Kuliah Umum dan Penandatanganan PKS/IA Antara Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo dan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang
Daftar Nama Dosen Pengganti Pembimbing Tesis Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Angkatan 2018, 2019, 2020, 2021
PERGANTIAN-PEMB-Bu-Ivone
Banchmarking Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Sastra UM ke Universitas Pendidikan Ganesha Bali
PENGUKUHAN ENAM ADJUNCT PROFESSOR FAKULTAS SASTRA, UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Kamis, 29 September 2022
Pada hari ini Universitas Negeri Malang mengukuhkan 42 adjunct professor yang berasal dari berbagai negara seperti; Malaysia, Singapura, Thailand, Belanda, Turki, Austria, Jerman, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Para adjunct professors ini tersebar di delapan Fakultas dan satu sekolah Pascasarjana. Enam diantara 41 ini merupakan adjunct professors yang ditempatkan di Fakultas Sastra, yaitu: Dr. Tom Hoogervorst dari Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies (KITLV) (Adjunct Professor di Departemen Bahasa Indonesia); Martin Ebner dari Graz University of Technology (Adjunct Professor di Departemen Bahasa Indonesia); Prof. Muhammad Kamarul Kabilan dari Universiti Sains Malaysia (Adjunct Professor di Departemen Bahasa Inggri); Dr. Zawawi Bin Ismail dari University of Malaya (Adjunct Professor di Departemen Bahasa Arab); Dr. Sabine Dengscherz dari Centre of Translation Studies (CTS), University of Vienna (Adjunct Professor di Departemen Bahasa Jerman); dan Dr. Tz. Adzrool Idzwan bin Ismail dari Universiti Utara Malaysia (Adjunct Professor di Departemen Seni dan Indonesia).
Acara pengukuhan dimulai dengan pembukaan dan tari, kemudian pidato dari Ketua Senat Universitas Negeri Malang Prof. Dr. Sukowiyono, dan dilanjutkan dengan pengesahan kontrak adjunct professors oleh Rektor Universitas Negeri Malang Prof. Dr. AH. Rofi’uddin, M.Pd. Kemudian para adjunct professors melakukan prosesi penerimaan sertifikat yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Negeri Malang.



Gambar: Prof. Kamarul Kabilan, Dr. Zawawi bin Ismail and Dr. Tz. Adzrool Idzwan bin Ismail menerima sertifikat sebagai adjunct professor UM. (foto: Hasti Rahmaningtyas)
Kemudian, dilanjutkan dengan pidato perwakilan dari adjunct professor dilakukan oleh Prof. Dr. Low Wah Yun dari University of Malaya, adjunct professor untuk Departemen Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Prof. John Williams dari Curtin University untuk Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.


(Gambar: Prof. Dr. Low Wah Yun (kiri) and Prof. John Williams (kanan). Foto: Agnisa Wisesa)
Dengan pengukuhan ini, maka Fakultas Sastra memiliki enam adjunct professor baru selama lima tahun ke depan. Acara pengukuhan dari Universitas ini akan dilanjutkan dengan acara di fakultas masing-masing. Di Fakultas Sastra, Studium Generale, diselenggarakan mulai pukul 13:00 hingga selesai untuk mengomemorasi kedatangan dan juga mulainya kerja para adjunct professors di Fakultas Sastra.
Welcome aboard, Professors!
-AW (DSD, FS)
SGD 4 – QUALITY EDUCATION; SDG 8 – DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH, SGD 17 – PARTNERSHIP FOR THE GOALS
Asesmen Lapangan Program Studi S1 Pendidikan Seni Tari dan Musik Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang





Fakultas Sastra UM Rangkul Enam Adjunct Professor dari Austria, Belanda, dan Malaysia
Dalam rangka upaya peningkatan kualitas pendidikan, Fakultas Sastra UM merangkul enam adjunct professor dari tiga negara. Mereka akan mulai bertugas di FS UM mulai tahun akademik 2022/2023 dan sampai lima tahun kedepan. Adjunct professor adalah sebuah istilah yang lazim digunakan di perguruan tinggi yang ditujukan bagi mereka yang memiliki kepakaran ilmu tertentu dan bekerja paruh waktu di sebuah perguruan tinggi. Langkah ini ditempuh UM sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas, publikasi internasional, dan ranking di tingkat nasional maupun internasional. Pemberian gelar adjunct professor sendiri mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 12 tahun 2018 pasal 25 ayat (1) tentang Statuta UM yang di dalamnya menyebutkan bahwa UM dapat memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi, dan/atau berdedikasi dalam penyelengaaraan dan pengembangan UM.
Para adjunct professor FS UM ini memiliki kewajiban untuk meningkatkan publikasi internasional UM dengan mencantumkan afiliasi UM pada karyanya. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat memberi berbagai masukan dan arahan terhadap dokumen perencanaan dan pengembangan kelembagaan UM. Tugas lainnya adalah peningkatan kualitas jurnal, peningkatan jumlah dan kualitas penelitian, kerja sama luar negeri, percepatan inovasi, serta kuliah bersama dengan dosen UM.
Mulai tanggal 26 September 2022 tiga dari enam adjunct professor ini akan melakukan serangkaian kegiatan ilmiah di Fakultas Sastra. Mereka adalah Muhammad Kamarul Kabilan, Adzrool Idzwan bin Ismail, dan Zawawi bin Ismail. Sementara itu, tiga adjunct professor lainnya akan melakukannya secara daring dari negara masing-masing. Setelah prosesi pengukuhan yang diadakan pada hari Kamis pagi tanggal 29 September 2022, semua adjunct professor akan memberikan pidato ilmiah pada siang hari di fakultas.
Adzrool Idzwan bin Ismail, adjunct professor untuk Prodi S1 Desain Komunikasi Visual, tiba di Malang (Minggu, 25/9/2022)
Muhammad Kamarul Kabilan, adjunct professor untuk Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, tiba di Malang (Minggu, 25/9/2022)
Berikut daftar adjunct professor di FS UM:
|
No. |
Prodi/Departemen |
Nama Adjunct Professor |
Negara asal |
Institusi asal |
|
1 |
S1 Pendidikan Bahasa Indonesia |
Tom Hoogervorst |
Belanda |
KITLV, Leiden University |
|
2 |
S1 Pendidikan Bahasa Inggris |
Muhammad Kamarul Kabilan |
Malaysia |
Universiti Sains Malaysia |
|
3 |
S1 Pendidikan Desain Komunikasi Visual |
Adzrool Idzwan bin Ismail |
Malaysia |
Universiti Utara Malaysia |
|
4 |
S1 Pendidikan Bahasa Jerman |
Sabine Dengscherz |
Austria |
University of Vienna |
|
5 |
S1 Pendidikan Bahasa Arab |
Zawawi bin Ismail |
Malaysia |
Universiti Malaya |
|
6 |
D4 Perpustakaan Digital |
Martin Ebner |
Austria |
Graz University of Technology |
SGD 4 – QUALITY EDUCATION; SGD 7 – AFFORDABLE AND CLEAN ENERGY, SDG 8 – DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH, SGD 17 – PARTNERSHIP FOR THE GOALS