Fakultas Sastra menggerakkan para dosennya untuk lebih aktif menulis artikel yang akan dipublikasikan di jurnal. Untuk memberikan wawasan tentang artikel yang dapat dimuat di jurnal terindeks telah diundang Prof. Yunisrina Qismullah Yusuf, Ph.D. sebagai narasumber dalam acara workshop penulisan artikel publikasi pada jurnal terindeks. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daging pada tanggal 29 November 2021.
Previous
Next
Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Sastra (Prof. Utami Widyati, Ph.D.) yang dihadiri oleh para Wakil Dekan, para Ketua Jurusan, para Kaprodi, dan para dosen Fakultas Sastra UM. Setelah itu dilanjutkan narasumber menyampaikan materinya. Narasumber memberikan kiat-kiat menulis artikel agar dapat publish di jurnal terindeks. Materi yang diberikan bagaimana membuat judul yang yang menarik, cara memaparkan abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metode, hasil dan pembahasan, menyusun penutup dan daftar pustaka. Ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis jurnal dimana harus menyesuaikan pedoman jurnal yang dituju. Perlu cermat dalam memilih jurnal yang sesuai dgn topik yang ditulis.
Ketika mengirimkan artikel pada jurnal terindeks tentunya menguji kesabaran dan pantang menyerah jika ditolak. Artikel yang ditolak dapat direvisi sesuai masukan reviuwer dan dapat dikirim lagi ke jurnal yang sesuai. Kata kunci yang diberikan oleh Prof. Yunisrina jangan takut gagal, teruslah mencoba sampai berhasil.
Tim pengelola Jurnal Universitas Musamus Merauke melakukan kunjungan ke pengelola jurnal TEFLIN dalam rangka studi banding terkait dengan pengelolaan jurnal. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Jurusan Sastra Inggris, Kamis (25/11/2021).
Perwakilan delegasi tim pengelola Jurnal Universitas Musamus menyampaikan bahwa kehadiran tim pengelola jurnal ke Fakultas Sastra dalam rangka melakukan studi banding dan belajar secara langsung dengan Tim pengelola jurnal TEFLIN (The Association of Teaching English as a Foreign Language in Indonesia) terkait bagaimana kiat-kiat pengelolaan jurnal ilmiah bereputasi internasional.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Prof. Utami Widiati, Ph.D, Dekan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang sekaligus Presiden TEFLIN Periode 2021-2024, dan Prof. Dr. Yazid Basthomi , M.A. Dalam kesempatan ini, Tim pengelola jurnal TEFLIN memaparkan seluk beluk pengelolaan jurnal TEFLIN dan berbagai praktik baik yang selama ini dilakukan.
Kamis (25/11/2021), Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang mendapat kunjungan dari jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik) Universitas Negeri Semarang (UNNES). Delegasi Universitas Negeri Semarang terdiri dari lima perwakilan dosen yang dipimpin oleh Dr. Udi Utomo, M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni UNNES. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan penjajakan kerjasama dan penandatanganan MoU.
Delegasi Universitas Negeri Semarang disambut oleh Prof. Utami Widiati, Ph.D (Dekan Fakultas Sastra), Dr. Wida Rahayuningtyas (Ketua Program Studi Seni Tari dan Musik), di Ruang Sidang Gedung D16, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.
Prof. Utami Widiati, Ph.D dalam kesempatan ini berharap dengan adanya kegiatan ini, dari kedua belah pihak bisa saling belajar dan dapat berbagi praktik baik, terutama yang sedang populer adalah pelaksanaan/implementasi dari BKP MBKM.
Dari kunjungan tersebut, dibahas pula berbagai kemungkinan bentuk kerjasama yang memungkinkan untuk dilaksanakan di waktuyang akan datang.
Tim Pengabdian Masyarakat dari Sastra Inggris UM telah melaksanakan kursus BIPA secara daring melalui Zoom dan melibatkan masyarakat Belanda yang memiliki antusiasme dalam belajar Bahasa Indonesia.
Dalam kegiatan di tahun 2021 yang merupakan lanjutan dari kegiatan di tahun 2020, Jurusan Sastra Inggris FS UM bekerja sama dengan organisasi nirlaba Belanda, Indonesia Nederland Youth Society (INYS). Bersama, mereka mengadakan pelatihan Bahasa Indonesia level pemula dan mahir secara daring.
Ketua pelaksana Abmas, Dr Nurenzia Yannuar, mengungkapkan bahwa ada banyak sekali orang Belanda yang memiliki keterkaitan dengan Indonesia. Mereka memiliki darah Indonesia, atau memiliki pasangan yang berasal dari Indonesia. Ada juga yang tertarik dengan Indonesia karena sering melakukan penelitian di Indonesia.
Dalam Abmas ini, tim dosen KBK Linguistik Jurusan Sastra Inggris FS UM menyelenggarakan pelatihan selama 10 minggu berturut-turut, setiap hari Minggu pada bulan Mei sampai Juli 2021. Setiap pertemuan berjalan selama 90 menit melalui ruang virtual Zoom. Pelatihan tahap kedua untuk tingkatan mahir berlangsung selama 10 minggu juga pada bulan Oktober sampai November 2021.
Kelas diadakan setiap hari Sabtu dengan melibatkan tim dosen Dr. Evi Eliyanah, Nabhan F. Choiron, M.A., dan alumni Ida Ayu Shitadevi M. Hum dan Lely Tri Wijayanti, M.A. yang memang telah berpengalaman mengajar bahasa.
Salah seorang peserta, Remco Vermeulen, mengatakan sangat senang belajar Bahasa Indonesia dengan cara ini. “Saya senang bisa ikut pelatihan daring ini dan semoga akan ada kursus lanjutan di tahun depan,” harapnya.
Sebagai mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman Universitas Negeri Malang, Rount Maulero ikut serta memeriahkan peringatan bulan bahasa di tahun ini. Peringatan bulan bahasa tersebut tidak hanya di dalam UM melainkan dibeberapa kampus yang mengadakan perlombaan di bidang kebahasaan. Hal tersebut tidak dibiarkan berlalu begitu saja, Rount memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengasah kemampuan dan berkontribusi untuk jurusannya.
Pada tanggal 8-10 Oktober 2021, Rount Maulero mengikuti lomba Vortrag Halten atau lomba pidato bahasa Jerman yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yapari Bandung. Dalam perlombaan tersebut terdapat beberapa kampus yang ikut serta, mulai dari Universitas Negeri Jakarta, Universitas Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, dan masih banyak kampus lagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan beberapa kegiatan tambahan diantaranya webinar, sosialisasi kampus, dan beberapa ajang lomba lainnya. Dari perlombaan tersebut, Rount berhasil meraih juara 3 tingkat Nasional, dengan juara 2 dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan juara 1 dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Selanjutnya tanggal 30-31 Oktober 2021, Rount kembali mengikuti perlombaan pidato bahasa Jerman nasional yang diadakan oleh Universitas Negeri Surabaya. Dalam perlombaan ini ada sedikit perbedaan, dimana ketika di STBA teknik berpidato adalah dengan menggunakan video rekaman yang dikumpulkan ke panitia. Namun di UNESA teknik berpidato dilakukan secara langsung pada platform zoom. Dalam perlombaan tersebut diikuti oleh 24 peserta se-Indonesia. Dari pulau sumatera, jawa, maluku, dll. Saat pengumuman , Rount berhasil mendapatkan juara ke 2. Dimana juara 3 diraih oleh Universitas Indonesia dan juara 1 diraih oleh Universitas Negeri Surabaya.
Dari dua kejuaraan tersebut, Rount berharap bisa membawa nama baik jurusannya semakin tinggi dan dipandang di tingkat nasional. Ia juga berharap mampu memberikan kontribusi terbaiknya kepada kampus UM tercinta. Ucapan rasa syukur dan bangga tiada tara kepada para dosen dosen di jurusan Sastra Jerman UM yang telah membantu dan mendukung dirinya hingga menjadi juara di tingkat nasional. Semoga kisah tersebut mampu menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjadi mahasiswa yang lebih baik lagi ke depannya.