(0341)567475 [email protected]
FS UM Gaungkan Literasi AI: Dari Konten Pembelajaran hingga Asesmen Berbasis Teknologi, Lokakarya AI FS UM Dorong Inovasi Pembelajaran Digital

FS UM Gaungkan Literasi AI: Dari Konten Pembelajaran hingga Asesmen Berbasis Teknologi, Lokakarya AI FS UM Dorong Inovasi Pembelajaran Digital

Selasa, 18 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan program peningkatan kompetensi pendidik melalui kegiatan Lokakarya Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Pengembangan Konten Pembelajaran. Acara yang berlangsung di Aula AVA D14 ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan yang antusias mendalami pemanfaatan teknologi AI.

Lokakarya ini menghadirkan tiga narasumber dari bidang keilmuan berbeda. Prof. Dr. Roekhan, M.Pd., Guru Besar Departemen Sastra Indonesia UM, membuka pemaparan dengan menyoroti urgensi literasi digital dan etika akademik dalam penggunaan AI. Dilanjutkan oleh Dr. Marzuki, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Madako Tolitoli, yang menjelaskan proyeksi pemanfaatan AI dalam pendidikan global, khususnya dalam pengembangan konten pembelajaran yang adaptif dan personal.

Narasumber ketiga, Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., dari Departemen Teknologi Pendidikan UM, memberikan penekanan pada penggunaan AI untuk pengembangan media pembelajaran serta penerapannya pada evaluasi dan asesmen. Ia menunjukkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Seluruh sesi dipandu oleh Dr. Bambang Prastio, M.Pd., yang bertindak sebagai moderator.

Materi lokakarya meliputi pengembangan konten pembelajaran di era digital, literasi AI, proyeksi AI dalam dunia pendidikan, serta pemanfaatannya pada media pembelajaran dan sistem evaluasi. Peserta juga diperkenalkan pada contoh nyata pemanfaatan platform berbasis AI untuk mendukung proses belajar mengajar.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi peserta untuk memahami teknologi, tetapi juga memperkuat kesiapan pendidik dalam menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. Fakultas Sastra UM berharap lokakarya ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membuka peluang inovasi baru di ranah pendidikan modern. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang relevan, mutakhir, dan berdampak bagi masyarakat pendidikan.

Bangun Budaya Akademik Berintegritas, Departemen Sastra Indonesia Hadirkan Lokakarya Antiplagiasi

Bangun Budaya Akademik Berintegritas, Departemen Sastra Indonesia Hadirkan Lokakarya Antiplagiasi

Rabu, 19 November 2025 — Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang, sukses menyelenggarakan Lokakarya Pencegahan dan Penanganan Plagiasi dalam Penelitian dan Publikasi Ilmiah di Aula AVA D14. Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 16.00 WIB ini menarik antusiasme besar dari mahasiswa, dengan total 170 peserta dari berbagai angkatan yang memenuhi ruangan sejak pagi.

Kegiatan ini digagas sebagai langkah strategis Departemen Sastra Indonesia dalam menguatkan budaya akademik yang berintegritas, khususnya di tengah meningkatnya tantangan penulisan ilmiah pada era digital. Melalui lokakarya ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk plagiasi dan konsekuensi etik maupun administratifnya, tetapi juga dibekali keterampilan teknis untuk menghindarinya—mulai dari teknik parafrasa yang benar, penggunaan aplikasi pengecekan kesamaan, hingga etika sitasi dalam berbagai gaya penulisan.

Sepanjang sesi, para pemateri menekankan bahwa integritas bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi fondasi utama dalam membangun kredibilitas akademik dan profesional di masa depan. Mahasiswa diajak berdiskusi mengenai kasus-kasus nyata yang sering terjadi dalam penyusunan karya ilmiah, serta strategi konkret untuk mencegah pelanggaran secara sadar maupun tidak disengaja.

Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan diskusi interaktif yang berkembang hingga akhir acara. Para mahasiswa mengaku bahwa lokakarya ini membantu mereka lebih percaya diri dalam menyusun karya ilmiah, terutama ketika menghadapi tugas akhir, artikel jurnal, atau proyek penelitian lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Fakultas Sastra UM dalam membangun ekosistem akademik yang sehat, etis, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat komitmen institusi terhadap standar mutu pendidikan tinggi.

Dengan terselenggaranya lokakarya ini, Departemen Sastra Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Budaya akademik berintegritas bukan hanya cita-cita, tetapi gerakan kolektif yang dimulai dari kesadaran individu dan dukungan institusi secara berkelanjutan.

Kolaborasi Pendidikan: Praktik Mengajar Mahasiswa Universitas Negeri Malang di SDN 1 Tlogomas

Kolaborasi Pendidikan: Praktik Mengajar Mahasiswa Universitas Negeri Malang di SDN 1 Tlogomas



Kota Malang, 16 November 2025 – Kegiatan observasi mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM), di SD Negeri 1 Tlogomas berlangsung lancar dan mendapat antusiasme dari siswa.

Observasi yang dilakukan pada Kamis, 13 November 2025, ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses pembelajaran di kelas serta peran guru dalam mengelola kegiatan belajar yang berkualitas. Kegiatan ini juga selaras dengan poin keempat Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Quality Education.

Sebanyak 20 siswa kelas V SDN 1 Tlogomas menjadi subjek observasi oleh lima mahasiswa Universitas Negeri Malang. Kegiatan dimulai dengan sesi pre-test, penyampaian materi mengenai “Wawasan Nusantara”, dan diakhiri dengan post-test serta sesi refleksi bersama. Materi disampaikan melalui media visual dan naratif yang disesuaikan dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar (SD). Setelah itu, siswa mengikuti kegiatan edukatif berbasis permainan kelompok (Edu-Game) yang dirancang untuk memperkuat pemahaman serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya dan identitas kebangsaan.

Kepala sekolah, Ibu Yuni Winarsih, S.Pd., M.Pd., menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini. Ia berharap adanya kegiatan ini memberikan manfaat bagi satu sama lain baik untuk siswa maupun untuk mahasiswa. “Jika kegiatan mahasiswa seperti ini saya yakin ini akan memudahkan untuk mahasiswa nantinya terjun langsung menghadapi dunia pendidikan diluar kampus,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa calon guru diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih nyata tentang dinamika pembelajaran di sekolah dasar dan semakin siap menghadapi praktik mengajar pada masa mendatang.

Tingkatkan Kualitas Riset dan Publikasi, Fakultas Sastra UM Selenggarakan Lokakarya Jurnal Ilmiah 2025

Tingkatkan Kualitas Riset dan Publikasi, Fakultas Sastra UM Selenggarakan Lokakarya Jurnal Ilmiah 2025

Malang, 13 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan “Lokakarya Penelitian, Publikasi, dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah” dengan tema “Membaca Dunia, Menulis Ilmu: Membangun Spirit Penelitian, Publikasi, dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah di Era Akal Imitasi.” Kegiatan ini digelar di Aula AVA Gedung D14 Fakultas Sastra UM mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari berbagai program studi. Lokakarya ini menjadi bagian dari upaya fakultas dalam memperkuat budaya akademik, terutama dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber berpengalaman, yaitu Wahyudi Rahmat, M.Hum., Ph.D. (Editor in Chief Jurnal Gramatika – Scopus, Universitas PGRI Sumatera Barat), Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd. (Editor in Chief Jurnal Ghancaran – Sinta 2, Universitas Islam Negeri Madura), Prof. Dr. Imam Suyitno, M.Pd. (Guru Besar Departemen Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang), dan Eko Pramudya Laksana, S.Pd. (Publika Universitas Negeri Malang). Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. Novi Eka Susilowati, S.Pd., M.Pd., dosen Fakultas Sastra UM yang aktif dalam bidang publikasi ilmiah. Keempat narasumber berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan jurnal serta penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

Pada sesi pagi, peserta mengikuti pemaparan materi dan diskusi mendalam seputar etika penelitian, strategi publikasi, serta tantangan menjaga integritas akademik di era digital. Para narasumber menekankan pentingnya riset yang bermakna dan kontribusi akademik yang orisinal dalam menghadapi arus informasi yang masif. Sesi ini berjalan interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman dalam menulis serta menerbitkan karya ilmiah.

Sesi siang dilanjutkan dengan praktik penulisan artikel dan pengelolaan jurnal ilmiah, di mana peserta diajak memahami langkah-langkah teknis dalam menyusun naskah hingga proses penerbitannya. Melalui sesi ini, peserta memperoleh keterampilan langsung dalam menyesuaikan tulisan dengan gaya selingkung jurnal dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang publikasi. Kegiatan berlangsung dengan suasana produktif dan penuh semangat kolaboratif antara narasumber dan peserta.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Sastra UM menegaskan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas dengan memperkuat kapasitas riset, penulisan, dan publikasi ilmiah di lingkungan akademik. Lokakarya ini diharapkan dapat melahirkan peneliti dan penulis muda yang kompeten, kreatif, dan berintegritas tinggi. Fakultas Sastra UM terus berupaya menjadi pelopor dalam pengembangan literasi akademik dan inovasi ilmiah yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Fakultas Sastra UM Sambut Kunjungan Forum MGMP Kesenian

Fakultas Sastra UM Sambut Kunjungan Forum MGMP Kesenian

Malang, 13 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan rombongan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kesenian Kabupaten Bondowoso dalam kegiatan Study Tour 2025, yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana berbagi pengalaman antara guru kesenian tingkat SMA/SMK dengan sivitas akademika Fakultas Sastra UM.

Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan Fakultas Sastra UM, dosen, serta mahasiswa yang turut mendampingi kegiatan. Para peserta study tour mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, fasilitas pembelajaran, serta berbagai program unggulan di Fakultas Sastra UM yang berkaitan dengan seni, budaya, dan bahasa. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaboratif bagi para guru untuk memperoleh inspirasi baru dalam pengembangan pembelajaran seni di sekolah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi pemaparan profil fakultas, kunjungan ke galeri seni dan laboratorium bahasa, serta diskusi interaktif mengenai praktik pembelajaran berbasis budaya lokal dan inovasi seni di era digital. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman mengajar kesenian di daerah masing-masing. Melalui kegiatan ini, baik guru maupun dosen dapat saling bertukar wawasan mengenai upaya pelestarian dan pengembangan seni sebagai bagian dari pendidikan karakter bangsa.

Melalui kegiatan study tour ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmennya dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat memperkuat pendidikan kesenian di Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan. Fakultas Sastra UM berupaya untuk terus menjadi mitra strategis bagi para pendidik dalam menciptakan pembelajaran seni yang kreatif, relevan, dan berdaya saing global.

Art and Language Festival 2025: Rayakan Kreativitas dan Multibahasa di Fakultas Sastra UM

Art and Language Festival 2025: Rayakan Kreativitas dan Multibahasa di Fakultas Sastra UM

Malang, 12 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan acara tahunan bertajuk Art and Language Festival 2025, dengan salah satu agenda utamanya yaitu Open House Self Access Centre (SAC). Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (12–14 November 2025) di Lt. 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, pukul 09.00–16.00 WIB. Mengusung semangat pembelajaran kreatif dan kolaboratif, acara ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah mahasiswa untuk mengekspresikan minat mereka dalam bidang seni, bahasa, dan budaya. Festival ini juga menjadi ajang rutin yang memperkuat peran SAC sebagai ruang pembelajaran mandiri yang mendukung penguasaan bahasa asing di era global.

Rangkaian kegiatan dalam Open House SAC tahun ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik dari tiap pusat bahasa di Fakultas Sastra UM. Di antaranya, SAC Arab dengan Arabic Challenge Arena, SAC Indonesia dengan penampilan film dan kerajinan Mengenal Kalimantan, SAC Jerman dengan Rallye d’Orthographe, SAC Inggris dengan Train Your Ears and Y2K Museum, SAC Mandarin dengan Mandarin Challenge serta pameran membuat gelang, hingga zona kreatif Co-Working Space bertema Once Upon a Craft, Once Upon a Play. Setiap kegiatan dirancang agar pengunjung dapat belajar bahasa sambil berinteraksi secara aktif dan menyenangkan. Suasana penuh semangat ini memperlihatkan sinergi antara seni, budaya, dan pendidikan yang saling memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Acara Art and Language Festival 2025 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sastra, Dr. Moch. Syahri, M.Sos., M.Si., dalam kegiatan Opening Ceremony yang berlangsung meriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dan dosen pengelola SAC yang terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang kontekstual dan berorientasi global. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan kegiatan ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing internasional.

Melalui integrasi seni, bahasa, dan budaya, Art and Language Festival 2025 menjadi bukti nyata kontribusi Fakultas Sastra UM dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi dan hiburan, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya dari berbagai belahan dunia. Mahasiswa yang terlibat di dalamnya memperoleh pengalaman belajar yang berharga dan berorientasi pada pembentukan kompetensi global. Dengan semangat SDG 4, Fakultas Sastra UM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, kreatif, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.Malang, 12 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan acara tahunan bertajuk Art and Language Festival 2025, dengan salah satu agenda utamanya yaitu Open House Self Access Centre (SAC). Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (12–14 November 2025) di Lt. 8 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, pukul 09.00–16.00 WIB. Mengusung semangat pembelajaran kreatif dan kolaboratif, acara ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah mahasiswa untuk mengekspresikan minat mereka dalam bidang seni, bahasa, dan budaya. Festival ini juga menjadi ajang rutin yang memperkuat peran SAC sebagai ruang pembelajaran mandiri yang mendukung penguasaan bahasa asing di era global.

Rangkaian kegiatan dalam Open House SAC tahun ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik dari tiap pusat bahasa di Fakultas Sastra UM. Di antaranya, SAC Arab dengan Arabic Challenge Arena, SAC Indonesia dengan penampilan film dan kerajinan Mengenal Kalimantan, SAC Jerman dengan Rallye d’Orthographe, SAC Inggris dengan Train Your Ears and Y2K Museum, SAC Mandarin dengan Mandarin Challenge serta pameran membuat gelang, hingga zona kreatif Co-Working Space bertema Once Upon a Craft, Once Upon a Play. Setiap kegiatan dirancang agar pengunjung dapat belajar bahasa sambil berinteraksi secara aktif dan menyenangkan. Suasana penuh semangat ini memperlihatkan sinergi antara seni, budaya, dan pendidikan yang saling memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Acara Art and Language Festival 2025 secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sastra, Dr. Moch. Syahri, M.Sos., M.Si., dalam kegiatan Opening Ceremony yang berlangsung meriah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dan dosen pengelola SAC yang terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran bahasa yang kontekstual dan berorientasi global. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses pendidikan inklusif dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan kegiatan ini, Fakultas Sastra UM menunjukkan komitmen nyata untuk menciptakan lingkungan akademik yang inspiratif, inovatif, dan berdaya saing internasional.

Melalui integrasi seni, bahasa, dan budaya, Art and Language Festival 2025 menjadi bukti nyata kontribusi Fakultas Sastra UM dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi dan hiburan, tetapi juga media untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya dari berbagai belahan dunia. Mahasiswa yang terlibat di dalamnya memperoleh pengalaman belajar yang berharga dan berorientasi pada pembentukan kompetensi global. Dengan semangat SDG 4, Fakultas Sastra UM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, kreatif, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika.

Seminar Nasional Nitisastra X Bahas Humanisasi Pembelajaran Bahasa di Era Kecerdasan Buatan

Seminar Nasional Nitisastra X Bahas Humanisasi Pembelajaran Bahasa di Era Kecerdasan Buatan

Malang, 11 November 2025 — Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Nitisastra X dengan tema “Humanisasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Kecerdasan Buatan: Integrasi Nilai Spiritual–Budaya–Sastra dan Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi.” Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring dan diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Tujuan utama seminar ini adalah menggali peran nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran bahasa di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini juga menjadi wadah akademik bagi para peneliti dan pendidik untuk membangun paradigma baru dalam pendidikan bahasa yang seimbang antara inovasi digital dan nilai-nilai humanis.

Sidang utama yang berlangsung di Aula A20 Universitas Negeri Malang menghadirkan empat narasumber utama yang berkompeten di bidangnya. Narasumber tersebut meliputi Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd. (Universitas Sebelas Maret, Ketua IKAPROBSI), Assoc. Prof. Dr. Sabzalu Musa Khan (Dekan Akademi Studi Melayu, Universiti Malaya), Prof. Dr. Isah Cahyani, M.Pd. (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Dr. Dewi Ariani, M.Pd. (Departemen Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang). Keempatnya memaparkan pandangan mengenai pentingnya mengintegrasikan aspek spiritual, budaya, dan sastra dalam pembelajaran bahasa agar tidak kehilangan esensi kemanusiaannya di tengah derasnya arus digitalisasi. Para peserta pun antusias mengikuti sesi ini karena membuka wawasan baru tentang pembelajaran bahasa yang lebih bermakna dan berkeadaban.

Selain sidang utama, kegiatan ini juga menyelenggarakan sidang paralel secara daring melalui Zoom dengan berbagai subtema menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Beberapa di antaranya meliputi Etika, Estetika, dan Spiritualitas dalam Pendidikan Bahasa di Era Kecerdasan Buatan, Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan Bahasa dan Sastra Digital, as well Kecerdasan Buatan sebagai Mitra Humanis Pendidikan Bahasa. Subtema lainnya yang menjadi sorotan adalah Pembelajaran Humanis Bahasa untuk Mewujudkan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan Berkeadaban. Melalui sesi paralel ini, para peserta dari berbagai institusi dapat mempresentasikan hasil riset mereka dan berdiskusi secara interaktif mengenai inovasi pendidikan bahasa yang berpihak pada nilai kemanusiaan.

Pelaksanaan Seminar Nasional Nitisastra X ini turut memperkuat komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung Sustainable Development Goal 4 (SDG 4): Pendidikan Berkualitas. SDG 4 menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan global secara humanis. Melalui seminar ini, nilai-nilai budaya dan spiritual diintegrasikan dengan teknologi pembelajaran modern, sehingga pendidikan bahasa tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan moral dan kemanusiaan. Dengan semangat tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi para pendidik untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.

Merajut Kolaborasi Lintas Negara: 22 Mahasiswa Universiti Malaya Ikuti Program Inbound JAUHAR di Fakultas Sastra UM

Malang, 11 November 2025 — Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) menyambut 22 mahasiswa inbound dari Universiti Malaya, Malaysia, dalam program JAUHAR (persaudaraan antarpelajar bahasa Arab) yang digelar oleh Departemen Sastra Arab. Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari dan menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan profesi keguruan dan kebahasaan. Acara ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang praktik pendidikan lintas negara, sekaligus mempererat hubungan akademik antara kedua universitas. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui program pertukaran mahasiswa.

Acara pembukaan berlangsung di ruang sidang Fakultas Sastra UM dengan suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pihak fakultas dan dosen-dosen dari Departemen Sastra Arab turut hadir untuk menyambut para peserta dari Universiti Malaya. Dalam sambutannya, perwakilan fakultas menyampaikan apresiasi terhadap kemitraan yang telah terjalin, sekaligus harapan agar program ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan akademik di bidang bahasa Arab dan pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya akademik Indonesia kepada mahasiswa internasional yang mengikuti program JAUHAR.

Selama lima hari program berlangsung, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan akademik dan kebudayaan, seperti kuliah bersama, seminar tematik, serta diskusi interaktif mengenai praktik pendidikan profesi keguruan di kedua negara. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman terkait pendekatan pembelajaran bahasa Arab di Malaysia dan Indonesia. Selain kegiatan akademik, para peserta juga terlibat dalam aktivitas sosial dan budaya yang memperkaya pemahaman lintas budaya. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperkuat jejaring profesional serta menumbuhkan semangat kolaborasi di masa depan.

Program JAUHAR menjadi bukti nyata komitmen kedua universitas dalam memperkuat hubungan bilateral dan membangun jejaring pendidikan lintas batas. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai persaudaraan dan toleransi antarbangsa. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui program ini, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang terus berupaya menciptakan ruang belajar global yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan serta profesionalisme guru di masa mendatang.

CARA PENGISIAN DATA SIMAWA UNTUK CAPAIAN EMONEV


Ver. 250225

*Semua data yang ditarik adalah data aktivitas yang dimulai di tahun berjalan dan berstatus Emonev
“valid“

  1. Jumlah mahasiswa yang menghasilkan karya yang digunakan dunia usaha, industri dan
    masyarakat
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat: Nasional
    Prestasi/Jabatan: Kegiatan Non Lomba
    Deskripsi:
  • Rekognisi Hak Cipta/Buku
  • Rekognisi Paten
  1. Jumlah mahasiswa meraih prestasi minimal tingkat propinsi
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat:
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
  • Propinsi
    Capaian:
  • Juara 1 / Emas
  • Juara 2 / Perak
  • Juara 3 / Perunggu
    *Dilaksanakan oleh mahasiswa S1 dan D4, bukan mahasiswa pascasarjana
  1. Jumlah mahasiswa mengikuti (kepesertaan) kegiatan kompetisi BELMAWA, rekognisi
    Internasional atau mengikuti latihan kepemimpinan
    a. Kegiatan Kompetisi BELMAWA
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat:
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
    Prestasi: Kegiatan Belmawa
    *Dilaksanakan oleh mahasiswa S1 dan D4, bukan mahasiswa pascasarjana
    b. Rekognisi Internasional
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat: Internasional
    Prestasi: Kegiatan Non Lomba
    Deskripsi:
  • Rekognisi Juri/Pelatih
  • Peserta pameran
  • Pemakalah/Speaker Conference/Seminar Internasional
    *Dilaksanakan oleh mahasiswa S1 dan D4, bukan mahasiswa pascasarjana
    c. Mengikuti Latihan Kepemimpinan
    Klasifikasi: Program Pengembangan Diri
    Deskripsi: Pembinaan Mental Kebangsaaan/Character Building
  1. Jumlah mahasiswa yang mendapatkan pendanaan proposal PKM
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat: Nasional
    Prestasi: Kegiatan Belmawa
    Deskripsi: Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
    *Hanya menghitung kegiatan PKM yang berstatus DIDANAI
  2. Jumlah mahasiswa yang memperoleh sertifikasi kompetensi internasional atau Lembaga
    Sertifikasi Profesi Tingkat 3 (P3)
    a. Sertifikasi Kompetensi Internasional:
    Klasifikasi: Sertifikat Kompetensi
    Tingkat: Internasional
    Deskripsi: –
    b. Sertifikasi Profesi Tingkat 3 (P3):
    Klasifikasi: Sertifikat Kompetensi
    Deskripsi: Lembaga Sertifikasi Profesi Tingkat 3 (P3)
  3. Persentase dosen yang membimbing mahasiswa berkegiatan di luar program studi
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat:
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
  • Propinsi
    Prestasi:
  • Kegiatan KO dan Ekstrakurikuler Mandiri
  • Kegiatan Belmawa
    Capaian:
  • Juara 1 / Emas
  • Juara 2 / Perak
  • Juara 3 / Perunggu
    *Capaian indikator ini selain bersumber dari SIMAWA, ditambah juga dengan data MBKM dari SIAKAD
  1. Jumlah mahasiswa yang mengikuti pertukaran mahasiswa outbound ke PT luar negeri
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Tingkat: Internasional
    Prestasi: Kegiatan Non Lomba
    Deskripsi: Pertukaran Mahasiswa Nasional dan Internasional
  2. Jumlah mahasiswa yang mendapatkan pendanaan program kewirausahaan atau mendapatkan
    beasiswa pendidikan pada tahun berjalan.
    a. Pendanaan Program Kewirausahaan:
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Deskripsi: Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa
    *Dilaksanakan oleh mahasiswa S1 dan D4, bukan mahasiswa pascasarjana
    b. Beasiswa Pendidikan:
    Klasifikasi: Prestasi dan Penghargaan
    Prestasi: Kegiatan Non Lomba
    Deskripsi: Beasiswa Non-APBN
    *Dilaksanakan oleh mahasiswa S1 dan D4, bukan mahasiswa pascasarjana.
    *Mahasiswa yang berstatus aktif saja.
en_USEnglish