Malang, 11 November 2025 — Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Nitisastra X dengan tema “Humanisasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Kecerdasan Buatan: Integrasi Nilai Spiritual–Budaya–Sastra dan Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi.” Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring dan diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Tujuan utama seminar ini adalah menggali peran nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran bahasa di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini juga menjadi wadah akademik bagi para peneliti dan pendidik untuk membangun paradigma baru dalam pendidikan bahasa yang seimbang antara inovasi digital dan nilai-nilai humanis.
Sidang utama yang berlangsung di Aula A20 Universitas Negeri Malang menghadirkan empat narasumber utama yang berkompeten di bidangnya. Narasumber tersebut meliputi Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd. (Universitas Sebelas Maret, Ketua IKAPROBSI), Assoc. Prof. Dr. Sabzalu Musa Khan (Dekan Akademi Studi Melayu, Universiti Malaya), Prof. Dr. Isah Cahyani, M.Pd. (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Dr. Dewi Ariani, M.Pd. (Departemen Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang). Keempatnya memaparkan pandangan mengenai pentingnya mengintegrasikan aspek spiritual, budaya, dan sastra dalam pembelajaran bahasa agar tidak kehilangan esensi kemanusiaannya di tengah derasnya arus digitalisasi. Para peserta pun antusias mengikuti sesi ini karena membuka wawasan baru tentang pembelajaran bahasa yang lebih bermakna dan berkeadaban.
Selain sidang utama, kegiatan ini juga menyelenggarakan sidang paralel secara daring melalui Zoom dengan berbagai subtema menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Beberapa di antaranya meliputi Etika, Estetika, dan Spiritualitas dalam Pendidikan Bahasa di Era Kecerdasan Buatan, Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan Bahasa dan Sastra Digital, serta Kecerdasan Buatan sebagai Mitra Humanis Pendidikan Bahasa. Subtema lainnya yang menjadi sorotan adalah Pembelajaran Humanis Bahasa untuk Mewujudkan SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan Berkeadaban. Melalui sesi paralel ini, para peserta dari berbagai institusi dapat mempresentasikan hasil riset mereka dan berdiskusi secara interaktif mengenai inovasi pendidikan bahasa yang berpihak pada nilai kemanusiaan.
Pelaksanaan Seminar Nasional Nitisastra X ini turut memperkuat komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung Sustainable Development Goal 4 (SDG 4): Pendidikan Berkualitas. SDG 4 menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, adil, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan global secara humanis. Melalui seminar ini, nilai-nilai budaya dan spiritual diintegrasikan dengan teknologi pembelajaran modern, sehingga pendidikan bahasa tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan moral dan kemanusiaan. Dengan semangat tersebut, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi para pendidik untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.