(0341)567475 [email protected]
Fakultas Sastra UM Rangkul Enam Adjunct Professor dari Austria, Belanda, dan Malaysia

Fakultas Sastra UM Rangkul Enam Adjunct Professor dari Austria, Belanda, dan Malaysia

Dalam rangka upaya peningkatan kualitas pendidikan, Fakultas Sastra UM merangkul enam adjunct professor dari tiga negara. Mereka akan mulai bertugas di FS UM mulai tahun akademik 2022/2023 dan sampai lima tahun kedepan. Adjunct professor adalah sebuah istilah yang lazim digunakan di perguruan tinggi yang ditujukan bagi mereka yang memiliki kepakaran ilmu tertentu dan bekerja paruh waktu di sebuah perguruan tinggi. Langkah ini ditempuh UM sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas, publikasi internasional, dan ranking di tingkat nasional maupun internasional. Pemberian  gelar adjunct professor sendiri mengacu  pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 12 tahun 2018 pasal 25 ayat (1) tentang Statuta UM yang di dalamnya menyebutkan bahwa UM dapat memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi, dan/atau berdedikasi dalam penyelengaaraan dan pengembangan UM.

Para adjunct professor FS UM ini memiliki kewajiban untuk meningkatkan publikasi internasional UM dengan mencantumkan afiliasi UM pada karyanya. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat  memberi berbagai  masukan dan arahan terhadap dokumen perencanaan dan pengembangan kelembagaan UM. Tugas lainnya adalah peningkatan kualitas jurnal, peningkatan jumlah dan kualitas penelitian, kerja sama luar negeri, percepatan  inovasi, serta kuliah bersama dengan dosen UM.

Mulai tanggal 26 September 2022 tiga dari enam adjunct professor ini akan melakukan serangkaian kegiatan ilmiah di Fakultas Sastra. Mereka adalah  Muhammad Kamarul Kabilan, Adzrool Idzwan bin Ismail, dan Zawawi bin Ismail. Sementara itu, tiga adjunct professor lainnya akan melakukannya secara daring dari negara masing-masing. Setelah prosesi pengukuhan yang diadakan pada hari Kamis pagi tanggal 29 September 2022, semua adjunct professor akan memberikan pidato ilmiah pada siang hari di fakultas.

Adzrool Idzwan bin Ismail, adjunct professor untuk Prodi S1 Desain Komunikasi Visual, tiba di Malang (Minggu, 25/9/2022)

Muhammad Kamarul Kabilan, adjunct professor untuk Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, tiba di Malang (Minggu, 25/9/2022)

Berikut daftar adjunct professor di FS UM:

No

Prodi/Departemen

Nama Adjunct Professor

Negara asal

Institusi asal

1

S1 Pendidikan Bahasa Indonesia

Tom Hoogervorst

Belanda

KITLV, Leiden University

2

S1 Pendidikan Bahasa Inggris

Muhammad Kamarul Kabilan

Malaysia

Universiti Sains Malaysia

3

S1 Pendidikan Desain Komunikasi Visual

Adzrool Idzwan bin Ismail

Malaysia

Universiti Utara Malaysia

4

S1 Pendidikan Bahasa Jerman

Sabine Dengscherz

Austria

University of Vienna

5

S1 Pendidikan Bahasa Arab

Zawawi bin Ismail

Malaysia

Universiti Malaya

6

D4 Perpustakaan Digital

Martin Ebner

Austria

Graz University of Technology

SGD 4 – QUALITY EDUCATION; SGD 7 – AFFORDABLE AND CLEAN ENERGY, SDG 8 – DECENT WORK AND ECONOMIC GROWTH, SGD 17 – PARTNERSHIP FOR THE GOALS

Departemen Bahasa Jerman Gelar Pelatihan Penyusunan Tugas Proyek bagi Guru Bahasa Jerman se-Malang Raya

Departemen Bahasa Jerman Gelar Pelatihan Penyusunan Tugas Proyek bagi Guru Bahasa Jerman se-Malang Raya

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Jerman, Departemen Bahasa Jerman Fakultas Sastra menyelenggarakan pelatihan penyusunan desain pembelajaran berbasis proyek kepada guru bahasa Jerman se-Malang Raya, Sabtu (9/3). Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen bahasa Jerman yang diketuai oleh Dr. Primardiana Hermilia Wijayati, M.Pd. bersama dengan kedua petinggi Departemen Bahasa Jerman, yakni Dr. Edy Hidayat, S.Pd., M.Hum., dan Dr. Dewi Kartika Ardiyani, M.Pd. Adapun pelatihan ini telah dimulai sejak bulan Juli 2022 lalu dan akan dilaksanakan secara kontinu hingga bulan November mendatang. Dengan mengusung tema Pembelajaran Berbasis Proyek, pelatihan ini diharapkan mampu memberi bekal berupa pengetahuan dan keterampilan kepada guru bahasa Jerman dalam menghadapi era Merdeka Belajar pada satuan pendidikan.

Bertempat di ruang sidang Fakultas Sastra, pelatihan ini dilaksanakan secara luring dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB dan dihadiri oleh beberapa dosen DBJ FS serta guru bahasa Jerman se-Malang Raya yang tergabung dalam asosiasi Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia (IGBJI) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Jerman. Acara dimulai dengan pembukaan oleh ketua pelaksana, Ibu Primardiana, dan langsung berlanjut pada sesi pemberian materi. Adapun materi yang diberikan mengarah pada level kebahasaan tingkat A1 dan A2. Peserta pelatihan diberi ilmu seputar pemanfaatan beberapa platform pembelajara digital, seperti Webquest, Vocaro, Padlet, serta beberapa media sosial, seperti Instagram dan TikTok. Video dan audio tentang tema Kennenlernen dalam pembelajaran bahasa Jerman juga ditayangkan sebagai salah satu contoh pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, para guru juga diberi materi tentang cara membuat rubrik penilaian dan evaluasi. Di akhir sesi, Ibu Primardiana memberi tugas kepada para guru untuk mendesain suatu tugas proyek, menuliskannya dalam selembar kertas, dan mempresentasikan hasil kerja tersebut di hadapan seluruh peserta.

Previous
Next

Para guru sangat antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan. Hal ini terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan menyelesaikan tugas yang diberikan. Pelatihan ini dapat memberikan informasi aktual yang sangat berguna dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Jerman di beberapa sekolah di Malang Raya. Banyak pengalaman serta referensi baru yang diterima para guru sebagai bekal mereka dalam mentransfer ilmu pengetahuan di sekolah masing-masing. Dengan menciptakan pembelajaran berbasis proyek dan memanfaatkan platform digital, bahasa Jerman akan menjadi mata pelajaran yang menarik dan menyenangkan. Para guru juga tidak perlu lagi merasa kebingungan dalam membuat sebuah rubrik penilaian yang tepat. Harapannya, pelatihan ini dapat memberikan penyegaran informasi dan membantu guru bahasa Jerman se-Malang Raya dalam menciptakan pelayanan pembelajaran yang baik.

id_IDIndonesian