Whether they are driven by customer feedback, industry data analysis or channel-specific metrics, good marketers employ insights to drive their particular marketing strategies. They are to uncover buyer insights that will provide you with meaningful stats to guide these people toward the most efficient tactics, whilst keeping their very own audience in the middle of their delivery.
Consumer ideas are important truths with regards to your audience that help you make targeted business decisions, keep the customer at the center of your thinking, and spark innovative suggestions that work. When masses of data can be vast for internet marketers, presenting the findings in a way that highlights the main aspects of your research is key.
Obtaining marketing insights can be done through various methods, but the most frequent is by https://www.syedmarketingblog.com/mobile-money-code conducting research with customers. Direct consumer feedback enables companies to understand about their audience’s opinions, tastes, and habits, such as the way they prefer to connect to brands, what services or products they are most interested in and why.
The Baby Boomer technology, for example , is recognized to value family figures and ease and comfort, while Generation X is more likely to prioritize bargains and lowering costs. Using this details, businesses can tailor all their marketing and product offerings to match the requires of these diverse segments to increase customer life span value.
Insights can also be learned from competitors’ activities, including reading customer opinions on review services, inspecting social media activity or assessing competitor’s websites through competition analysis equipment. However , the best insights are the ones gleaned by a variety of both first-party and thirdparty sources.
Kota Malang – Departemen Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) menerima delegasi dari Program Studi Sastra Indonesia dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dalam rangka penjemputan 11 mahasiswa Student Mobility. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 30 Oktober 2023 bertempat di Ruang Sidang D16.204 Fakultas Sastra UM.
Dalam kegiatan ini, hadir Sekretaris Departemen Sastra Indonesia Fakultas Sastra, Moh. Safii, S.Kom., M.Hum.; Koordinator Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr.Karkono, S.S., M.A.; dan dosen mata kuliah Indra Suherjanto, S.Pd, M.Sn. Sementara itu, perwakilan dari UINSA terdiri dari Kepala Program Studi Sastra Indonesia, Haris Shofiyuddin, M.Fil.I., yang turut didampingi oleh beberapa orang dosen dan tenaga kependidikan. Dari sisi mahasiswa, penjemputan ini juga dihadiri secara langsung oleh kesebelas mahasiswa, diantaranya Rachma Charotun Nisa’, Durrotul Inayah, Dila Lutfhfiyah Wardani, Anzhar Syam Sulthon, Leny Wahyu Ningrat, Intan Aurelia Senja, Vidia Intan Sari, Indira Aripiantu, Rahma Fitria, Ahmad Fatih Fridani, Nouveilla Fayza, Amhar Syam, dan Ahmad Fatih.
Acara ini dibuka oleh Moh. Safii, S.Kom., M.Hum. yang menyampaikan informasi mengenai metode pembelajaran Problem and Case Method yang diterapkan di UM. Ia juga menekankan perbedaan metode pengajaran di UINSA dan UM, dengan lebih menekankan praktik daripada teori.
Hal senada juga disampaikan oleh Anzhar, salah satu perwakilan mahasiswa.Dalam kesan pesannya, ia menjelaskan bahwa metode pembelajaran di UM adalah proyek berbasis karya, sehingga memberikan lebih banyak peluang untuk praktek.
“Mata kuliah yang disajikan di sini berbeda dengan yang ada di UINSA. Di sini lebih banyak praktek langsung, jadi tidak hanya teori saja”, jelasnya.
Hal tersebut juga kian dikuatkan dengan prakata yang disampaikan oeh Indra Suherjanto, S.Pd, M.Sn yang secara langsung mengajar para mahasiswa pada mata kuliah menulis naskah drama. Dalam prakatanya itu, ia menyebutkan jika banyak pengalaman yang diperoleh dengan para mahasiswa, seperti di awal hanya 2 mahasiswa yang tertarik, namun akhirnya semua mahasiswa UINSA bergabung dan betah diajarnya untuk berkarya.
Acara penjemputan ini kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Haris Shofiyuddin, M.Fil.I., selaku Kaprodi UINSA yang mengungkapkan terima kasih atas program kerja sama ini. Ia juga meminta maaf atas segala kesalahan yang mungkin terjadi selama proses pembelajaran dan mengapresiasi kerja keras tenaga pendidikan UM yang telah menjaga mahasiswa dengan baik. Tak sampai di sana, ia juga berharap ada kerja sama yang lebih erat dan formal di masa depan.
Acara yang berlangsung secara semi formal ini kemudian diakhiri oleh kesan pesan yang kini disampaikan oleh Dr.Karkono, S.S., M.A selaku koordinator program studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf, ia juga menyatakan bahwa UM selalu terbuka untuk bekerja sama, seperti mengadakan seminar, kuliah umum, penerbitan karya, pertukaran mahasiswa, dan lain sebagainya. Ia juga berharap agar pembahasan lebih lanjut mengenai kerja sama ini akan segera dilakukan di waktu yang akan datang.
Acara penjemputan Student Mobility ini ditutup dengan sebuah foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan. Tak sampai di sana, rombongan dari UINSA juga berkesempatan untuk studi lapangan di TU Fakultas Sastra UM. Sebagai informasi, program Student Mobility ini telah berlangsung selama dua minggu. Dalam waktu tersebut, para mahasiswa inbound telah mengikuti berbagai kegiatan akademik dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa dan dosen di Departemen Sastra Indonesia Fakultas Sastra UM.
Kamis, 19 Oktober 2023 Tim Departemen Sastra Arab FS UM melakukan kunjungan dalam rangka Benchmarking Pengelolaan Jurnal di Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, yaitu Fakry Hamdani, Ph.D, selaku Dekan FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Dedih Wahyudin, M.Ag selaku Pimpinan Jurusan Pendidikan Bahasa, Dr. Siti Sanah, M.Ag selaku Kaprodi PBA UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sedangkan tim dari Departemen Sastra Arab FS UM dipimpin oleh Dr. Moch. Wahib Dariyadi, M.Pd, selaku Sekretaris Departemen Pendidikan Bahasa Arab FS UM. Tepat pukul 14.00 WIB acara dimulai di ruang Aulalantai 3 FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Bapak Fakry Hamdani, Ph.D dalam sambutan, beliau menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sebagai langkah strategis agar generasi penerus bangsa, dengan pengelolaan jurnal yang baik maka publikasi ilmiah dapat dirasakan manfaatnya secara luas. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Departemen PBA FS UM Bapak Dr. Moch. Wahib Dariyadi, M.Pd yang dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tujuan hadirnya di Prodi PBA FTK UIN Sunan Gunung Djati adalah untuk benchmarking tentang pengelolaan Jurnal dan juga dengan dilakukannya penandatanganan IA sebagai Kerjasama antara Prodi PBA FS UM dengan Prodi PBA FTK UIN Sunan Gunung Djati. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata.
Setelah itu, kegiatan diskusi mengenai pengelolaan jurnal yang selama ini telah dilakukan di FTK UIN Sunan Gunung Djati, salah satunya Jurnal yang telah terindeks Scopus yaitu Jurnal Pendidikan Islam (JPI), sesi diskusi ini dipandu langsung oleh Dr. Karman, M.Ag selaku Managing Editor, beliau menyampaikan tips dan trik agar pengelolaan jurnal dari awal sampai akhir hingga dapat terindeks Scopus. Harapan beliau, Jurnal-jurnal yang ada di UM umumnya, maupun di PBA FS UM khususnya dapat segera terindeks Scopus juga, agar artikel yang dipublikasikan dapat lebih luas kebermanfaatannya. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama pada salah satu spot foto terbaik di FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kamis, 19 Oktober 2023 Tim Prodi Pendidikan Bahasa Arab FS UM melakukan kunjungan dalam rangka Benchmarking Kurikulum dan Metode Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Case Method dan Team-Based Project di Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab, yaitu Prof. Dr. Mohamad Zaka Al Farisi, M.Hum, selaku Kaprodi PBA FPBS UPI, Dr. Asep Sopian, M.Ag selaku Sekprodi S1 dan S2 PBA FPBS UPI, Sedangkan tim dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab FS UM dipimpin oleh Dr. Moch. Wahib Dariyadi, M.Pd, selaku Sekretaris Departemen Pendidikan Bahasa Arab. Tepat pukul 10.00 WIB acara dimulai di ruang Rapatlantai 3 FPBS UPI.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa ArabFPBS UPI. Bapak Prof. Dr. Mohamad Zaka Al Farisi, M.Hum dalam sambutan, beliau menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini harus tetap terjalin dan semoga terus berlanjut, mengingat UPI dan UM merupakan eks LPTK yang bisa saling menerapkan simbiosis mutualisme dalam berbagai program yang disusun. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Departemen PBA FS UM Bapak Dr. Moch. Wahib Dariyadi, M.Pd yang dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tujuan hadirnya di Prodi PBA FPBS UPI adalah untuk benchmarking tentang kurikulum dan metode pembelajaran bahasa Arab berbasis Case Method dan Team-based Project dan juga dengan dilakukannya penandatanganan IA sebagai Kerjasama antara Prodi PBA FS UM dengan Prodi PBA FPBS UPI. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata.
Setelah itu, diskusi mengenai kurikulum dan metode pembelajaran yang selama ini telah diterapkan di Prodi PBA FPBS UPI. Secara umum case method dan team-based project telah diterapkan kepada mahasiswa di UPI, apalagi bagi mahasiswa semester 7 dan 8 menjadi syarat untuk menyelesaikan skripsi dapat ditempuh dengan membuat suatu project. Dan hal ini juga telah diterapkan pada prodi PBA FS UM meskipun ada ciri khas masing-masing.
Disamping diskusi mengenai kurikulum dan metode pembelajaran, Kaprodi PBA FPBS UPI juga menyampaikan terkait pertukaran mahasiswa antar eks LPTK dapat dilaksanakan kembali, sehingga sekaligus saling mendukung program MBKM dan juga saling bertukar untuk publikasi baik bagi dosen maupun mahasiswa. Kegiatan diakhiri dengan foto Bersama dengan keluarga besar PBA FPBS UPI.
“Seberapa canggih pun teknologi, bahkan yang mampu melakukan segala hal sekalipun, tidak akan pernah menggantikan peran guru karena guru adalah figur yang digugu dan ditiru.” ungkap Mbak Nurmalia Hidayah, salah satu peserta workshop. Begitulah kiranya kesan peserta setelah mengikuti workshop pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pembelajaran bahasa Arab yang diadakan pada hari Sabtu (14/10/23) di Laboratorium Komputer SMA Islam Almaarif Singosari.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh dosen Departemen Sastra Arab (DSA) Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) ini berkolaborasi dengan IMLA’ Jawa Timur, Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab Jawa Timur, dan SMA Islam Almaarif Singosari. Ibu Titik Susanti, S.Pd, selaku Kepala SMA Islam Almaarif Singosari, sangat mendukung kerja sama ini dan membuka pintu lebar bagi UM untuk mengadakan workshop lebih lanjut. Workshop yang dihadiri oleh tenaga pendidik dari seluruh Jawa Timur ini terdiri dari dua sesi materi.
Pada sesi pertama, ketua tim pengabdian masyarakat DSA UM, Moh. Fery Fauzi, S.Pd., M.Pd.I, membahas tentang pentingnya mengikuti perkembangan teknologi serta membagikan berbagai website berbasis AI yang relevan dengan bahasa Arab, seperti qalam.ai, magicschool.ai, https://www.questionwell.org/, dan masih banyak lagi. Sesi ini dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan website Canva berbasis AI oleh dua mahasiswa Departemen Sastra Arab UM.
Sementara pada sesi kedua, Moh. Fauzan, S.Pd., M.Pd., M.Pd.I, memfokuskan materi pada pembuatan video pembelajaran bahasa Arab menggunakan aplikasi SCREENCAST-O-MATIC (SOM). Seluruh peserta diberikan bimbingan dan arahan satu per satu untuk mempraktikkan penggunaan aplikasi ini secara langsung. Hal ini bertujuan agar peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pembuatan video pembelajaran bahasa Arab dalam pengajaran sehari-hari.
Salah satu peserta, Mbak Nurma, berbagi pengalaman pribadinya dan menegaskan bahwa melalui workshop ini, ia berhasil memulihkan kepercayaan dirinya sebagai seorang tenaga pendidik, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI. Ia pun memiliki harapan besar, yaitu agar workshop semacam ini dapat diperluas cakupannya, sehingga dapat memberikan kepercayaan diri kepada semua tenaga pendidik di seluruh negeri, sekaligus menghapuskan kekhawatiran seputar potensi penggantian peran guru oleh AI.
“Dengan adanya pelatihan seperti ini, guru dapat menciptakan inovasi baru dan lebih termotivasi dalam menyusun soal yang sesuai dengan materi pembelajaran dengan tingkat kreativitas masing-masing,” ujar Bapak Ahmad Fadil, S.Pd.I, kepala sekolah MTsS Nurul Ulum Sumbermanjing Wetan yang turut serta sebagai peserta.
Tidak hanya itu, Ketua F-MGMP Bahasa Arab Jawa Timur, M. Rizalul Furqon, M.Pd, juga menyampaikan harap/annya bahwa workshop ini ke depannya dapat dilaksanakan secara hybrid. Tujuannya adalah untuk memperluas kesadaran tentang penggunaan AI serta menarik lebih banyak tenaga pendidik dari berbagai daerah untuk bergabung dalam workshop. Ibu Titik juga berharap agar ke depannya durasi workshop bisa lebih panjang, sehingga di akhir kegiatan, setiap peserta memiliki hasil produk yang dapat diaplikasikan pada kelas masing-masing.