Malang, Kamis (9/11/23) – Pada pukul 09.00 WIB Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang menerima dan menyambut kedatangan dari Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung yang tidak lain bertujuan untuk studi banding. Kegiatan ini berlangsung di Gedung D16 ruang 204 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.
Diawali dengan sambutan dari Bapak Dr.Moch. Syahri, S.Sos, M.Si. selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, Beliau menyampaikan penyambutan yang hangat kepada Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung. Tidak hanya itu, Bapak Syahri juga menyampaikan pentingnya menjalin hubungan dengan sesama Universitas atau biasa disebut dengan studi banding karena menurut beliau semua universitas sama namun terkadang perlu tambahan inovasi-inovasi baru dari universitas lain.
Dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Dosen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung. Setelah itu, Bapak Dr.Moch. Syahri, S.Sos, M.Si memperlihatkan video profil Fakultas Sastra dan menjelaskan fasilitas-fasilitas, kegiatan, dan departemen yang ada di Fakultas Sastra. Lalu, Penyerahan cinderamata dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Setelah melakukan foto bersama, perwakilan Dosen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung menyampaikan apa saja yang ada di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung, dimulai dengan menjelaskan institut ini terdiri dari tiga Fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan bisnis, Fakultas Ilmu Komputer, dan Fakultas Hukum bisnis desain dan Pariwisata. Beliau menjelaskan“Saat ini Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya Lampung sedang mengajukan beberapa program studi baru seperti pariwisata dan DKV”. Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan bahwa saat ini Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung melaksanakan banyak kunjungan ke universitas atau institut lain seperti Unversitas Islam Indonesia (UII) dan Institut Seni Indonesia (ISI).
Diakhiri dengan penyampaian materi dari Bapak Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn.mengenai Departemen Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk menambah wawasan dan inovasi baru, serta menjalin kerja sama antar uuniversitas atau institut dalam bidang apapun demi memajukan universitas atau institut masing-masing.
DESIGNIUM 2023 sukses digelar dengan dihadiri oleh pembicara sekaligus pemateri seminar, Assoc. Prof. Dr. Badrul Bin Isa dari Fakultas Pendidikan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dan Mohammad Arief Nazaruddin, S.Sn., M.Ds. dari Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya. Design’s International Symposium atau DESIGNIUM 2023 adalah acara seminar yang diadakan secara berkala oleh Program Studi Desain dan Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang. Tujuannya adalah untuk memperluas pengetahuan mahasiswa di luar ruang kelas. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung D14, Audio Visual Aula (AVA) pada hari Jumat (10/11).
Wakil Dekan III Fakultas Sastra, Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd. dalam sambutannya mengingatkan pentingnya kreativitas dalam proses belajar dan berpartisipasi dalam masyarakat. Kemampuan untuk berpikir dan bertindak kreatif menjadi poin yang dibutuhkan di era serba cepat seperti sekarang.
Selaras dengan sambutan WD III FS, Andreas Syah Pahlevi, S.Sn., M.Sn. yang menjabat sebagai Sekretaris Departemen Seni dan Desain, juga memberikan sambutan dan berharap agar mahasiswa dapat memaksimalkan manfaat dari seminar semacam ini. Beliau menggarisbawahi bahwa pendidikan seni memainkan peran yang signifikan dalam industri kreatif yang besar. “Seminar dan kuliah tamu merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah pengalaman dan pengetahuan di luar lingkungan perkuliahan. Mahasiswa seharusnya mengambil peluang ini semaksimal mungkin,” ungkap beliau.
Acara ini dipandu oleh Joni Agung Sudarmanto, S.Sn., M.Ds., dan mencakup dua topik besar, yaitu Creative Industry dan Immersive Media. Sesi penyampaian materi dilakukan selama dua jam penuh, diikuti oleh sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi mahasiswa. Acara diakhiri dengan momen berbagi foto bersama. Harapannya, seminar DESIGNIUM 2023 dapat memberikan pengetahuan dan wawasan yang berharga bagi semua peserta, membantu mahasiswa dalam memahami perkembangan terbaru dalam industri kreatif dan teknologi media yang terus berubah dan memengaruhi dunia sekitar mereka.
Pewarta: Indhana AF Mubarokah (Intern Humas FS UM)
Kota Malang – Departemen Sastra Arab Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan dari siswa siswi kelas 12 Madrasah Aliyah Al-Kahfi, Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa 07 November 2023 bertempat di Ruang Sidang D16.204 Fakultas Sastra UM. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Departemen Sastra Arab Fakultas Sastra, Dr. Muhammad Ahsanuddin S.Pd., M.Pd.; Sekertaris Departemen Sastra Arab, Dr. Mohammad Wahib Dariyadi, M.Pd.; ketua tim humas Fakultas Sastra UM, Dr. Tri Wahyunigtyas S.Pd., M.Si. Selain itu hadir Kepala Madrasah Aliyah Al-Kahfi bapak Ahmad Ibnu Ridwan Lc., bersama bapak/ibu guru serta siswa siswi dari Madrasah Aliyah Al-Kahfi, Bogor.
Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh bapak Ahmad Ibnu Ridwan Lc., yang menyampaikan informasi mengenai Madrasah Aliyah Al-Kahfi. Sambutan kedua disampaikan oleh ibu Dr. Tri Wahyunigtyas S.Pd., M.Si., yang menyampaikan informasi seputar Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Beliau menyampaikan program studi apa saja yang tersedia di Fakultas Sastra dan kemudahan beasiswa apa saja yang dapat diperoleh oleh mahasiswa. Beliau juga menekankan akreditasi program studi di Fakultas Sastra yang sudah terakreditasi internasional, serta slogan dan ciri khas dari Fakultas Sastra yaitu “kalau nggk mbois bukan Fakultas Sastra“.
Cantika, salah satu perwakilan mahasiswa.Dalam kesan pesannya, ia menjelaskan bahwa fasilitas yang tersedia di Universitas Negeri Malang serta organisasi maupun kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa diluar pembelajaran di kelas. “di Fakultas Sastra itu ada banyak organisasi, kegiatan dan Unit Kreativitas Mahasiswa yang disajikan dan dapat dipilih sesuai dengan minat dan bakat masing-masing”, jelasnya.
Hal tersebut juga kian dikuatkan dengan prakata yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Ahsanuddin S.Pd., M.Pd., yang secara langsung mengajar para mahasiswa di Departemen Sastra Arab. Dalam materinya beliau menjelaskan terkait Departemen Fakultas Sastra. Beliau menjelaskan tujuan, manfaat dari mahasiswa yang berkuliah di program studi Pendidikan Bahasa Arab, seperti menjadi guru, penerjemah, penulis buku, pemandu wisata, kaligrafer, dan lain sebagainya. Beliau tak lupa menekankan fasilitas dan organisasi yang datang diikuti oleh mahasiswa agar mahasiswa tak hanya belajar namun juga praktek agar dapat terus meningkat kemampuan berbahasa Arab, seperti dengan mengikuti lembaga Al Manabir (untuk fokus pelatihan debat bahasa Arab), Al Karomi (bagi pecinta teater dan musik), selain itu banyak MTQ yang menyajikan berbagai macam lomba seputar bahasa Arab, dan terdapat Seminar Nasional Bahasa Arab Mahasiswa (SEMNASBAMA).
Dalam pesannya beliau menyampaikan bahwa Fakultas Sastra menyediakan fasilitas seperti SAC (Self Aces Center) yang menjadi sanggar budaya bagi setiap program studi di Fakultas Sastra. Tempat tersebut dapat menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menemukan berbagai buku seputar program studi masing-masing departemen. Beliau menekankan bahwa terdapat banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sebanyak-banyaknya seperti dengan adanya pertukaran pelajar, Asistensi Mengajar (AM) Thailand yang memberikan peluang mahasiswa untuk belajar diluar negeri. Di akhir kalimat beliau tak lupa menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi kehadiran bapak/ibu guru, serta siswa siswi dari Madrasah Aliyah Al-Kahfi. Tak sampai di sana, beliau juga berharap agar siswa siswi dari Madrasah Aliyah Al-Kahfi nanti dapat berkuliah di Fakultas Sastra UM, khususnya di program studi Pendidikan Bahasa Arab.
Kegiatan Goes to Campus tahun 2023 ini mendapat perhatian dan respon yang baik dari para siswa siswi Madrasah Aliyah Al-Kahfi, Bogor. Hal tersebut dilihat dari adanya pertanyaan yang menunjukkan minat dan ketertarikan terhadap program studi Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Sastra UM. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.
Di tengah dinamisnya ragam budaya Indonesia, Taman Budaya NTB (Taman Budaya NTB) berdiri sebagai tempat untuk apresiasi sekaligus wahana ekspresi seni berbasis tradisional , non tradisdional maupun kreasi bagi para seniman local dan nasional, Masyarakat sekolah dan juga masyarakat umum. Terletak di jantung provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pusat kebudayaan ini ramai dengan segudang kegiatan dan acara.
Tim MBKM Fakultas Sastra (FS), Universitas negeri Malang pada hari Kamis tanggal 2 November 2023 bertamu ke Taman Budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjajagi kerjasama yang terbingkai dalam kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Rombongan tim FS dipimpin oleh ketua Satgas MBKM FS, Dr.Nanang Zubaidi, Ph.D., dan didampingi oleh anggota Pokja MBKM lain yaitu Dra. Endang Wara Supritahin Dyah Pratamawati, M.Pd, Dr. Dwi Sulityorini, M.Hum., Dr. Lestari Setyowati, M.Pd, dan Fariza M.Sn. Kedatangan tim MBKM FS disambut oleh Kepala Taman Budaya NTB, Sabaruddin, S.Pd.
Hasil diskusi dari tim MBKM FS dan Taman Budaya NTB menghasilkan beberapa poin kerjasama, diantaranya kegiatan Magang untuk mahasiswa FS dan dalam kegiatan fotografi, videografi, media, branding destinasi dan juga seni pertunjukkan. Secara formal, kerjasama tersebut ditandai dengan di tandatangani nya Perjanjian Kerjasama antara FS dan Taman Budaya NTB. Pihak taman budaya NTB sangat senang dengan kunjungan dari satgas MBKM FS, dan berharap poin-poin kegiatan yang tertuang dalam perjanjian kerjasama tersebut dapat diimplementasikan sepenuhnya di masa mendatang.
Pada hari Rabu, 1 November 2023, Self-Access Center (SAC) dari Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang menggelar pembukaan Art & Language Festival (ALF) . Kegiatan yang diselenggarakan oleh SAC Fakultas Sastra ini bertujuan untuk memperkenalkan SAC kepada seluruh civitas akademika, terutama mahasiswa. Hari pertama dimeriahkan dengan kunjungan dari siswa/i SMA sederajat, diikuti dengan berbagai penampilan yang menjadi ciri khas setiap SAC di Outdoor Learning Space, yang sekaligus membuka rangkaian kegiatan ALF. Selain penampilan, festival ini juga merupakan ajang Open House yang menghadirkan beragam budaya dengan pendekatan yang unik. Festival ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Rabu hingga Jum’at, 3 November 2023.
Bu Cicik Tri Jayanti, S.Pd, M.A., koordinator SAC Sastra Indonesia, mengungkapkan kepuasannya dengan pemilihan tempat pembukaan ALF tahun ini, yang diselenggarakan di Outdoor Learning Space. Lokasi ini terbukti mampu menarik perhatian mahasiswa secara luas, terutama karena acara ini diselenggarakan pada saat kebanyakan mahasiswa telah menyelesaikan jam kuliah. “Saya rasa penampilan-penampilan yang ada tadi sangat merepresentasikan budaya-budaya yang hadir di SAC, apalagi tadi ada penampilan langsung dari native Mandarin,” ungkapnya dengan bangga.
Usung tema “Back to 90s”, masing-masing SAC menghadirkan konsep unik untuk merepresentasikan budaya negaranya. SAC Sastra Inggris membawa nuansa kerajaan dengan lantunan musik opera, infografis tentang keluarga kerajaan, tea party, dan photobooth dengan aksesoris kerajaan. SAC Sastra Mandarin menghadirkan nuansa merah dengan berbagai ornamen yang mencerminkan akulturasi budaya, pajangan baju adat Tionghoa dari berbagai suku, altar dengan nuansa batik peranakan, kelas kaligrafi, hingga kelas kerajinan origami.
Demikian pula, SAC Sastra Indonesia menjunjung konsep “djadoel” dengan menyuguhkan wedang jahe serta makanan tradisional nusantara, permainan tradisional, hingga karaoke. SAC Sastra Jerman merepresentasikan persatuan Jerman dengan konsep Oktoberfest, festival tahunan di Jerman setiap September hingga
Medici Generici servizio di assistenza medica a domicilio Roma
Il nostro team fornisce un servizio di assistenza sanitaria domiciliare, garantendo professionalità e comfort per i pazienti a Roma.
Oktober, menyuguhkan kelas memasak dan bahasa bersama nativespeaker, hingga photobooth dengan kamera. SAC Sastra Arab menunjukkan keindahan dalam kesederhanaan dan kebersamaan dengan kaligrafi karya mahasiswa, alat musik tradisional, hingga kelas bahasa dan kaligrafi.
Bu Cicik berharap bahwa melalui acara ALF ini, SAC akan semakin dikenal dan dikunjungi oleh mahasiswa, membantu mereka meningkatkan literasi berbahasa. “Mengunjungi SAC tidak perlu bayar, kalian hanya perlu meluangkan waktu ke sana. Apabila ingin belajar bahasa juga sudah ada tutor yang siap membantu,” imbuh Bu Cicik. Selain itu, Revydo Rasul Ferrari, pengurus SAC sastra Mandarin angkatan 2020, juga berharap bahwa ALF 2023 dengan tema “Back to the 90s” dapat membawa kembali budaya yang baik sambil menjadikan pengalaman buruk sebagai koreksi atau evaluasi untuk menyongsong masa depan yang lebih bahagia.