Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang Gelar Cultural Camp untuk Tingkatkan Kesadaran Budaya
MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mengadakan Cultural Camp sebagai bagian dari agenda tahunan Fakultas Sastra pada Kamis dan Jumat (15-16/5). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat posisi UM di kancah internasional dan menarik minat mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia. Dalam upaya ini, UM menghadirkan pembicara ahli serta mengundang peserta internasional untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya yang menarik.
Pada hari kedua acara, berlangsung loka karya budaya yang melibatkan narasumber dari University Sains Malaysia (USM). Loka karya ini dirancang untuk menyatukan mahasiswa internasional dan lokal melalui permainan yang dikembangkan oleh narasumber. Aktivitas ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang akulturasi budaya, yang sangat penting dalam konteks global saat ini.
Selama loka karya, para mahasiswa dibagi menjadi delapan kelompok, masing-masing terdiri dari mahasiswa dari berbagai negara. Setiap kelompok diberikan tugas untuk mencari lagu dari negara asal mereka dan menggabungkannya menjadi sebuah koreografi tari yang harmonis. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan diikuti dengan antusias oleh semua peserta, menciptakan suasana yang penuh semangat dan kolaborasi.
Cultural Camp ini menunjukkan bagaimana pendidikan dapat menjadi tali penghubung untuk memahami dan menghargai keberagaman budaya. Dengan kegiatan seperti ini, Universitas Negeri Malang tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDG 4, yang menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, memberikan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak yang terlibat. Selain itu, diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat global dengan pemahaman yang lebih baik tentang budaya lain. Dengan demikian, Cultural Camp menjadi langkah penting dalam mendorong interaksi dan saling pengertian antarbudaya di era globalisasi ini.
Pewarta: Putri Wahyuni N

