Art and Language Festival 2025: Rayakan Kreativitas dan Multibahasa di Fakultas Sastra UM
Malang, 12 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan acara tahunan bertajuk Art and Language Festival 2025, dengan salah satu agenda utamanya yaitu Open House Self Access Centre (SAC). Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (12–14 November 2025) di Lt. 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, pukul 09.00–16.00 WIB. Mengusung semangat pembelajaran kreatif dan kolaboratif, acara ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah mahasiswa untuk mengekspresikan minat mereka dalam bidang seni, bahasa, dan budaya. Festival ini juga menjadi ajang rutin yang memperkuat peran SAC sebagai ruang pembelajaran mandiri yang mendukung penguasaan bahasa asing di era global.
Rangkaian kegiatan dalam Open House SAC tahun ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik dari tiap pusat bahasa di Fakultas Sastra UM. Di antaranya, SAC Arab dengan Arabic Challenge Arena, SAC Indonesia dengan penampilan film dan kerajinan Mengenal Kalimantan, SAC Jerman dengan Rallye d’Orthographe, SAC Inggris dengan Train Your Ears dan Y2K Museum, SAC Mandarin dengan Mandarin Challenge serta pameran membuat gelang, hingga zona kreatif Co-Working Space bertema Once Upon a Craft, Once Upon a Play. Setiap kegiatan dirancang agar pengunjung dapat belajar bahasa sambil berinteraksi secara aktif dan menyenangkan. Suasana penuh semangat ini memperlihatkan sinergi antara seni, budaya, dan pendidikan yang saling memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Acara Art and Language Festival 2025 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sastra, Dr. Moch. Syahri, M.Sos., M.Si., dalam kegiatan Opening Ceremony yang berlangsung meriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dan dosen pengelola SAC yang terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang kontekstual dan berorientasi global. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan kegiatan ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing internasional.
Melalui integrasi seni, bahasa, dan budaya, Art and Language Festival 2025 menjadi bukti nyata kontribusi Fakultas Sastra UM dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi dan hiburan, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya dari berbagai belahan dunia. Mahasiswa yang terlibat di dalamnya memperoleh pengalaman belajar yang berharga dan berorientasi pada pembentukan kompetensi global. Dengan semangat SDG 4, Fakultas Sastra UM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, kreatif, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.Malang, 12 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan acara tahunan bertajuk Art and Language Festival 2025, dengan salah satu agenda utamanya yaitu Open House Self Access Centre (SAC). Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (12–14 November 2025) di Lt. 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, pukul 09.00–16.00 WIB. Mengusung semangat pembelajaran kreatif dan kolaboratif, acara ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah mahasiswa untuk mengekspresikan minat mereka dalam bidang seni, bahasa, dan budaya. Festival ini juga menjadi ajang rutin yang memperkuat peran SAC sebagai ruang pembelajaran mandiri yang mendukung penguasaan bahasa asing di era global.
Rangkaian kegiatan dalam Open House SAC tahun ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik dari tiap pusat bahasa di Fakultas Sastra UM. Di antaranya, SAC Arab dengan Arabic Challenge Arena, SAC Indonesia dengan penampilan film dan kerajinan Mengenal Kalimantan, SAC Jerman dengan Rallye d’Orthographe, SAC Inggris dengan Train Your Ears dan Y2K Museum, SAC Mandarin dengan Mandarin Challenge serta pameran membuat gelang, hingga zona kreatif Co-Working Space bertema Once Upon a Craft, Once Upon a Play. Setiap kegiatan dirancang agar pengunjung dapat belajar bahasa sambil berinteraksi secara aktif dan menyenangkan. Suasana penuh semangat ini memperlihatkan sinergi antara seni, budaya, dan pendidikan yang saling memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Acara Art and Language Festival 2025 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sastra, Dr. Moch. Syahri, M.Sos., M.Si., dalam kegiatan Opening Ceremony yang berlangsung meriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dan dosen pengelola SAC yang terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang kontekstual dan berorientasi global. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan kegiatan ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing internasional.
Melalui integrasi seni, bahasa, dan budaya, Art and Language Festival 2025 menjadi bukti nyata kontribusi Fakultas Sastra UM dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi dan hiburan, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya dari berbagai belahan dunia. Mahasiswa yang terlibat di dalamnya memperoleh pengalaman belajar yang berharga dan berorientasi pada pembentukan kompetensi global. Dengan semangat SDG 4, Fakultas Sastra UM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, kreatif, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.

