(0341)567475 [email protected]

Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Inovasi Karya Akademik: Dari Ide hingga Pencatatan HKI” sebagai upaya meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai inovasi penelitian dan perlindungan karya ilmiah. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa pascasarjana Departemen Sastra Indonesia yang antusias mempelajari proses pengembangan ide hingga tahap pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Acara dibuka secara resmi melalui sambutan Wakil Dekan III Fakultas Sastra UM yang menekankan pentingnya kesadaran HKI dalam dunia akademik.

Lokakarya menghadirkan dua pemateri kompeten. Pemateri pertama, Prof. Dr. Syamsul Sodiq, M.Pd., menyampaikan materi mengenai bagaimana sebuah gagasan dapat berkembang menjadi inovasi akademik yang bernilai. Ia menekankan bahwa karya ilmiah—baik penelitian, publikasi, maupun produk akademik lainnya—memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi karya inovatif yang layak didaftarkan sebagai HKI. Peserta diajak memahami proses kreatif yang sistematis dan berorientasi pada kebaruan.

Sesi berikutnya diisi oleh Rani Auliawati Rachman, S.AP., M.I.Kom., yang membahas prosedur teknis pencatatan HKI. Materi mencakup tahapan pengajuan, kelengkapan berkas, serta strategi agar karya akademik memenuhi kriteria perlindungan hukum. Penjelasan yang detail dan aplikatif ini memberikan pemahaman mendalam bagi mahasiswa pascasarjana yang tengah mengembangkan riset dengan potensi inovatif.

Acara dipandu oleh moderator Irfan Danial Aufar, S.Pd., yang menjaga alur diskusi tetap interaktif dan informatif. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami peluang HKI untuk beragam bentuk karya, mulai dari media pembelajaran hingga inovasi berbasis riset. Melalui lokakarya ini, Departemen Sastra Indonesia berharap semakin banyak karya mahasiswa pascasarjana yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga terlindungi secara hukum melalui pencatatan HKI.

id_IDIndonesian