(0341)567475 [email protected]
Keren! ISoLEC 2025 di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dihadiri oleh Pembicara dari USA

Keren! ISoLEC 2025 di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dihadiri oleh Pembicara dari USA

Malang-Dengan kehadiran Kelly Metz-Matthews (San Diego Community College District, USA), Juliana Aida Abu Bakar (Universiti Utara Malaysia), serta Prof. Dr. Kusubakti Andajani (UM, Indonesia) sebagai pembicara utama membuat acara ISOLEC semakin menarik. berbagai rangkaian kegiatan termasuk sesi paralel kembali digelar untuk menampung lebih banyak presentasi akademik dari peserta.

ISoLEC 2025 ditutup dengan closing ceremony berupa pidato penutup serta pengumuman resmi panitia.

Melibatkan pembicara dari Indonesia, China, Singapura, Malaysia, hingga Amerika Serikat, ISoLEC 2025 menjadi forum akademik internasional yang strategis dalam memperkuat jejaring ilmiah, memperluas wawasan, serta memperkaya kajian di bidang bahasa, pendidikan, dan budaya.

Perkuat Kompetensi Bersastra, Sastra Indonesia UM Gelar Workshop Penulisan Kreatif

Perkuat Kompetensi Bersastra, Sastra Indonesia UM Gelar Workshop Penulisan Kreatif

Malang – Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Workshop Penguatan Kreatif Sastra pada Rabu, 17 September 2025, di Aula AVA Gedung D14. Kegiatan ini diikuti oleh 100 mahasiswa dari 3 Program Studi (PS) yang ada di Departemen Sastra Indonesia, yaitu PS Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah; PS Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Ilmu Perpustakaan. Workshop dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan kreatif dalam menulis karya sastra. Acara ini menghadirkan narasumber Suseno, S.Pd., M.A., kaprodi sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang yang juga seorang praktisi dan peneliti sastra yang berpengalaman dalam pengembangan kreativitas menulis. Turut serta mendampingi peserta dalam workshop Dr. Karkono, S.S., M.A. yang juga kaprodi Bahasa dan Sastra Indonesia UM.

Dalam pemaparannya, Suseno menekankan pentingnya kreativitas sebagai kunci utama dalam berkarya di bidang sastra. Ia memberikan berbagai teknik dan strategi untuk menggali ide serta memperkaya imajinasi dalam proses penulisan. Mahasiswa juga diajak untuk berdiskusi dan berlatih membuat karya sastra secara langsung sehingga mereka dapat menerapkan teori yang dipelajari ke dalam praktik nyata.

Ketua Departemen Sastra Indonesia, Dr. Azizatuz Zahro’, .Pd menyatakan bahwa workshop ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif berkarya dan berkontribusi untuk masyarakat melalui sastra.  Melalui sastra, penulis dapat menyuarakan tentang pentingnya pendidikan, kesehatan, kelestaria lingkungan, dan kesetaraan gender untuk kehidupan yang lebih baik. Lebih lanjut, ketua departemen juga berharap, workshop dapat meningkatkan prestasi mahasiswa dalam berbagai perlombaan dan hibah menulis karya sastra.

Program Studi Pendidikan Seni Tari Dan Musik Universitas Negeri Malang Gelar Lomba Tari Mahasiswa Tingkat Nasional “Adiwarna Nritya Cakrawala” Tahun 2025

Malang – Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Departemen Seni dan Desain, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Lomba Tari Mahasiswa Tingkat Nasional bertajuk Adiwarna Nritya Cakrawala. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UM dan menjadi ajang prestasi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Lomba ini terbuka untuk kelompok mahasiswa dengan biaya pendaftaran Rp100.000,- per grup. Peserta diminta mengunggah karya tari hingga batas akhir tanggal 10 Agustus 2025. Selanjutnya, karya akan melalui tahap penjurian pada 10–20 Agustus 2025, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 21 Agustus 2025.

Panitia menyediakan hadiah menarik berupa uang pembinaan, trofi, serta sertifikat untuk Juara 1, 2, dan 3. Selain itu, seluruh peserta akan memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi keikutsertaan.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk memperkenalkan kekayaan seni tari nusantara. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan karya inovatif yang tetap berpijak pada akar budaya daerah masing-masing.

Untuk memudahkan peserta, panitia telah menyiapkan buku panduan lomba yang dapat diakses melalui kode QR pada pamflet. Pendaftaran dan pengumpulan karya dilakukan secara daring melalui tautan resmi: https://bit.um.ac.id/LombaTariUM2025.

Dengan tema besar pelestarian budaya dan penguatan identitas bangsa, lomba tari ini diharapkan menjadi sarana ekspresi sekaligus kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkaya khazanah seni Indonesia.

Universitas Negeri Malang Gelar Upacara Kemerdekaan dan Buka PKKMB 2025

Universitas Negeri Malang Gelar Upacara Kemerdekaan dan Buka PKKMB 2025

Malang, 17 Agustus 2025 – Universitas Negeri Malang (UM) resmi menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang dirangkaikan dengan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025, Sabtu (17/8).

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyampaikan pidato yang sarat makna. “Makna kemerdekaan jangan hanya kita maknai bebas dari penjajah, tapi juga harus kita maknai bebas dari kebodohan, kemiskinan, dan segala bentuk ketidakadilan yang masih membelenggu masyarakat,” ujarnya. Pidato tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh ribuan peserta yang hadir.

Usai upacara, acara berlanjut dengan prosesi penyematan atribut mahasiswa baru oleh Rektor kepada perwakilan dari setiap fakultas, menandai mereka sebagai bagian dari keluarga besar UM. Dalam kesempatan itu, Prof. Hariyono juga secara resmi membuka PKKMB 2025. Beliau juga menyampaikan, bahwa tahun ini Universitas Negeri Malang menerima sekitar 12.000 mahasiswa baru dari jenjang diploma, sarjana, hingga pascasarjana.

Sebagai penutup acara, ribuan mahasiswa baru berpartisipasi dalam flashmob yang dipandu oleh para panitia serta atraksi papershow yang menambah kemeriahan dan mempererat rasa kebersamaan.

Berita Bakti Literasi 2025

Berita Bakti Literasi 2025

Bakti Literasi 2025: Menyatukan Sastra dan Alam di Kota Batu

Batu — Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang sukses menggelar kegiatan Bakti Literasi 2025 pada tanggal 1–2 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Raden Fatah Kota Batu, Kebun Apel 8 Desa Tulungrejo, dan Lapangan Gabes Dusun Wonorejo, yang melibatkan 60 siswa kelas 8 serta menggabungkan pembelajaran sastra dengan edukasi lingkungan.

Dengan mengusung tema “Memaknai Alam dengan Menanamkan Minat Literasi terhadap Karya Sastra dan Menjaga Kelestarian Apel Kota Batu”. Bakti Literasi 2025 bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan menulis, sekaligus meningkatkan kesadaran pelestarian lingkungan, khususnya apel sebagai ikon Kota Batu. Ketua Pelaksana, Farrel Zahid Mabruri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghadirkan proses belajar yang menyenangkan dan menghubungkan siswa dengan kekayaan alam serta budaya daerah mereka.

Hari pertama kegiatan diawali dengan acara pembukaan di aula SMP Raden Fatah yang dihadiri oleh perwakilan sekolah, dosen pendamping, dan panitia. Salah satu momen penting berupa peresmian Pojok Literasi, sudut baca baru di sekolah yang dilengkapi koleksi buku hasil donasi mahasiswa dan mitra. Setelah itu, para siswa mengikuti pemaparan materi “Harmoni Alam dengan Berpuisi” yang dipaparkan oleh Prof. Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa puisi bukan hanya rangkaian kata indah, tetapi media refleksi, kritik sosial, dan ajakan untuk menjaga lingkungan. Sesi ini dilanjutkan dengan praktik menulis puisi bertema alam yang kemudian dituangkan ke dalam mading literasi hasil kreasi kelompok.

Pada hari kedua, kegiatan berpindah ke Kebun Apel 8 di Desa Tulungrejo. Para siswa mendapatkan materi dari Bapak Irvan Nur Effendi selaku pengelola Kebun Apel 8 mengenai sejarah dan teknik budidaya apel Batu. Setelah itu, mereka berkesempatan menanam bibit pohon apel sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam, serta mengikuti sesi petik apel yang menambah pengalaman belajar kontekstual di luar kelas.

Siang harinya, seluruh karya puisi dan mading dipamerkan di Lapangan Gabes. Pameran ini menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas siswa. Hasil penilaian lomba mading terdapat pemerolehan 3 mading terbaik. Para pemenang menerima piagam dan hadiah, disusul penampilan seni dari siswa dan panitia yang menambah semarak suasana.

Bakti Literasi 2025 meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya melalui pojok baca dan pohon apel yang tertanam, tetapi juga melalui semangat literasi yang tumbuh di hati para siswa. Dari ruang kelas hingga kebun apel, kegiatan ini membuktikan bahwa sastra dan alam bisa berjalan beriringan untuk membentuk generasi muda yang literat, kreatif, dan peduli lingkungan.

Pewarta: Izka Amalina

Dokumentasi: HMD sastra Indonesia

 

id_IDIndonesian