Ruang Ormawa Baru, Energi Baru: Menghidupkan Kreativitas dan Kolaborasi Mahasiswa Lintas Departemen di Fakultas Sastra
Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang meresmikan deretan ruang Organisasi Mahasiswa (Ormawa) baru pada Senin, 24 November 2025, yang berlokasi di Gedung Ormawa Universitas Negeri Malang. Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem kegiatan kemahasiswaan, sekaligus menghadirkan ruang yang lebih representatif dan inklusif bagi berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Sastra.
Ruang Ormawa yang diresmikan meliputi lima organisasi dari berbagai departemen, yaitu Departemen Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Arab, Sastra Jerman, serta Seni dan Desain. Fasilitas baru ini diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi, kolaborasi, dan pengembangan program kreatif mahasiswa yang semakin dinamis di era kampus merdeka.
Acara peresmian turut dihadiri oleh pimpinan Fakultas Sastra, termasuk Dekan Fakultas Sastra Dr. Moch. Syahri, S.Sos., M.Si., serta para ketua departemen di lingkungan fakultas. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan, sekaligus komitmen fakultas dalam menyediakan sarana yang memadai bagi mahasiswa untuk berkembang secara akademik maupun nonakademik.
Dengan diresmikannya ruang Ormawa ini, Fakultas Sastra UM berharap tercipta suasana baru yang mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi, kegiatan lintas departemen, dan penguatan peran mahasiswa dalam berorganisasi. Fasilitas ini menjadi wujud nyata upaya fakultas dalam menghadirkan ruang tumbuh bagi generasi muda yang kreatif, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
DKV FS UM Jadi Destinasi Studi Edukatif bagi SMK Terpadu Roudlotul Hidayah
Rabu, 19 November 2025 — Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang menerima kunjungan studi dari SMK Pesantren Terpadu Roudlotul Hidayah. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 di Ruang Media Rekam, Gedung D18 Lantai 2 ini dihadiri oleh 60 siswa, Kepala Sekolah, serta delapan guru pendamping.
Rombongan disambut hangat oleh tim dosen Prodi S1 DKV FS UM yang memaparkan profil program studi, struktur kurikulum, dan lingkup kompetensi yang dipelajari mahasiswa, mulai dari desain grafis, ilustrasi, fotografi, videografi, hingga strategi komunikasi visual berbasis teknologi digital. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada peluang karier yang luas di industri kreatif, seperti periklanan, branding, desain produk digital, konten multimedia, dan bidang kreatif lainnya yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa diajak melihat fasilitas pembelajaran yang dimiliki Prodi DKV, termasuk ruang produksi, studio media rekam, dan berbagai sarana penunjang yang dirancang untuk mengasah kreativitas dan kemampuan teknis mahasiswa. Penjelasan ini memberikan gambaran nyata mengenai proses belajar yang kolaboratif, inovatif, serta berbasis proyek yang menjadi ciri khas pendidikan desain di UM.
Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk memahami dunia akademik dan profesional di bidang desain komunikasi visual. Melalui diskusi interaktif, para peserta tampak antusias menanyakan berbagai hal, mulai dari proses masuk perguruan tinggi hingga persiapan portofolio sebagai syarat penting bagi calon mahasiswa desain.
Fakultas Sastra UM berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi para siswa dalam menentukan arah studi dan karier mereka di masa depan. Selain memperluas wawasan peserta, kunjungan ini juga memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah, khususnya dalam upaya membuka akses pengetahuan dan pengalaman belajar yang lebih luas bagi generasi muda.
FS UM Gaungkan Literasi AI: Dari Konten Pembelajaran hingga Asesmen Berbasis Teknologi, Lokakarya AI FS UM Dorong Inovasi Pembelajaran Digital
Selasa, 18 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan program peningkatan kompetensi pendidik melalui kegiatan Lokakarya Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Pengembangan Konten Pembelajaran. Acara yang berlangsung di Aula AVA D14 ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan yang antusias mendalami pemanfaatan teknologi AI.
Lokakarya ini menghadirkan tiga narasumber dari bidang keilmuan berbeda. Prof. Dr. Roekhan, M.Pd., Guru Besar Departemen Sastra Indonesia UM, membuka pemaparan dengan menyoroti urgensi literasi digital dan etika akademik dalam penggunaan AI. Dilanjutkan oleh Dr. Marzuki, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Madako Tolitoli, yang menjelaskan proyeksi pemanfaatan AI dalam pendidikan global, khususnya dalam pengembangan konten pembelajaran yang adaptif dan personal.
Narasumber ketiga, Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., dari Departemen Teknologi Pendidikan UM, memberikan penekanan pada penggunaan AI untuk pengembangan media pembelajaran serta penerapannya pada evaluasi dan asesmen. Ia menunjukkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Seluruh sesi dipandu oleh Dr. Bambang Prastio, M.Pd., yang bertindak sebagai moderator.
Materi lokakarya meliputi pengembangan konten pembelajaran di era digital, literasi AI, proyeksi AI dalam dunia pendidikan, serta pemanfaatannya pada media pembelajaran dan sistem evaluasi. Peserta juga diperkenalkan pada contoh nyata pemanfaatan platform berbasis AI untuk mendukung proses belajar mengajar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk memahami teknologi, tetapi juga memperkuat kesiapan pendidik dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. Fakultas Sastra UM berharap lokakarya ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang inovasi baru di ranah pendidikan modern. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang relevan, mutakhir, dan berdampak bagi masyarakat pendidikan.
Bangun Budaya Akademik Berintegritas, Departemen Sastra Indonesia Hadirkan Lokakarya Antiplagiasi
Rabu, 19 November 2025 — Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, sukses menyelenggarakan Lokakarya Pencegahan dan Penanganan Plagiasi dalam Penelitian dan Publikasi Ilmiah di Aula AVA D14. Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 16.00 WIB ini menarik antusiasme besar dari mahasiswa, dengan total 170 peserta dari berbagai angkatan yang memenuhi ruangan sejak pagi.
Kegiatan ini digagas sebagai langkah strategis Departemen Sastra Indonesia dalam menguatkan budaya akademik yang berintegritas, khususnya di tengah meningkatnya tantangan penulisan ilmiah pada era digital. Melalui lokakarya ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk plagiasi dan konsekuensi etik maupun administratifnya, tetapi juga dibekali keterampilan teknis untuk menghindarinya—mulai dari teknik parafrasa yang benar, penggunaan aplikasi pengecekan kesamaan, hingga etika sitasi dalam berbagai gaya penulisan.
Sepanjang sesi, para pemateri menekankan bahwa integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi fondasi utama dalam membangun kredibilitas akademik dan profesional di masa depan. Mahasiswa diajak berdiskusi mengenai kasus-kasus nyata yang sering terjadi dalam penyusunan karya ilmiah, serta strategi konkret untuk mencegah pelanggaran secara sadar maupun tidak disengaja.
Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan diskusi interaktif yang berkembang hingga akhir acara. Para mahasiswa mengaku bahwa lokakarya ini membantu mereka lebih percaya diri dalam menyusun karya ilmiah, terutama ketika menghadapi tugas akhir, artikel jurnal, atau proyek penelitian lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Fakultas Sastra UM dalam membangun ekosistem akademik yang sehat, etis, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat komitmen institusi terhadap standar mutu pendidikan tinggi.
Dengan terselenggaranya lokakarya ini, Departemen Sastra Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Budaya akademik berintegritas bukan hanya cita-cita, tetapi gerakan kolektif yang dimulai dari kesadaran individu dan dukungan institusi secara berkelanjutan.