
Kota Malang – Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang kembali mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan internasional. Kali ini, giliran progam studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin yang mengirimkan delegasinya ke negeri tirai bambu, Tiongkok.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 26 mahasiswa secara serentak diberangkatkan pada program yang bernama 3+1 ini. Mereka diantaranya adalah Achmad Marzuqi, Agustin Maria, Akilah Syahadati Diri, Albert Jefferson Halim, Angelina Belqhizza, Chasera Gladyssha, Dea Rachmawati, Diah Novita, Fina Fahria Anjani, Geizka Ferara Giannicheda, Hafshah Nur Damasari, Hana Khaliza, Hesi Rahma Novita, Jessica Novianti, Malaul Marwah, Nadine Aliyya, Nandina Salsabila, Puncho Prayugo, Rafi’i Nafis Sabila, Restiana Putri Wulandari, Retno Wulan Anggraini, Trikora Mahardika, Ucca Anggana, Viola Ermawati, Wahyu Wulan Fitriana, dan Zamrotus Umu Firdausi.
Seluruh mahasiswa tersebut telah dilepas secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Sastra, Evynurul Laily Zen , S.S., M.A., Ph.D pada acara pelepasan yang digelar pada hari Jumat, 25 Agustus 2023. Bertempat di Aula AVA Gedung D14 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, kegiatan diawali oleh pengantar yang disampaikan oleh Kepala Departemen Sastra Jerman yang menaungi Prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin, yakni Dr. Dewi Kartika Ardiyani , S.Pd, M.Pd. Beliau menuturkan bahwa sejumlah mahasiswa tersebut akan berada di Guangxi Normal University selama satu tahun penuh dan akan masuk di Faculty of Letters.

Usai melakukan pelepasan secara simbolis, Wakil Dekan I Fakultas Sastra, Evynurul Laily Zen , S.S., M.A., Ph.D juga memberikan beberapa pesan, utamanya untuk memaksimalkan kesempatan langka ini. “Mengikuti kegiatan ini adalah privilege besar yang mulia, maka jangan disia-siakan dengan belajar, aktif organisasi maupun kegiatan, tingkatkan kemampuan bahasa Mandarin, dan jangan lupa sumbangkan prestasi untuk kampus kita”, jelasnya.
Lebih lanjut, ke-26 mahasiswa terpilih tersebut juga mendapatkan briefing teknis oleh beberapa dosen yang kelak akan mendampingi keberangkatan mereka, utamanya Dr. Dudy Syafruddin, S.S., M.A yang merupakan koordinator pada progam studi dan kegiatan ini. Adapun arahan teknis ini meliputi persiapan keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan ketika sudah mendarat di Guilin, Tiongkok, seperti paspor dan visa, dokumen keberangkatan, adaptasi budaya, dan lain sebagainya.

Diketahui, para delegasi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin ini akan bertolak ke Tiongkok pada hari Senin, 28 Agustus mendatang. Di sana, mereka yang akan membawa nama negara ini akan melakukan studi terkait banyak hal, utamanya Bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok. Nantinya, mereka akan mendapatkan keuntungan berupa partial founded dan rekognisi SKS beberapa mata kuliah sebagai bagian dari progam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digencarkan oleh Universitas Negeri Malang.
Progam 3+1 ini sendiri merupakan salah satu international outbond mobility yang dimiliki oleh Fakultas Sastra, dimana mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan perkuliahan selama satu tahun di luar negeri pada kampus-kampus mitra. Tak hanya di Tiongkok, program tahunan ini di progam studi lain juga memberikan opsi pada beberapa negara ASEAN, seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Reporter: Moch. Alfa Alfiansyah
Dokumentasi: Muh. Alfan Najami, Bismillah Meilu Putri, Ahmad Fauzi Ayatullah