Malang, Indonesia – On the 10th of Dzulhijjah 1444H, which corresponds to June 29, 2023, the leadership and entire academic community of the Faculty of Languages at Universitas Negeri Malang (UM) extend their warmest greetings and heartfelt wishes to all for a joyous and blessed Eid al-Adha.
Eid al-Adha: A Celebration of Sacrifice and Faith
Eid al-Adha, also known as the Festival of Sacrifice, is one of the most significant religious observances in Islam. It commemorates the willingness of Prophet Ibrahim (Abraham) to sacrifice his son Isma’il (Ishmael) as an act of obedience to God’s command. However, before the sacrifice could take place, God provided a ram to be sacrificed instead. This event symbolizes faith, obedience, and the ultimate submission to the divine will.
A Time of Reflection and Generosity
Eid al-Adha is a time for Muslims around the world to come together with their families and communities in prayer, reflection, and acts of charity. It is a reminder of the importance of selflessness, compassion, and helping those in need. During this holiday, Muslims who can afford it perform the act of Qurbani, which involves sacrificing an animal and distributing the meat to those less fortunate.
The values of sharing, empathy, and unity are at the heart of Eid al-Adha. It serves as a reminder of the importance of generosity and kindness in building stronger, more compassionate communities.
A Message of Unity and Harmony
As the Faculty of Languages at UM joins in the celebration of Eid al-Adha, it emphasizes the significance of unity and harmony among its diverse academic community. Eid al-Adha transcends cultural and geographical boundaries, uniting Muslims from various backgrounds in the spirit of faith and brotherhood.
The faculty acknowledges the rich tapestry of cultures and traditions within its community and celebrates the diversity that enriches the educational experience at UM. It is a testament to the university’s commitment to fostering an inclusive and welcoming environment for all.
A Time for Gratitude
Eid al-Adha is also a time for gratitude. It is an opportunity to reflect on the blessings and abundance in one’s life and to express gratitude for the provision of sustenance and well-being. It is a moment to appreciate the importance of family, community, and faith.
The Faculty of Languages at UM expresses its deep gratitude to its students, faculty members, staff, and the broader community for their unwavering support and commitment to the pursuit of knowledge and academic excellence. The spirit of gratitude extends to the shared journey of learning and discovery that unites everyone in the academic community.
A Celebration of Diversity
The celebration of Eid al-Adha at UM is a testament to the institution’s commitment to embracing diversity and promoting intercultural understanding. It recognizes the importance of cultural exchange and dialogue in fostering mutual respect and appreciation among students and faculty members from various backgrounds.
The Faculty of Languages takes pride in the vibrant and inclusive atmosphere it cultivates, where individuals from diverse cultures and traditions come together to learn, collaborate, and celebrate their shared humanity.
A Wish for Peace and Prosperity
On this auspicious occasion of Eid al-Adha, the Faculty of Languages at UM extends its heartfelt wishes for peace, prosperity, and well-being to all. It is a time to pray for a world filled with compassion, understanding, and unity.
As the academic community joins in the festivities, it reaffirms its commitment to education as a catalyst for positive change. It is a collective aspiration to build a brighter future, where knowledge, empathy, and respect for one another prevail.
A Joyous Eid al-Adha to All
In conclusion, the Faculty of Languages at Universitas Negeri Malang extends its warmest wishes for a joyous and meaningful Eid al-Adha to all Muslims in Indonesia and around the world. May this celebration bring joy, peace, and spiritual fulfillment to everyone’s lives. Eid Mubarak!
Dunia perkuliahan tidak selalu tentang hal yang berkaitan dengan akademis. Mahasiswa juga dapat mengembangkan kemampuan dalam bidang non akademis melalui organisasi mahasiswa. Himpunan mahasiswa menjadi salah satu organisasi yang berperan dalam meningkatkan kemampuan individu, menjalin kerja sama dengan orang lain, serta melatih kemampuan berkomunikasi dengan pola pikir tiap individu yang beragam. Dalam memaksimalkan peran organisasi mahasiswa, upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menghimpun informasi, menyampaikan kritik dan saran, dan membangun komunikasi dengan orang lain. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan studi banding.
Oleh karena itu, pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan studi banding yang bernama TEMPUH (Temu Pengurus dan Program Kerja Himpunan) 2023. Kegiatan ini mengangkat tema “Menjalin Relasi dan Mempererat Komunikasi guna Realisasi Visi Misi serta Meningkatkan Kualitas Kinerja Organisasi”. Kegiatan TEMPUH 2023 dilakukan bersama Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) Universitas Diponegoro demi tercapainya tujuan kegiatan, yaitu memperkenalkan organisasi mahasiswa sesama Departemen Sastra Indonesia, menggali potensi melalui pertukaran informasi, meningkatkan kualitas kinerja pengurus masing-masing organisasi, dan menjalin hubungan kerja sama dengan organisasi mahasiswa lainnya.
Kegiatan TEMPUH 2023 dihadiri oleh pembina HMD Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang, pembina KMSI Universitas Diponegoro, pengurus HMD Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang, dan pengurus KMSI Universitas Diponegoro. Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi sambutan-sambutan sebagai pembuka acara, kemudian acara inti berupa presentasi keorganisasian oleh badan pengurus harian dan setiap bagian HMD Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang, presentasi keorganisasian oleh badan pengurus harian dan setiap bagian KMSI Universitas Diponegoro, serta permainan tebak kata. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata antara kedua organisasi mahasiswa dan pembina.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan meriah berkat kerja sama yang baik antara kedua belah pihak. Harapan diadakannya kegiatan ini adalah dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas kinerja organisasi dengan menjalin relasi dan mempererat komunikasi serta mendapat wawasan dari organisasi mahasiswa lain. Melalui kegiatan ini kami juga bekerja sama dalam pembentukan antologi puisi yang akan diterbitkan bersama. Jangan lupa nantikan terbitnya antologi tersebut.
Puluhan mahasiswa sekaligus tenaga pendidik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti Tegal (UPs) melakukan kunjungan kuliah kerja lapangan dengan Fakultas Sastra (FS) Universitas Negeri Malang (UM) pada Rabu (14/06). Kunjungan antaruniversitas diadakan sebagai bagian penting dari upaya untuk memperkaya pembelajaran dan memperluas jaringan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi.
Sebagai wujud kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di antara institusi pendidikan tinggi, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pendidikan Bahasa Inggris UPs bersemangat mengikuti keseluruhan rangkaian acara. Selama kunjungan, mahasiswa diajak untuk mengikuti presentasi dan diskusi mengenai program akademik, kegiatan kemahasiswaan, dan kesempatan penelitian yang tersedia di Universitas Negeri Malang.
“Kunjungan ini merupakan program rutin yang biasa diadakan tiap tahunnya. Semoga hasil diskusi ini nanti bisa dijadikan bahan bagi kami untuk merekonstruksi kurikulum, serta meningkatkan semangat dan prestasi mahasiswa sekalian,” ujar Wakil Dekan II FKIP Universitas Pancasakti Tegal, Lely Triana, S.S., M.Pd. dalam sambutannya.
Mahasiswa dan tenaga pendidik Universitas Pancasakti Tegal diberikan cukup ruang untuk menggali informasi terkait program-program yang telah diikuti oleh UM dalam upaya internasionalisasi. Tanpa melewatkan kesempatan, pihak UM juga menawarkan ajakan kerjasama di berbagai bidang, termasuk publikasi jurnal dan artikel.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Sastra UM menyatakan, “Kunjungan antarkampus ini memberikan kesempatan unik bagi mahasiswa untuk melihat perbedaan dalam pendekatan pendidikan dan program yang ditawarkan oleh universitas lain. Mereka dapat belajar dari pengalaman mahasiswa dari institusi lain dan ini dapat membuka pikiran mereka terhadap ide-ide baru.”
Kota Malang – Program studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang terus melakukan gebrakan. Terbaru, beberapa dosen dari prodi tersebut berkesempatan untuk menjadi pembicara dalam kuliah tamu yang bertajuk “Collaborative Teaching” bersama dengan puluhan mahasiswa dariUniversiti Teknologi MARA, Kedah, Malaysia. Kegiatan ini sendiri dilangsungkan pada Senin pagi, 22 Mei 2023 secara daring melalui Webex.
Usai dibuka oleh MC, kegiatan ini dilanjutkan dengan perkenalan dan paparan narasumber, sesi diskusi dan tanya jawab, dan diakhiri dengan penutup dan sesi dokumentasi. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam ini berfokus pada topik aplikasi manajemen referensi dengan tajuk “Why Use Reference Management Software?” yang merupakan lanjutan dari materi sebelumnya, yakni “Basic Concepts of Tools in Computer Programming Skills for Libraries”.
Dalam paparannya, Bapak Moh. Safii, S.Kom, M.Hum, selaku pemateri memaparkan pentingnya menggunakan aplikasi manajemen referensi, seperti meningkatkan kredibilitas dan tranparansi, mendukung argumen, mendeteksi plagiasi, menambahkan informasi, dan sebagai salah satu cara untuk mengembangkan pengetahuan. Selain itu, penggunaan aplikasi manajemen referensi juga menjadi ciri sebuah tulisan merupakan sebuah karya ilmiah yang akan diperlakukan “istimewa” melalui Google Scholar. Tak sampai disana, profil aplikasi, teknis penginstalan, dan tutorial penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero juga banyak dibahas pada sesi diskusi dan tanya jawab yang sangat interaktif.
Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian kerja sama antara Fakultas Sastra UM dengan Faculty of Information Management UiTM. Tak hanya sekali, “Collaborative Teaching”ini nyatanya dilakukan sebanyak lima pertemuan yang diselenggarakan antara 8 Mei s/d 20 Juni 2023 dengan pembicara dan topik pembahasan yang berbeda pada setiap pertemuannya. Adapun topik pembahasan dan pembicara yang dimaksud antara lain Preservation and Conservation of Digital Media oleh Lidya Amalia Rahmania, S.Kom, M.Kom.; Number Building and Classification in Organization of Information oleh Setiawan S.Sos, M.IP.; dan Reference Service & Search Technology oleh Amalia Nurma Dewi, M.Hum.
Memasuki era perpustakaan digital, Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang lakukan workshop bertema Senayan Open Library Management System atau SLiMS dengan Universiti Teknologi MARA Malaysia. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat, 2 Juni 2023 secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh puluhan pelajar dari Faculty of Information Management UiTM. Berlangsung selama kurang lebih dua jam, pertemuan yang bukan kali pertama antara UM dan UiTM ini dimulai dengan pembukaan oleh Cik Latif dan langsung dilanjutkan dengan paparan oleh dosen Bapak Moh. Safii, S.Kom., M.Hum.
Workshop ini berfokus pada tutorial penginstalan dan penggunaan SliMS. Pemateri memberikan materi dasar, mulai dari proses mengekstrak, mengatur, dan menghidupkan XAMPP, serta menggunakan SLiMS dengan mode demo mulai dari login, OPAC, dan pengenalan berbagai fitur yang ada dalam SLiMS, seperti salin katalog berbasis MARC, cetak kode batang dan nomor panggil, menu keanggotaan dan sirkulasi, serta entri data bibliografi. Nampak para peserta cukup antusias dengan turut serta mencoba pada perangkat masing-masing disertai dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan.
Loka karya ini juga berasa spesial karena pesertanya adalah mahasiswa semester akhir yang akan segera lulus sehingga mereka dapat mendapatkan informasi terkait aplikasi perpustakaan berbasis open source yang kelak dapat diadaptasi di tempat kerja masing-masing. Adapun selain SLiMS yang dibina oleh Kemendikbud RI, pertemuan ini juga menyinggung aplikasi otomasi perpustakaan lain, seperti INLISLite, KOHA, dan Greenstone. Loka karya ini juga menyajikan sesi sharing mengenai perbedaan pembelajaran Library and Information Science serta penggunaan aplikasi otomasi perpustakaan antar kedua negara.