Mahrojan Arabi ke-19: Menyulam Peradaban Melalui Keindahan Seni di Sastra Arab FS UM
MALANG- Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM) sukses gelar Mahrojan Arabi pada (13/05) sampai (16/05) di Fakultas Sastra UM. Mahrojan Arabi ke-19 menjadi ajang tahunan yang mempertemukan kreativitas dalam kompetisi dari pelbagai penjuru dengan tema ‘Merajut Jejak Peradaban melalui Bahasa Arab dalam Seni, Sastra, dan Budaya Dunia’, tema ini mencerminkan pentingnya bahasa Arab sebagai jembatan komunikasi dan pemahaman antar budaya.
Mahrojan Arabi ke-19 diselenggarakan dengan penuh semangat secara luring dan daring, menjangkau peserta dari tingkat nasional hingga internasional. Acara ini menjadi sorotan bagi para pecinta bahasa Arab dan budaya, dengan berbagai lomba yang menarik perhatian. Lomba luring mencakup beberapa kategori yang menantang, seperti المناظرة العلمية (debat ilmiah), الخطابة العربية (pidato dalam bahasa Arab), قراءة الشعر (membaca puisi Arab), dan لغناء العربي (bernyanyi dalam bahasa Arab). Setiap kategori lomba ini dirancang untuk menampilkan keahlian dan kreativitas peserta dalam menggunakan bahasa Arab.
Di sisi lain, lomba daring juga tidak kalah menarik, terdiri dari تلاوة القرآن (membaca Al-Qur’an) dan قراءة الكبر (membawakan berita dalam bahasa Arab). Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam konteks yang lebih luas dan beragam. Salah satu highlight dari Mahrojan Arabi ke-19 adalah seminar bertajuk International Conference in Arabic (INCAFA), yang diadakan secara daring pada (15/05).
Di area Selasar D17 Fakultas Sastra, pengunjung dapat menikmati berbagai bazar makanan dan minuman yang menggugah selera, menambah semarak suasana festival. Bazar ini tidak hanya menawarkan kuliner, tetapi juga menjadi tempat interaksi sosial yang memperkuat ikatan antar peserta dan pengunjung.
Acara pembukaan berlangsung dengan meriah, menghadirkan berbagai penampilan menarik dari mahasiswa Sastra Arab. Beberapa penampilan seperti Banjari menjadi pembuka yang memukau dan menghibur para hadirin. Suasana penuh keceriaan ini menciptakan energi positif yang mengalir sepanjang acara. Sedangkan, penutupan acara dijadwalkan pada hari Jumat, (16/05), dengan suasana yang sangat meriah. Di momen ini, diumumkan pemenang dari masing-masing kategori lomba.
Mahrojan Arabi ke-19 bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan platform untuk merayakan dan mempromosikan budaya serta bahasa Arab secara global. Mahrojan Arabi menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab dan pemahaman budaya Arab. Ini membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan di kalangan peserta, yang merupakan bagian SDG ke-4 yaitu pendidikan berkualitas.
Pewarta: Putri Wahyuni N

