik bagi peserta.
(*)
